{"id":13446,"date":"2026-07-30T01:43:54","date_gmt":"2026-07-30T01:43:54","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13446"},"modified":"2026-07-30T01:43:54","modified_gmt":"2026-07-30T01:43:54","slug":"potensi-banjir-rob-di-sejumlah-wilayah-akibat-fenomena-supermoon-pada-rabu-18-september","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13446","title":{"rendered":"Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Akibat Fenomena Supermoon pada Rabu 18 September"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Profesor riset astronomi dan astrofisika dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengingatkan, fenomena Supermoon pada Rabu (18\/9\/2024) berpotensi menimbulkan banjir rob di pesisir Indonesia.<\/p>\n<p>Pasalnya, pada saat itu bulan akan berada di jarak terdekat dari bumi, atau biasa disebut dengan perigee. Saat Supermoon, pasang maksimum akan bertambah.<\/p>\n<p>&ldquo;Lebih tinggi dibandingkan dengan purnama biasa karena jarak bulannya yang lebih dekat ke bumi,&rdquo; ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (16\/9\/2024).<\/p>\n<p>Menurut Thomas, tampilan Supermoon di luar negeri akan dibayangi gerhana bulan sebagian atau parsial. Gerhana tersebut tak terlihat di Indonesia, hanya di Amerika dan Afrika.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243328552\/bmkg-fenomena-perigee-berpeluang-picu-banjir-rob-di-sejumlah-wilayah-pesisir-di-indonesia\">Baca: Fenomena perigee juga bisa picu banjir rob<\/a><\/p>\n<p>Kemunculan gerhana saat Supermoon tergantung posisi atau konfigirasi antara bulan dan matahari.<\/p>\n<p>Gerhana bulan sebagian itu bisa disaksikan di Amerika, Eropa, Afrika, sebagian wilayah Asia selatan, Lautan Pasifik, Lautan Atlantik, Arktik, dan Antartika.<\/p>\n<p>Pada 12 September lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sempat menyinggung soal potensi banjir rob pada 17-23 September 2024.<\/p>\n<p>Peluang banjir pesisir itu terdeteksi di pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan pesisir Kalimantan Timur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24802196\/perubahan-iklim-membuat-banjir-rob-makin-sering-terjadi-ini-dampaknya-untuk-anak-anak\">Baca: Perubahan iklim picu banjir rob makin sering terjadi<\/a><\/p>\n<p>Penggiat astronomi dari Komunitas Langit Selatan di Bandung, Avivah Yamani, mengatakan piringan bulan saat perigee akan tampak sedikit lebih besar.<\/p>\n<p>&ldquo;Dan lebih terang dibandingkan bulan purnama lain,&rdquo; ucap dia&nbsp;dikutip&nbsp;Tempo.co.<\/p>\n<p>Saat berada di titik terdekat, jarak bulan dari bumi diperkirakan hanya sejauh 357.286 kilometer.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Meski begitu, perbedaan ukuran bulan purnama super tidak terlihat akan terlihat dengan mata telanjang, artinya memerlukan bantuan alat teropong.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Profesor riset astronomi dan astrofisika dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengingatkan, fenomena Supermoon pada Rabu (18\/9\/2024) berpotensi menimbulkan banjir rob di pesisir Indonesia. Pasalnya, pada saat itu bulan akan berada di jarak terdekat dari bumi, atau biasa disebut dengan perigee. Saat Supermoon, pasang maksimum akan bertambah. &ldquo;Lebih tinggi dibandingkan dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13447,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1050,3822],"class_list":["post-13446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-rob","tag-supermoon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13446"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13446\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}