{"id":1309,"date":"2026-07-30T00:26:16","date_gmt":"2026-07-30T00:26:16","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1309"},"modified":"2026-07-30T00:26:16","modified_gmt":"2026-07-30T00:26:16","slug":"mulai-agustus-tpst-bantargebang-hanya-terima-sampah-residu-pemkot-jakarta-selatan-wajibkan-tempat-usaha-olah-sendiri-sampahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1309","title":{"rendered":"Mulai Agustus TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Pemkot Jakarta Selatan Wajibkan Tempat Usaha Olah Sendiri Sampahnya"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mewajibkan tempat usaha di wilayahnya untuk mengolah sampah secara mandiri guna mengurangi pengiriman sampah ke TPST Bantargebang.<\/p>\n<p>&ldquo;Untuk tempat usaha seperti hotel, restoran, dan kafe nantinya wajib mengolah&nbsp;sampah&nbsp;secara&nbsp;mandiri&nbsp;pakai teba modern,&rdquo; kata kata Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat (Kasie PSM) Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Hendrik Mindo Sihombing seperti dilansir Antaranews.com, Jumat (8\/5\/2026).<\/p>\n<p>Hendrik mengatakan, pihaknya akan menyiapkan regulasi mengolah sampah mandiri yang menyasar hotel, restoran, kafe, hingga kawasan industri.<\/p>\n<p>Dia mengatakan regulasi tersebut juga akan memuat sanksi administratif bagi perusahaan yang tidak mengolah sampahnya sendiri.<\/p>\n<p>&ldquo;Nanti kita buat aturannya karena ada sanksi administrasi buat kawasan industri atau perusahaan yang tidak mengolah sampahnya sendiri,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut dia, kebijakan itu menjadi bagian dari target penghentian total pengiriman sampah ke Bantargebang pada 1 Januari 2027.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247381872\/pemkot-jakarta-selatan-mengandalkan-biopori-jumbo-dan-teba-modern-untuk-program-pengelolaan-sampah-organik\">Baca: Pemkot Jakarta Selatan andalkan biopori dan teba modern untuk pengelolaan sampah organik<\/a><\/p>\n<p>Teba modern merupakan sistem pengolahan sampah organik berbasis lubang tanah berukuran besar yang digunakan untuk menampung sampah dalam kapasitas lebih banyak.<\/p>\n<p>Pihaknya juga menargetkan sumur resapan yang tak terpakai untuk dialihfungsikan menjadi teba modern sebagai penampung sampah.<\/p>\n<p>Pemkot Jaksel juga memanfaatkan limbah kayu hasil penghancuran kasur, lemari, dan furnitur bekas sebagai &ldquo;wood chip&rdquo; untuk mempercepat proses pengomposan di teba modern.<\/p>\n<p>Selain tempat usaha, sekolah dan lingkungan permukiman juga diarahkan mengolah sampah organik secara mandiri menggunakan biopori jumbo maupun losida. Hendrik menegaskan, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha.<\/p>\n<p>&ldquo;Masalah sampah ini bukan cuma urusan pemerintah, tapi semua unsur masyarakat,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Langkah Pemkot Jakarta Selatan ini dilakukan menyusul kebijakan TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/247364908\/pembatasan-pembuangan-sampah-ke-tpst-bantargebang-mulai-diberlakukan-agustus-mendatang\">Baca: Pembatasan Pembuangan Sampah ke TPST Bantargebang Mulai Diberlakukan Agustus Mendatang<\/a><\/p>\n<p>Untuk mengantisipasi hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan peta jalan menuju penghentian praktik open dumping di TPST Bantargebang, salah satunya melalui gerakan pemilahan sampah dari rumah.<\/p>\n<p>Berbagai fasilitas pemilahan sampah telah disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk dimanfaatkan secara konsisten agar budaya pilah sampah benar-benar tumbuh menjadi kebiasaan baru masyarakat.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Jakarta didorong menjadi pelopor budaya pilah sampah nasional yang dimulai dari rumah tangga, kawasan perkantoran, hingga pusat-pusat usaha.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi menyampaikan, ketika masyarakat mulai terbiasa memilah sampah dari sumber, maka sebagian besar sampah sebenarnya dapat diselesaikan sejak dari hulu.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan begitu, hanya sedikit residu yang perlu diproses di fasilitas pengolahan akhir,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Kelurahan Rorotan dan sejumlah wilayah lain telah mulai menerapkan sistem pemilahan sampah dan akan menjadi contoh untuk direplikasi di berbagai kawasan Jakarta.<\/p>\n<p>&ldquo;Gerakan ini tidak akan berhasil tanpa keterlibatan masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh warga mulai membiasakan memilah sampah dari rumah agar pilah sampah benar-benar menjadi budaya baru yang berkelanjutan untuk Jakarta,&rdquo; pungkas Dudi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mewajibkan tempat usaha di wilayahnya untuk mengolah sampah secara mandiri guna mengurangi pengiriman sampah ke TPST Bantargebang. &ldquo;Untuk tempat usaha seperti hotel, restoran, dan kafe nantinya wajib mengolah&nbsp;sampah&nbsp;secara&nbsp;mandiri&nbsp;pakai teba modern,&rdquo; kata kata Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat (Kasie PSM) Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Hendrik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1310,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[570,571],"class_list":["post-1309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta-selatan","tag-mengolah-sampah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1309"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1309\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}