{"id":12674,"date":"2026-07-30T01:37:47","date_gmt":"2026-07-30T01:37:47","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12674"},"modified":"2026-07-30T01:37:47","modified_gmt":"2026-07-30T01:37:47","slug":"empat-atlet-katapel-indonesia-ikuti-kejuaraan-dunia-ketapel-di-shanghai-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=12674","title":{"rendered":"Empat Atlet Katapel Indonesia Ikuti Kejuaraan Dunia Ketapel di Shanghai, China"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sebanyak empat atlet ketapel Indonesia berangkat secara mandiri untuk mengikuti kejuaraan dunia ketapel China Slingshot Club Competition (SCCC) 2024 yang berlangsung di Shanghai, China, 18-20 Oktober.<\/p>\n<p>Keikutsertaan empat atlet asal&nbsp;Indonesia&nbsp;dalam kejuaraan dunia ketapel ini sebagai upaya mengangkat olahraga ketapel di Indonesia dan di kancah dunia.<\/p>\n<p>Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (Forspek) Indonesia Satria Conayio menyebut empat atlet tersebut yaitu Angga Ramadhan dan Dody Dayu Ajie dari klub ketapel Spectre Surabaya, Jawa timur.<\/p>\n<p>Dua lainnya adalah Budi Narwanto dari klub ketapel WSC Wonogiri, Jawa tengah, dan Fudji Wong dari Ketapel Mania, Boyolali, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Dilansir Antaranews.com, Sabtu (19\/10\/2024), para atlet dan tim ofisial dari Indonesia menamai tim mereka sebagai Kurawa saat tampil dalam kejuaraan yang diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai negara itu.<\/p>\n<p>Satria mengatakan keikutsertaan para atlet bermakna penting bagi olahraga ketapel Indonesia yang juga sudah menjadi induk olahraga yang dinaungi Forspek Indonesia dapat diakui di kancah global bersama-sama anggota WSA dari negara-negara lain.<\/p>\n<p>Selama ini, kata dia, masyarakat Indonesia belum banyak yang mengetahui kalau olahraga ketapel itu sudah banyak berkembang sehingga masih dinilai sebagai kebudayaan tradisional saja.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi dengan keikutsertaan dalam kejuaraan bergengsi ini kami berharap olahraga ketapel di Indonesia juga semakin dikenal masyarakat kita,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Satria menambahkan, acara yang berlangsung selama lima hari dalam kejuaraan ketapel dunia itu tidak hanya mempertemukan para atlet dari berbagai belahan dunia<\/p>\n<p>Forum ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kreasi budaya masing-masing negara kepada khalayak internasional dalam bentuk keterampilan atlet, produk ketapel, dan saling bertukar informasi seputar olahraga katapel dunia.<\/p>\n<p>Ketapel atau selepetan (bahasa Belanda: katapult, bahasa Inggris: slingshot) adalah alat yang banyak digunakan untuk berburu hewan kecil seperti burung kecil atau capung<\/p>\n<p>Tapi, tak jarang ketapel juga menjadi alat untuk bermain perang-perangan dengan teman sebaya di waktu masih anak-anak. Katapel di Indonesia terdiri dari bahan kayu dan karet, karet yang digunakan biasanya berasal dari ban kendaraan bekas.<\/p>\n<p>Sedangkan peluru yang digunakan biasanya batu kecil atau karet gelang yang dibentuk bulat-bulat sehingga tidak melukai orang lain.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Ketapel telah diperjuangkan masuk dalam cabang olah raga, semisal oleh Acun Bumerang di Sukabumi. Katapel diakui sebagai bagian dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan terdapat Liga Ketapel skala lokal<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sebanyak empat atlet ketapel Indonesia berangkat secara mandiri untuk mengikuti kejuaraan dunia ketapel China Slingshot Club Competition (SCCC) 2024 yang berlangsung di Shanghai, China, 18-20 Oktober. Keikutsertaan empat atlet asal&nbsp;Indonesia&nbsp;dalam kejuaraan dunia ketapel ini sebagai upaya mengangkat olahraga ketapel di Indonesia dan di kancah dunia. Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Forum Silaturahmi Pecinta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":12675,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3597,3598],"class_list":["post-12674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-atlet","tag-ketapel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12674"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12674\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}