{"id":12672,"date":"2026-07-30T01:37:47","date_gmt":"2026-07-30T01:37:47","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12672"},"modified":"2026-07-30T01:37:47","modified_gmt":"2026-07-30T01:37:47","slug":"perluas-kepesertaan-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-pekerja-informal-dpr-usulkan-subsidi-silang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12672","title":{"rendered":"Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Informal, DPR Usulkan Subsidi Silang"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa penduduk Indonesia yang bekerja pada sektor informal masih mendominasi angkatan kerja, yakni sebanyak 84,13 juta orang atau setara 59,17 persen pekerja pada Februari 2024.<\/p>\n<p>Sementara itu, angkatan kerja yang bekerja pada sektor formal sebanyak 58,05 juta orang atau 40,83 persen dari total penduduk bekerja.<\/p>\n<p>Anggota DPR Kurniasih Mufidayati menyebutkan dominasi pekerja di sektor informal harus diikuti dengan perlindungan sosial yang memadai, seperti ter-cover BPJS Ketenagakerjaan.<\/p>\n<p>Dia berharap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di sektor informal bisa diperluas kepesertaan termasuk bagi pekerja<\/p>\n<p>Saat ini, pekerja informal bisa menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan untuk kategori bukan penerima upah.<\/p>\n<p>Meski begitu, jumlah pekerja di&nbsp;sektor&nbsp;informal yang menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan harus terus ditambah dengan berbagai insentif yang diberikan.<\/p>\n<p>&ldquo;Pekerja informal ini sudah mendominasi angkatan kerja kita, namun rentan dari sisi jaminan sosial termasuk jaminan keberlangsungan dalam bekerja,&#8221; kata Kurniasih dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Jumat (18\/10\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/242926452\/keanggotaan-masih-minim-sosialisasi-bpjs-ketenagakerjaan-sektor-informal-harus-dimasifkan\">Baca: Keanggotaan minim, sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan sektor informal harus dimasifkan<\/a><\/p>\n<p>Maka agar mereka bisa secara luas ter-cover jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan perlu ada insentif yang diberikan, misalnya subsidi bagi kategori pekerja bukan penerima upah<\/p>\n<p>Anggota DPR dari Dapil DKI Jakarta II ini menyebut, skema insentif bisa juga melalui kerja sama dengan pihak ketiga selaku mitra dari pekerja informal.<\/p>\n<p>BPJS Ketenagakerjaan bisa bekerja sama dengan perusahaan mitra untuk memberikan subsidi iuran pekerja informal yang menjadi mitranya.<\/p>\n<p>&#8220;(Misalnya) seorang pengemudi ojek online atau kurir paket yang mayoritas berstatus mitra, perusahaan mitra bisa memberikan subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi mitranya, toh mitranya ini mendukung proses bisnis yang menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.<\/p>\n<p>Pekerja informal juga berhak untuk mendapatkan jaminan sosial apalagi tetap ada risiko kecelakaan kerja,&#8221; ujar Politisi Fraksi PKS ini.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kurniasih menyebut saat ini sektor informal telah terbukti menjadi penyelamat di tengah maraknya PHK dan sulitnya mencari pekerjaan di sektor formal. Tren pekerjaan mendatang pun akan banyak didominasi oleh sektor kerja informal.<\/p>\n<p>&ldquo;BPJS Ketenagakerjaan seharusnya bisa memperluas kepesertaan pekerja informal tanpa membebani ekonomi lewat iuran yang memberatkan,&rdquo; tutupnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24573376\/ada-sejak-2015-banyak-warga-yang-belum-tahu-bpjs-ketenagakerjaan-untuk-pekerja-informal\">Baca: BPJS Ketenagakerjaan sektor informal sudah ada sejak 2015<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa penduduk Indonesia yang bekerja pada sektor informal masih mendominasi angkatan kerja, yakni sebanyak 84,13 juta orang atau setara 59,17 persen pekerja pada Februari 2024. Sementara itu, angkatan kerja yang bekerja pada sektor formal sebanyak 58,05 juta orang atau 40,83 persen dari total penduduk bekerja. Anggota DPR Kurniasih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12673,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[152,2471],"class_list":["post-12672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bpjs-ketenagakerjaan","tag-sektor-informal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12672"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12672\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}