{"id":13227,"date":"2026-07-30T01:42:08","date_gmt":"2026-07-30T01:42:08","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13227"},"modified":"2026-07-30T01:42:08","modified_gmt":"2026-07-30T01:42:08","slug":"atur-aktivitas-untuk-hindari-heatstroke-saat-cuaca-panas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13227","title":{"rendered":"Atur Aktivitas untuk Hindari Heatstroke Saat Cuaca Panas"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pada saat cuaca panas saat musim kemarau seperti sekarang, penting bagi kita mengatur aktivitas untuk menghindari heatstroke atau serangan panas.<\/p>\n<p>Dokter Faisal Parlindungan dari Rumah Sakit Universitas Indonesia mengatakan, heatstroke&nbsp;atau&nbsp;serangan panas dapat terjadi dalam waktu kurang dari satu jam ketika seseorang melakukan aktivitas berat selama hari yang panas.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, ketika sudah merasa panas atau pusing, hentikan aktivitas dan istirahat lah di tempat yang sejuk,&#8221; katanya dikutip Antaranews.com.<\/p>\n<p>Jika memungkinkan, Faisal menyarankan untuk menghindari aktivitas fisik berat saat cuaca paling panas&nbsp;untuk&nbsp;hindari&nbsp;heatstroke.<\/p>\n<p>Lantas, bagaimana dengan orang yang harus melakukan kegiatan di luar ruangan pada saat cuaca panas? Faisal menyarankan untuk mencukupkan istirahat sebelum beraktivitas agar tidak kelelahan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245067079\/pada-2024-belahan-bumi-utara-alami-musim-panas-terpanas-sepanjang-sejarah-lampaui-rekor-tahun-lalu\">Baca: Belahan bumi utara rasakan musim panas terpanas<\/a><\/p>\n<p>Jika perlu, lanjut Faisal, jangan enggan untuk menempelkan kain basah pada dahi atau leher untuk mengurangi efek panas.<\/p>\n<p>Faisal menyampaikan bahwa paparan panas bisa menyebabkan serangan panas. Paparan panas dalam waktu singkat juga berhubungan dengan peningkatan aktivitas peradangan serta menurunnya jumlah sel imun tubuh yang bertugas melawan infeksi.<\/p>\n<p>Kondisi yang demikian membuat orang menjadi lebih rentan terhadap infeksi ketika cuaca sedang panas.<\/p>\n<p>Menurutnya, cuaca panas dapat memicu kerentanan terhadap gangguan kesehatan ringan seperti edema, ruam, dan kram serta masalah yang lebih parah seperti kelelahan dan serangan panas.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245043909\/bagaimana-kota-kota-di-dunia-mengatasi-panas-ekstrem-yang-semakin-sering-terjadi\">Baca: Kota-kota di dunia hadapi cuaca panas<\/a><\/p>\n<p>Dokter Faisal mengemukakan pentingnya pemenuhan kebutuhan cairan tubuh guna menekan kerentanan terhadap penyakit selama cuaca panas.<\/p>\n<p>&#8220;Pastikan untuk minum banyak air, bahkan sebelum merasa haus. Air kelapa atau minuman elektrolit juga dapat membantu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Ia menambahkan, makan buah kaya air seperti semangka, jeruk, dan mentimun juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.<\/p>\n<p>Selain itu, ia mengatakan, saat cuaca panas sebaiknya mengenakan pakaian yang longgar, ringan, dan mudah menyerap keringat serta menggunakan payung ketika berada di luar ruangan.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pada saat cuaca panas saat musim kemarau seperti sekarang, penting bagi kita mengatur aktivitas untuk menghindari heatstroke atau serangan panas. Dokter Faisal Parlindungan dari Rumah Sakit Universitas Indonesia mengatakan, heatstroke&nbsp;atau&nbsp;serangan panas dapat terjadi dalam waktu kurang dari satu jam ketika seseorang melakukan aktivitas berat selama hari yang panas. &#8220;Jadi, ketika sudah merasa panas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13228,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[322,83],"class_list":["post-13227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-cuaca-panas","tag-heatstroke"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13227"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13227\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}