{"id":13333,"date":"2026-07-30T01:42:42","date_gmt":"2026-07-30T01:42:42","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13333"},"modified":"2026-07-30T01:42:42","modified_gmt":"2026-07-30T01:42:42","slug":"langkah-mudah-untuk-hentikan-penggunaan-plastik-sekali-pakai-sekaligus-kurangi-sampah-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13333","title":{"rendered":"Langkah Mudah untuk Hentikan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Sekaligus Kurangi Sampah Plastik"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sampah&nbsp;yang&nbsp;dihasilkan&nbsp;plastik sekali pakai menjadi ancaman terbesar terhadap lingkungan. Sekitar 300 juta ton plastik diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya.<\/p>\n<p>Dan, faktanya lebih dari 90 persen plastik sekali&nbsp;pakai&nbsp;berakhir di tempat pembuangan sampah atau dibuang begitu saja yang kemudian mencemari tanah dan laut atau menyumbat aliran sungai.<\/p>\n<p>Tak sepadan dengan waktu penggunaannya&nbsp;yang&nbsp;sangat&nbsp;pendek, plastik sekali pakai ini butuh waktu ratusan tahun untuk terurai.<\/p>\n<p>Sebagian di antaranya terpecah menjadi mikroplastik yang membahayakan makhluk hidup baik&nbsp;manusia&nbsp;ataupun&nbsp;binatang&nbsp;yang tak sengaja mengonsumsinya.<\/p>\n<p>Saat ini memang&nbsp;mulai bermunculan berbagai insiatif untuk mendaurulang sampah plastik menjadi beragam barang berguna&nbsp;lainnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244915364\/pawai-bebas-plastik-penanganan-krisis-sampah-plastik-harus-dimulai-dari-produksi-plastik\">Baca: Kurangi sampah plastik sekali pakai dari hulunya<\/a><\/p>\n<p>Namun, menurut Plastics Project Leader Greenpeace Indonesia Ibar Akbar, daur ulang plastik tak hanya membutuhkan energi dan biaya tetapi juga menghasilkan emisi karbon.<\/p>\n<p>Sehingga cara terbaik untuk mengatasi sampah plastik adalah mengurangi atau bahkan menghentikan penggunaan plastik sekali pakai.<\/p>\n<p>&ldquo;Inisiatif yang hanya berfokus pengurangan sampah di hilir tidak akan selesai jika keran produksi plastik dikurangi,&rdquo; ujarnya kepada ruangkota,com di sela acara Piknik Bebas Plastik, Minggu (28\/7\/2024) lalu.<\/p>\n<p>Jika kamu terpikir untuk meningglkan plastik sekali pakai tapi bingung bagaimana caranya, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.<\/p>\n<p>Saat memesan makanan untuk dibawa pulang, pertimbangkan untuk menggunakan wadah sendiri yang dapat digunakan kembali.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/244918775\/praktek-guna-ulang-lewat-challenge-jajan-bebas-plastik\">Baca: Cara unik agar wisata kulinermu bebas sampah plastik<\/a><\/p>\n<p>Beberapa waktu belakangan, semakin banyak orang yang membawa peralatan makan sendiri ke manapun dia bepergian. Baik sendok, garpu, sumpit atau bahkan sedotan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain lebih higienis, cara ini juga efektif mengurangi sampah plastik sekali pakai.&nbsp;Pergi untuk minum kopi? Bawalah mug atau termos portabel atau tumblermu sendiri.<\/p>\n<p>Saat pergi berbelanja, bawalah tas belanja yang dapat digunakan kembali. Selain itu sebisa mungkin hindari pembungkus plastik.<\/p>\n<p>Jika kamu khawatir ribet, saat ini terdapat sejumlah aplikasi belanja yang tak hanya menjual produk organik yang ramah lingkungan, tetapi juga menerapkan sistem guna ulang.<\/p>\n<p>Terakhir, selalu pilih produk yang dapat digunakan kembali daripada plastik sekali pakai untuk membatasi konsumsi plastik kamu. Jadi, jangan lagi menunda untuk lingkungan yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sampah&nbsp;yang&nbsp;dihasilkan&nbsp;plastik sekali pakai menjadi ancaman terbesar terhadap lingkungan. Sekitar 300 juta ton plastik diproduksi di seluruh dunia setiap tahunnya. Dan, faktanya lebih dari 90 persen plastik sekali&nbsp;pakai&nbsp;berakhir di tempat pembuangan sampah atau dibuang begitu saja yang kemudian mencemari tanah dan laut atau menyumbat aliran sungai. Tak sepadan dengan waktu penggunaannya&nbsp;yang&nbsp;sangat&nbsp;pendek, plastik sekali pakai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13334,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1851,37],"class_list":["post-13333","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-plastik-sekali-pakai","tag-sampah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13333","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13333"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13333\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}