{"id":1313,"date":"2026-07-30T00:26:18","date_gmt":"2026-07-30T00:26:18","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1313"},"modified":"2026-07-30T00:26:18","modified_gmt":"2026-07-30T00:26:18","slug":"skenario-terburuk-el-nino-2026-neraka-panas-yang-mengancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1313","title":{"rendered":"Skenario Terburuk El Ni\u00f1o 2026: \u2018Neraka\u2019 Panas yang Mengancam"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong>&nbsp;&#8211;&nbsp;Tahun ini <a href=\"https:\/\/www.bmkg.go.id\/iklim\/prediksi-musim\/prediksi-musim-kemarau-tahun-2026-di-indonesia\">Indonesia diprediksi bakal menghadapi musim kemarau<\/a> yang tidak biasa.<\/p>\n<p>Bukan hanya sekadar panas, musim kemarau juga diperkirakan akan datang lebih cepat, lebih kering, dan masanya lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bmkg.go.id\/berita\/utama\/perkembangan-musim-kemarau-dan-prediksi-el-nino-tahun-2026-kemarau-lebih-kering-dan-panjang-bmkg-tekankan-pentingnya-antisipasi\">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat<\/a> hingga akhir Maret 2026, sebanyak 7&nbsp;persen zona musim (Z0M) di Indonesia sudah memasuki musim kemarau.<\/p>\n<p>Jumlah ini akan terus bertambah secara signifikan dengan sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi m<\/p>\n<p>Beberapa wilayah yang telah memasuki musim kemarau adalah sebagian kecil wilayah Sumatera Utara, Aceh, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTB, NTT dan Maluku, serta sebagian kecil di Papua Barat.<\/p>\n<p>Salah satu alasan mengapa kemarau tahun ini terasa lebih menyengat adalah potensi kembalinya fenomena El Nino, suatu kondisi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik memanas dan menguat di pertengahan tahun.<\/p>\n<p>Efeknya membuat pembentukan awan hujan di Indonesia jadi terhambat hingga pasokan air hujan bakal jauh berkurang dibanding biasanya.<\/p>\n<p>Tahun ini sebagian wilayah <a href=\"https:\/\/content.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/Buku-PMK26.pdf\">Indonesia sudah mulai masuk musim kering<\/a> sejak April. Puncaknya diprediksi akan terjadi pada Agustus 2026. Sebagian besar wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera bagian selatan, Bali, hingga Nusa Tenggara, diprediksi bakal merasakan dampak yang cukup signifikan.&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam edisi terbaru <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/topics\/ask-the-expert-157012\"><em>Ask the Expert<\/em><\/a> Deputi bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengingatkan ada beberapa hal serius yang perlu kita waspadai untuk menghadapi datangnya musim kemarau dan fenomena El Nino.<\/p>\n<p>Ardhasena menjelaskan, pada semester kedua tahun ini, peluang <em><a href=\"https:\/\/iklim.bmkg.go.id\/id\/enso\/\">ENSO (El Nino-Southern Oscillation)<\/a><\/em> berkembang menjadi fase El Ni&ntilde;o cukup besar.<\/p>\n<p>&ldquo;Prediksi untuk intensitas El Ni&ntilde;o berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang 50-80&nbsp;persen, dan ada kemungkinan kecil (kurang dari 20&nbsp;persen) fenomena ini berkembang menjadi kuat,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Beberapa ahli menyebutnya dengan istilah Super El Ni&ntilde;o dan Godzilla El Nino. Namun Ardhasena mengingatkan terminologi resmi seputar kategori El Ni&ntilde;o adalah kategori lemah, moderat dan kuat.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Jika El Ni&ntilde;o menguat, maka kemarau di Indonesia tahun ini akan cenderung lebih kering dan lebih panjang, sehingga meningkatkan risiko kekeringan ekstrem.<\/p>\n<p>Oleh karenanya, masyarakat dihimbau untuk hemat dan bijak menggunakan air. Masyarakat bisa memaksimalkan penampungan air atau sumur resapan untuk menampung sisa-sisa air hujan.<\/p>\n<p>Tanpa air hujan, debu akan tambah banyak dan bisa memicu gangguan pernapasan (ISPA). Suhu panas ekstrem juga membuat kita mudah terkena dehidrasi atau <em>heatstroke<\/em>. Untuk itu, perbanyak minum air putih, pakai masker saat di luar rumah yang berdebu, dan gunakan pelindung matahari (topi\/payung).<\/p>\n<p>Tonton video wawancara kami di sini:<\/p>\n<figure>  <!--iframe1--> <\/figure>\n<p><em>Tonton video-video seputar sains menarik lainnya hanya di channel YouTube dan TikTok The Conversation Indonesia, jangan lupa ikuti dan berlangganan sekarang juga!<\/em><\/p>\n<p>Klik di sini:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@ConversationIDN\">YouTube The Conversation Indonesia<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@conversationidn\">TikTok The Conversation Indonesia<\/a><!-- Di bawah ini adalah tag penghitung halaman The Conversation. Tolong JANGAN HAPUS. --> <!--img2--> <!-- Akhir kode. Jika Anda tidak melihat kode apa pun di atas, silakan dapatkan kode baru dari tab Lanjutan setelah Anda mengklik tombol publikasikan ulang. Penghitung halaman tidak mengumpulkan data pribadi apa pun. Info lebih lanjut: https:\/\/theconversation.com\/republishing-guidelines --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/theconversation.com\/id\/team#rino-putama\">Rino Putama<\/a>, Multimedia Producer, <em><a href=\"https:\/\/theconversation.com\/\">The Conversation<\/a><\/em><\/p>\n<p>Artikel ini terbit pertama kali di <a href=\"https:\/\/theconversation.com\">The Conversation<\/a>. Baca <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/skenario-terburuk-el-nino-2026-puncak-neraka-panas-yang-mengancam-281154\">artikel sumber<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia&nbsp;&#8211;&nbsp;Tahun ini Indonesia diprediksi bakal menghadapi musim kemarau yang tidak biasa. Bukan hanya sekadar panas, musim kemarau juga diperkirakan akan datang lebih cepat, lebih kering, dan masanya lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga akhir Maret 2026, sebanyak 7&nbsp;persen zona musim (Z0M) di Indonesia sudah memasuki musim kemarau. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[68,350],"class_list":["post-1313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-el-nino","tag-musim-kemarau"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1313"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1313\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}