{"id":12596,"date":"2026-07-30T01:37:17","date_gmt":"2026-07-30T01:37:17","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12596"},"modified":"2026-07-30T01:37:17","modified_gmt":"2026-07-30T01:37:17","slug":"kkp-berhasil-mengidentifikasi-12-jenis-mamalia-laut-di-kawasan-konservasi-pulau-pieh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12596","title":{"rendered":"KKP Berhasil Mengidentifikasi 12 Jenis Mamalia Laut di Kawasan Konservasi Pulau Pieh"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengidentifikasi 12 jenis mamalia laut di Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan laut sekitarnya yang berada di Provinsi Sumatera Barat.<\/p>\n<p>&#8220;Total ada 12 jenis mamalia laut dengan rincian delapan spesies lumba-lumba dan empat paus&nbsp;yang&nbsp;diidentifikasi&nbsp;di Kawasan Konservasi Pulau Pieh,&#8221; kata Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Muda Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) KKP, Yuwanda Ilham, Senin (21\/10\/2024).<\/p>\n<p>Berbicara&nbsp;di Pulau Bando, Kota Pariaman, Sumatera Barat,&nbsp;Ilham menyebutkan dari 12 spesies mamalia laut tersebut satu di antaranya merupakan paus omura atau paus gembala laut dengan nama latin <em>Balaenoptera omurai.<\/em><\/p>\n<p>Lengkapnya, lumba-lumba pemintal kerdil, lumba pemintal, lumba-lumba hidung botol, lumba-lumba risso, lumba-lumba bungkuk, lumba-lumba hidung botol biasa, lumba-lumba fraser dan lumba-lumba bercak.<\/p>\n<p>Sementara empat spesies paus yakni paus pembunuh palsu, paus kepala melon, paus omura, dan paus bryde.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244982806\/kaimana-papua-barat-ditetapkan-menjadi-lokasi-konservasi-hiu-paus\">Baca: Kaimana Papua Barat ditetapkan menjadi lokasi konservasi hiu paus<\/a><\/p>\n<p>Terkait temuan seekor paus yang terdampar dan mati di kawasan konservasi pada September 2024, Ilham belum bisa memastikan apakah mamalia laut tersebut bermigrasi dari perairan lain atau bukan.<\/p>\n<p>Namun, 11 jenis spesies mamalia yang teridentifikasi merupakan hasil temuan di lapangan atau di sekitar kawasan konservasi.<\/p>\n<p>&#8220;Ke depannya LKKPN Pekanbaru akan melakukan penelitian lebih lanjut terkait spesies apa saja yang ada di kawasan konservasi ini,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Penelitian tersebut ditujukan untuk kepentingan ilmu pengetahuan flora dan fauna hingga ekosistem yang ada di sekitar Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan laut sekitarnya.<\/p>\n<p>Selain Pulau Pieh, KKP juga menetapkan Pulau Bando, Pulau Toran, Pulau Air, dan Pulau Pandan sebagai kawasan konservasi nasional yang dilindungi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245145778\/puluhan-ikan-paus-pemandu-sirip-pendek-terdampar-di-pantai-bisa-jadi-pertanda-rusaknya-ekosistem\">Baca: Terdamparnya paus di pantai bisa jadi pertanda rusaknya ekosistem<\/a><\/p>\n<p>Hal&nbsp;ini&nbsp;didasarkan&nbsp;pada&nbsp;Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kawasan Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh merupakan salah satu kawasan konservasi perairan nasional yang terletak di Provinsi Sumatera Barat.<\/p>\n<p>Adapun&nbsp;lokasi&nbsp;tepat Kawasan Konservasi Pulau Pieh&nbsp;di sebelah barat wilayah administratif Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Pariaman.<\/p>\n<p>Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan laut sekitarnya sebelumnya berada di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK.<\/p>\n<p>Namun, sejak 2009 Kawasan Konservasi Pulau Pieh&nbsp;ini beralih ke KKP yang dikelola langsung oleh LKKPN Pekanbaru.&nbsp;Sumber:Antaranews.com<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengidentifikasi 12 jenis mamalia laut di Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan laut sekitarnya yang berada di Provinsi Sumatera Barat. &#8220;Total ada 12 jenis mamalia laut dengan rincian delapan spesies lumba-lumba dan empat paus&nbsp;yang&nbsp;diidentifikasi&nbsp;di Kawasan Konservasi Pulau Pieh,&#8221; kata Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Muda Loka Kawasan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3578,2057],"class_list":["post-12596","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-kawasan-konservasi-pulau-pieh","tag-kkp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12596"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12596\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}