{"id":1341,"date":"2026-07-30T00:26:26","date_gmt":"2026-07-30T00:26:26","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1341"},"modified":"2026-07-30T00:26:26","modified_gmt":"2026-07-30T00:26:26","slug":"dpr-larangan-guru-honorer-pada-2027-harus-diiringi-skema-solusi-nyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1341","title":{"rendered":"DPR: Larangan Guru Honorer pada 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Terbitnya Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 yang menetapkan masa transisi bagi tenaga pendidik atau&nbsp;guru&nbsp;honorer, dinilai masih menyisakan ketidakpastian bagi ribuan pengajar di daerah.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah segera menyiapkan skema solusi komprehensif terkait kebijakan penghapusan guru non-ASN di sekolah negeri paling lambat 1 Januari 2027 itu.<\/p>\n<p>Faqih menjelaskan bahwa kebijakan melarang&nbsp;guru honorer sebenarnya sudah ada sejak tahun 2005 melalui PP 48\/2005, yang kemudian berlanjut pada UU 5\/2014 tentang ASN.<\/p>\n<p>Namun, hingga saat ini persoalan tersebut belum tuntas karena kebutuhan tenaga pendidik di lapangan masih sangat tinggi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/247356029\/jutaan-guru-honorer-belum-sejahtera-ketua-dpr-ingatkan-negara-jangan-abai\">Baca: Jutaan Guru Honorer Belum Sejahtera, Ketua DPR Ingatkan Negara Jangan Abai<\/a><\/p>\n<p>Karena&nbsp;itu&nbsp;menurutnya,&nbsp;kebijakan mestinya tidak hanya menyetop ataupun melarang. Tapi harus diikuti dengan skema solusinya.<\/p>\n<p>&#8220;Bila dihentikan namun di bawah mereka masih dibutuhkan, maka akhirnya kita bersama melanggar regulasi yang dibuat sendiri,&#8221; tegas Fikri Faqih dikutip Parlementaria di Jakarta, Sabtu (9\/5\/2026).<\/p>\n<p>Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menambahkan bahwa SE Mendikdasmen No 7\/2026 hanya akan efektif jika pemerintah memberikan kepastian bagi mereka yang sudah lama mengabdi.<\/p>\n<p>Ia pun menyarankan agar para guru non-ASN untuk tetap tenang sembari menunggu formulasi kebijakan yang tepat dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Sebagai Legislator daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes), ia memahami bahwa kekhawatiran ini bukan tanpa alasan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/247353914\/puluhan-ribu-motor-listrik-mbg-lukai-jutaan-guru-honorer-baranusa-efisiensi-anggaran-cuma-omong-kosong\">Baca: Puluhan Ribu Motor Listrik MBG Lukai Jutaan Guru Honorer<\/a><\/p>\n<p>Sebab, dari data yang ia peroleh menunjukkan bahwa sekolah negeri di berbagai daerah masih bergantung pada guru honorer.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, salah satu kabupaten di Jawa Tengah dilaporkan bisa kekurangan hingga 800 guru. Jika dirata-rata, terdapat potensi kekurangan sekitar 17.000 guru di seluruh provinsi tersebut.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pemerintah sendiri menetapkan syarat ketat selama masa transisi hingga 31 Desember 2026. Guru non-ASN yang tetap mengajar harus terdaftar dalam Dapodik per 31 Desember 2024 dan aktif di satuan pendidikan daerah.<\/p>\n<p>Jika skema pengangkatan menjadi ASN (PNS atau PPPK) tidak dipercepat, dunia pendidikan dikhawatirkan akan mengalami krisis tenaga pendidik, terutama di wilayah pelosok.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Terbitnya Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 yang menetapkan masa transisi bagi tenaga pendidik atau&nbsp;guru&nbsp;honorer, dinilai masih menyisakan ketidakpastian bagi ribuan pengajar di daerah. Menanggapi hal ini, anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah segera menyiapkan skema solusi komprehensif terkait kebijakan penghapusan guru non-ASN di sekolah negeri paling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[546],"class_list":["post-1341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-guru-honorer"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}