{"id":13229,"date":"2026-07-30T01:42:09","date_gmt":"2026-07-30T01:42:09","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13229"},"modified":"2026-07-30T01:42:09","modified_gmt":"2026-07-30T01:42:09","slug":"komisi-iii-dpr-minta-polisi-segera-klarifikasi-apakah-para-remaja-yang-tewas-diceburkan-atau-menceburkan-diri-ke-kali-bekasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13229","title":{"rendered":"Komisi III DPR Minta Polisi Segera Klarifikasi Apakah Para Remaja yang Tewas Diceburkan atau Menceburkan Diri ke Kali Bekasi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Komisi III DPR mendukung penuh penyelidikan kasus penemuan&nbsp;7 jenazah remaja laki-laki yang mengapung di Kali Bekasi, Kota Bekasi Jawa Barat.<\/p>\n<p>Saat ini penyelidikan penemuan&nbsp;7&nbsp;jenazah&nbsp;di&nbsp;Kali&nbsp;Bekasi&nbsp;itu tengah berlangsung guna memperjelas apa penyebab kematian tujuh remaja tersebut.<\/p>\n<p>Saat meninjau lokasi penemuan 7&nbsp;jenazah&nbsp;di&nbsp;Kali&nbsp;Bekasi, Selasa (24\/9\/2024) Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi menanyakan penyebab remaja itu menceburkan diri kepada Kapolres Metro Bekasi Kota.<\/p>\n<p>Laki-laki yang kerap disapa Aboe ini ingin mendapatkan klarifikasi apakah 7&nbsp;jenazah&nbsp;tersebut menceburkan diri atau ada kemungkinan diceburkan oleh oknum aparat yang tengah berjaga.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau melihat dari pemberitaan yang ada, korban ini menceburkan diri ke sungai karena melihat adanya patroli Perintis sehingga meninggal. Yang jadi pertanyaan adalah apakah benar mereka menceburkan diri?<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245124151\/tinjau-lokasi-kejadian-komisi-iii-dpr-minta-polisi-bersikap-transparan-dalam-penyelidikan-kasus-kali-bekasi\">Baca: Komisi III DPR minta polisi bersikap transparan<\/a><\/p>\n<p>Itu pertama. Yang kedua, atau mereka sebenarnya diceburkan oleh oknum yang berpatroli?&#8221; tanya Aboe kepada Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani, di sela-sela Kunjungan Lapangan Komisi III, di Kali Bekasi, Selasa (24\/9\/2024).<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang diterima politisi PKS ini, menjelang tawuran pada Sabtu (21\/9\/2024) malam, jumlah orang yang berada di lokasi mencapai sekitar 60 orang, sedangkan jumlah personel polisi yang berjaga hanya 9 orang.<\/p>\n<p>&#8220;Memang kalau lihat yang hadir jumlahnya 60 orang dan sajam (senjata tajam) itu mengerikan dari foto-foto yang ada, ya wajar,&#8221; ujar politisi dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel) ini.<\/p>\n<p>Aboe menyebut apakah sudah ada penyelidikan terkait itu. Karena itu, ia tak ingin institusi kepolisian justru menjadi target untuk disalahkan pihak lain.<\/p>\n<p>&#8220;Apakah sudah ada penyelidikan soal ini? Ini penting ya, jangan sampai kita menyalahkan institusi aja seenaknya, gitu ya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia kemudian bertanya soal penyebab kematian tujuh orang yang ditemukan tersebut. Aboe menilai jumlah jasad itu tak sedikit dan saat ini tengah menjadi atensi publik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245117594\/penemuan-7-mayat-di-kali-bekasi-korban-tawuran-atau-salah-prosedure-penggerebekan\">Baca: Menggali kemungkinan polisi salah prosedur dalam kasus 7 jenazah di Kali Bekasi<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Yang kedua, kita mendapat informasi bahwa tidak ditemukan luka-luka di tubuh para korban? Apa sebenarnya penyebab kematian mereka? Apakah mabuk? Atau apa? Dan sebagainya. Apakah karena keracunan, ya? Atau karena tenggelam?&#8221; tutur Aboe.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, ini penting nih bagaimana hasil autopsi dari mayat yang ada. Atensi nasional loh ya, karena tujuh (orang yang meninggal), bukan sediki. Mayat ini anak bangsa yang kejadian seperti ini. Saya minta penjelasannya,&#8221; tambah Aboe.<\/p>\n<p>Anggota Komisi III lainnya, Arteria Dahlan juga menyoroti fakta terkait insiden tersebut, di mana ada aparat yang menjalankan tugas kepolisian yang menyebabkan beberapa orang lari dari tempat kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Akibat adanya fungsi kepolisian tersebut, ada orang yang lari, dan sehari kemudian diketemukan sebagai mayat,&#8221; jelasnya sambil menambahkan jumlah tujuh orang termasuk cukup banyak.<\/p>\n<p>Ia jmemuji langkah Kapolda Metro Jaya yang langsung melibatkan berbagai pihak, termasuk tim Inafis, untuk membantu mengungkap kasus ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/245123324\/orang-tua-disarankan-membuka-ruang-dialog-dengan-anak-untuk-mencegah-tawuran\">Baca: Orang tua disarankan membuka ruang dialog agar anak terhindar dari tawuran<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan dapat menjawab yang tidak terang beneran, sehingga semuanya bisa terselesaikan dengan transparan dan akuntabel sesuai dengan visinya Pak Kapolri yang namanya presisi,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Proses penyelidikan masih terus berlangsung, dengan harapan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.<\/p>\n<p>Kapolres tak menjawab secara spesifik terkait pertanyaan itu. Dia justru menceritakan soal saksi yang juga terlibat dalam kejadian itu. Ia menyebut pihaknya baru merujuk pada keterangan saksi di lokasi.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, mohon izin menjelaskan, kami menerima laporan penemuan mayat pada hari Minggu sekitar pukul 6 pagi, Bapak. Kemudian dari keterangan saksi atas nama Aditya, kebetulan Aditya ini pada saat hari Sabtu pagi, pada tanggal 21 sekitar pukul 04.00, itu sempat juga tenggelam juga dan dibantu diselamatkan oleh satpam perumahan Pondok Gede Permai ini, Bapak,&#8221; tutur Kapolres.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, kalau tadi pertanyaannya terkait dengan menceburkan diri atau diceburkan, berdasarkan keterangan saksi tersebut seperti itu, Bapak,&#8221; sambungnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Komisi III DPR mendukung penuh penyelidikan kasus penemuan&nbsp;7 jenazah remaja laki-laki yang mengapung di Kali Bekasi, Kota Bekasi Jawa Barat. Saat ini penyelidikan penemuan&nbsp;7&nbsp;jenazah&nbsp;di&nbsp;Kali&nbsp;Bekasi&nbsp;itu tengah berlangsung guna memperjelas apa penyebab kematian tujuh remaja tersebut. Saat meninjau lokasi penemuan 7&nbsp;jenazah&nbsp;di&nbsp;Kali&nbsp;Bekasi, Selasa (24\/9\/2024) Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi menanyakan penyebab remaja itu menceburkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13230,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3760,3759],"class_list":["post-13229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-7-jenazah","tag-kali-bekasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13229\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}