{"id":1333,"date":"2026-07-30T00:26:25","date_gmt":"2026-07-30T00:26:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1333"},"modified":"2026-07-30T00:26:25","modified_gmt":"2026-07-30T00:26:25","slug":"greenpeace-desak-pemimpin-negara-asean-akhiri-krisis-plastik-dan-ketergantungan-pada-bahan-bakar-fosil-sekarang-juga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1333","title":{"rendered":"Greenpeace Desak Pemimpin Negara ASEAN Akhiri Krisis Plastik dan Ketergantungan pada Bahan Bakar Fosil Sekarang Juga!"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp; <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Aktivis Greenpeace Filipina menggelar protes damai pada hari pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Cebu, Filipina.<\/p>\n<p>Para aktivis menyapa delegasi dari seluruh kawasan Asia Tenggara dengan banner bertuliskan &ldquo;<em>END the Plastic Crisis: STOP Fossil Fuel Dependence&rdquo;<\/em> di sekitar lokasi rapat tahunan terpenting di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Di sisi lain Kota Cebu, aktivis Greenpeace Asia Tenggara (GPSEA) dari berbagai negara di kawasan ini juga turut menyuarakan tuntutan mereka bagi para pemimpin ASEAN.<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, GPSEA menyebut, sebagai ajang pertemuan badan pembuat kebijakan tertinggi di kawasan, KTT ASEAN ke-48 merupakan kesempatan emas bagi para pemimpin untuk mengatasi krisis ganda polusi plastik dan perubahan iklim di kawasan ini.<\/p>\n<p>Para aktivis menyerukan kepada keketuaan ASEAN untuk mengakhiri krisis sampah dan beralih dari ketergantungan pada bahan bakar fosil yang telah memperparah dampak krisis iklim bagi komunitas se-Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Seruan ini sangat mendesak, terutama mengingat maraknya bencana sampah yang terjadi di kawasan Asia&nbsp;Tenggara.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247166851\/greenpeace-indonesia-dorong-industri-fmcg-serius-kurangi-sampah-plastik-dan-tak-hanya-fokus-pada-daur-ulang\">Baca: Greenpeace Dorong Industri FMCG Serius Kurangi Sampah Plastik dan Tak Hanya Fokus pada Daur Ulang<\/a><\/p>\n<p>Masyarakat Filipina mengawali tahun 2026 dengan bencana longsor sampah di Kota Cebu dan Rizal. Tak lama berselang, longsor sampah juga terjadi di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantar Gebang di Jakarta, Indonesia<\/p>\n<p>Kejadian&nbsp;ini&nbsp;merenggut nyawa 7 pekerja dan masyarakat setempat.&nbsp;Sementara itu, berbagai tempat pembuangan sampah di Thailand dan Malaysia juga mengalami kebakaran yang menyelimuti wilayah di sekitarnya dengan asap beracun.<\/p>\n<p>Juru Kampanye Zero Waste, Greenpeace Malaysia, Dunxin Wen menegaskan, rentetan bencana di kawasan Asia Tenggara membuktikan bahwa ini adalah bentuk kegagalan sistemik dan bukanlah insiden yang terpisah.<\/p>\n<p>Krisis sampah ini, menurut Dunxin, membutuhkan respon kolektif yang berakar pada keadilan, kesetaraan, dan solidaritas. Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia yang menimpa komunitas yang paling sedikit berkontribusi terhadap krisis ini.<\/p>\n<p>&ldquo;Para pemimpin ASEAN tidak bisa hanya datang ke KTT, menandatangani deklarasi, dan menyebutnya sebagai terobosan. Kita juga berhak atas lingkungan yang aman, bersih, sehat, dan berkelanjutan,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Krisis plastik merupakan ancaman regional yang mengerikan. Enam negara ASEAN saja dapat menghasilkan 31 juta ton sampah plastik setiap tahunnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244790511\/aksi-keren-aktivis-greenpeace-minta-unilever-segera-kurangi-sampah-plastik\">Baca: Greenpeace Desak Unilever Segera Kurangi Sampah Plastik<\/a><\/p>\n<p>Di luar risiko kesehatan mengerikan yang ditimbulkan oleh bahan kimia dalam plastik, produksi plastik, mikroplastik, tempat pembuangan sampah, dan polusi beracun, krisis ini juga membawa dampak ekonomi yang luar biasa.<\/p>\n<p>Mikroplastik mengancam hingga 14 persen tanaman pangan pokok global dan polusi laut menyebabkan kerugian jasa ekosistem senilai triliunan dolar.<\/p>\n<p>Semua&nbsp;beban ini ditanggung secara tidak proporsional oleh kelompok yang paling rentan dan terpinggirkan di kawasan ini<\/p>\n<p>Kondisi ini&nbsp;menjerumuskan mereka dalam kekang ketidakadilan lingkungan dan sosial yang mendalam bagi masyarakat berpenghasilan rendah, perempuan, dan Masyarakat Adat.<\/p>\n<p>Dampak buruk dari ketergantungan plastik dapat kita lihat dengan mata telanjang. Plastik berbahaya bagi kesehatan, mencemari ekosistem, mengkontaminasi makanan dan air, serta mengganggu perekonomian kawasan.<\/p>\n<p>&ldquo;Terlepas dari bahayanya bagi manusia dan iklim, para pemimpin di kawasan ini gagal meminta pertanggungjawaban perusahaan atas polusi dan dampak yang mereka timbulkan. ASEAN tidak bisa terus mengabaikan krisis ini,&rdquo; tegas Marian Ledesma, Juru Kampanye Zero Waste, Greenpeace Filipina.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Aktivis Greenpeace Filipina menggelar protes damai pada hari pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Cebu, Filipina. Para aktivis menyapa delegasi dari seluruh kawasan Asia Tenggara dengan banner bertuliskan &ldquo;END the Plastic Crisis: STOP Fossil Fuel Dependence&rdquo; di sekitar lokasi rapat tahunan terpenting di kawasan Asia Tenggara. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1334,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7,17,581],"class_list":["post-1333","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-greenpeace","tag-lingkungan","tag-polusi-plastik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1333","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1333"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1333\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}