{"id":13205,"date":"2026-07-30T01:42:02","date_gmt":"2026-07-30T01:42:02","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13205"},"modified":"2026-07-30T01:42:02","modified_gmt":"2026-07-30T01:42:02","slug":"penemuan-7-jenazah-di-kali-bekasi-kompolnas-temukan-ada-kode-pesta-sebelum-kejadian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13205","title":{"rendered":"Penemuan 7 Jenazah di Kali Bekasi: Kompolnas Temukan Ada Kode &#8216;Pesta&#8217; Sebelum Kejadian"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kompolnas pada Rabu (25\/9\/2024) mengungkapkan hasil supervisi dan gelar perkara yang dilakukan pihaknya terkait kasus penemuan tujuh jasad di Kali Bekasi, Kota Bekasi.<\/p>\n<p>Anggota Kompolnas, Poengky Indarti menyebutkan ada kode &#8216;pesta&#8217; yang merupakan sinyal untuk aksi tawuran dalam kasus penemuan&nbsp;7&nbsp;jenazah&nbsp;remaja di Kali Bekasi yang terjadi pada Minggu (22\/9\/2024).<\/p>\n<p>Poengky menambahkan kode pesta tersebut juga dipakai untuk&nbsp;para&nbsp;remaja&nbsp;mendapatkan izin dari orang tua agar mereka bisa keluar malam.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tanya ke tiga tersangka itu. Siapa yang ulang tahun, kok ada pesta? Mereka jawab tidak ada yang ulang tahun, bu. Itu artinya ngajak tawuran,&#8221; katanya dikutip Antaranews.com.<\/p>\n<p>Poengky menjelaskan, pada Selasa (24\/9\/2024), pihaknya melakukan penelusuran ke Polres Metro (Polrestro) Bekasi Kota untuk supervisi dan gelar perkara kasus.<\/p>\n<p>&rdquo;Ada dua kasus, yaitu tawuran antar geng dan penemuan tujuh jenazah di Kali Bekasi,&rdquo; kata Poengky.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245117594\/penemuan-7-mayat-di-kali-bekasi-korban-tawuran-atau-salah-prosedure-penggerebekan\">Baca: Penemuan 7 jenazah di Kali Bekasi, tawuran atau kesalahan prosedur?<\/a><\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa berdasarkan paparan Polrestro Bekasi Kota, tujuh jenazah yang ditemukan di Kali Bekasi merupakan bagian dari kelompok yang akan melakukan tawuran.<\/p>\n<p>Adapun pada tempat berkumpulnya peserta tawuran, diketahui terdapat 50 orang yang sudah berada di tempat tersebut. Ada yang membawa senjata tajam dan ada pula yang mengonsumsi minuman keras.<\/p>\n<p>Lalu, tim Patroli Presisi Polrestro Bekasi Kota mendapatkan informasi bahwa akan terjadi tawuran antar geng. Tim pun langsung menuju tempat yang menjadi titik kumpul.<\/p>\n<p>&ldquo;Setelah mereka (tim patroli) datang, para anggota geng langsung membubarkan diri. Ada yang masuk kampung, ada yang lari ke tempat lain. Bahkan, ada yang melompat ke sungai,&rdquo; kata Poengky.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, beberapa orang yang melompat ke sungai berhasil diselamatkan oleh tim Patroli Presisi.<\/p>\n<p>Dalam kunjungan itu, Kompolnas juga mewawancarai tiga tersangka yang terbukti membawa senjata tajam. Dari wawancara, diketahui bahwa kata &ldquo;pesta&rdquo; adalah kode untuk tawuran.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245126120\/komisi-iii-dpr-minta-polisi-segera-klarifikasi-apakah-para-remaja-yang-tewas-diceburkan-atau-menceburkan-diri-ke-kali-bekasi\">Baca: Komisi III DPR kawal penanganan kasus 7 jenazah di Kali Bekasi<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Mereka mengaku bahwa kelompok geng berlarian karena takut lantaran akan melakukan tawuran dan membawa senjata tajam,&rdquo; kata Poengky.<\/p>\n<p>Untuk langkah selanjutnya, Kompolnas masih akan menunggu hasil autopsi&nbsp;7 jenazah remaja&nbsp;untuk mengetahui dan&nbsp;memastikan&nbsp;penyebab kematian para korban.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Minggu (22\/9\/2024) pagi warga menemukan tujuh mayat mengambang di Kali Bekasi, tepatnya belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai RT 004\/RW 008, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi<\/p>\n<p>Polisi menyebutkan penemuan tujuh mayat itu diduga karena tawuran. Terlebih, saat itu polisi sedang patroli untuk mencegah peristiwa itu.<\/p>\n<p>Polisi telah menangkap 15 orang tersangka dan tiga di antaranya membawa senjata tajam (sajam).<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kompolnas pada Rabu (25\/9\/2024) mengungkapkan hasil supervisi dan gelar perkara yang dilakukan pihaknya terkait kasus penemuan tujuh jasad di Kali Bekasi, Kota Bekasi. Anggota Kompolnas, Poengky Indarti menyebutkan ada kode &#8216;pesta&#8217; yang merupakan sinyal untuk aksi tawuran dalam kasus penemuan&nbsp;7&nbsp;jenazah&nbsp;remaja di Kali Bekasi yang terjadi pada Minggu (22\/9\/2024). Poengky menambahkan kode pesta tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13206,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3760,3759,1608],"class_list":["post-13205","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-7-jenazah","tag-kali-bekasi","tag-kompolnas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13205"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13205\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}