{"id":13141,"date":"2026-07-30T01:41:40","date_gmt":"2026-07-30T01:41:40","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13141"},"modified":"2026-07-30T01:41:40","modified_gmt":"2026-07-30T01:41:40","slug":"setara-institute-sebut-pembubaran-diskusi-sebagai-wujud-premanisme-merajalela","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13141","title":{"rendered":"SETARA Institute Sebut Pembubaran Diskusi Sebagai Wujud Premanisme Merajalela"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp; <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Pembubaran diskusi secara paksa yang dilakukan oleh sekelompok orang di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (28\/09\/2024) kemarin merupakan teror terhadap kebebasan berekspresi.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan dalam rilis pers yang diterima 7cloud.asia mengecam keras tindakan pembubaran paksa diskusi &#8216;Silaturahmi Kebangsaan Diaspora bersama Tokoh dan Aktivis Nasional&rdquo; tersebut.<\/p>\n<p>&ldquo;Tindakan pembubaran diskusi tersebut merupakan teror terhadap kebebasan berekspresi dan ancaman atas ruang sipil yang semakin menyempit,&rdquo; jelas Halili.<\/p>\n<p>SETARA Institute juga mengecam aparat kepolisian yang melakukan pembiaran terhadap aksi premanisme dalam pembubaran diskusi oleh sejumlah orang tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244842461\/wartawan-tribratatv-rico-sempurna-pasaribu-terbukti-dibunuh-polisi-tangkap-dua-tersangka-pelaku\">Baca: Wartawan Tribrata TV dibunuh, polisi tangkap dua pelaku.<\/a><\/p>\n<p>Menurut Halili, aparat kepolisian seharusnya mengambil tindakan yang presisi untuk melindungi kebebasan berpikir dan kebebasan berekspresi dalam diskusi tersebut.&nbsp;<\/p>\n<p>&ldquo;Pembiaran yang dilakukan oleh aparat negara merupakan pelanggaran atas hak asasi manusia (violation by omission),&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Selanjutnya Halili menjelaskan adanya pembubaran diskusi melalui aksi premanisme tersebut merupakan alarm nyaring sebagai tanda kebebasan sipil semakin menyempit di tengah demokrasi yang semakin surut atau regressive democracy.<\/p>\n<p>Aksi premanisme yang meneror kebebasan sipil ini bukanlah yang pertamakali terjadi. Sebelumnya sejumlah orang tak dikenal bersama aparat kepolisian merampas properti aksi Global Climate Strike di Taman Menteng pada Jumat (27\/09\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244819904\/kontras-catat-ada-641-peristiwa-kekerasan-oleh-aparat-polri-dalam-setahun-terakhir\">Baca: Kontras catat lebih dari 600 kekerasan yang dilakukan kepolisian dalam 1 tahun terakhir<\/a><\/p>\n<p>Aksi intimidasi dan menakut-nakuti masyarakat sipil dan media dalam berekspresi juga terjadi pada jurnalis Majalah Tempo, Hussein Abri Dongoran saat kaca mobilnya dipecahkan oleh orang tak dikenal. &nbsp;<\/p>\n<p>&ldquo;SETARA Institute mendesak pemerintah, khususnya aparat kepolisian, untuk mengusut tuntas sejumlah aksi premanisme dan mempertanggungjawabkan kepada publik penanganan aksi premanisme dimaksud,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Seperti yang diwartakan sebelumnya, Forum Tanah Air (FTA) menggelar diskusi &#8216;Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional&#8217; di Hotel Grand Kemang.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244693811\/densus-88-buntuti-jampidsus-polisi-dan-kejaksaan-masih-bungkam\">Baca: Densus 88 buntuti Jampidsus, polisi dan kejaksaan bungkam<\/a><\/p>\n<p>Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh, seperti Din Syamsudin, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, Said Didu, eks Danjen Kopassus Soenarko, Marwan Batubara, Rizal Fadhilah, selain Tata Kesantra dan Ida N Kusdianti yang merupakan Ketua dan Sekjen Forum Tanah Air.<\/p>\n<p>Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, sekelompok massa dating dan berorasi di depan hotel. Mereka menuntut agar diskusi harus dibatalkan.<\/p>\n<p>Selanjutnya sekitar pukul 10.00 WIB saat acara diskusi tengah berlangsung massa merangsek masuk ke dalam ruang diskusi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosok\/244459309\/profesor-koentjoro-inisiator-petisi-bulaksumur-alami-intimidasi\">Baca: Inisiator petisi Bulaksumur alami intimidasi<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Sekitar pukul 10 pagi, mereka masuk ke ruangan ballroom tempat diskusi berlangsung. Mereka dengan garang dan berteriak mengancam siapa acara dibubarkan sambil mencabut<em> backdrop<\/em> dan banner lainnya, merusak layar <em>Infocus<\/em>, kursi, mikrofon, kamera, dan lainnya,&#8221; ungkap Tata Kesantra, ketua FTA.<\/p>\n<p>Salah satu pembicara yang hadir saat itu, Din Syamsuddin mengatakan aksi pembubaran poaksa ini adalah kejahatan demokrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi saya ini adalah penjelmaan dari perilaku yang memang cenderung berbuat kejahatan dan apa yang terjadi tadi adalah kejahatan demokrasi. Ketika masuk dan merusak ini adalah anarkisme yang tidak hanya memalukan tetapi mengganggu dan merusak kehidupan kebangsaan,&#8221; jelas Din.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/243282383\/alumni-ui-desak-pemerintah-hentikan-intimidasi\">Baca: Alumni UI desak pemerintah hentikan intimidasi<\/a><\/p>\n<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Refly Harun, pakar hukum yang turut jadi pembicara dalam diskusi tersebut.<\/p>\n<p>Dia mengecam aksi sekelompok orang tersebut dan meminta pihak kepolisian bertindak dan mengamankan orang-orang tak dikenal yang merusak properti saat diskusi berlangsung.<\/p>\n<p>&#8220;Itu bukan delik aduan dan mereka melakukan itu di depan polisi. Jadi kalau polisi tidak bertindak, aneh bin ajaib,&#8221; kata Refly dalam akun YouTube nya.<\/p>\n<p>&#8220;Menurut saya kita perlu nanti datang ramai-ramai ke kantor polisi untuk menyampaikan hal itu, kalau mereka tidak melakukan apa-apa,&#8221; lanjutnya lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211;&nbsp;Pembubaran diskusi secara paksa yang dilakukan oleh sekelompok orang di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (28\/09\/2024) kemarin merupakan teror terhadap kebebasan berekspresi. Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan dalam rilis pers yang diterima 7cloud.asia mengecam keras tindakan pembubaran paksa diskusi &#8216;Silaturahmi Kebangsaan Diaspora bersama Tokoh dan Aktivis Nasional&rdquo; tersebut. &ldquo;Tindakan pembubaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-13141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}