{"id":13550,"date":"2026-07-30T01:44:46","date_gmt":"2026-07-30T01:44:46","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13550"},"modified":"2026-07-30T01:44:46","modified_gmt":"2026-07-30T01:44:46","slug":"panja-pembiayaan-pendidikan-dpr-implementasi-anggaran-pendidikan-belum-sesuai-amanat-konstitusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13550","title":{"rendered":"Panja Pembiayaan Pendidikan DPR: Implementasi Anggaran Pendidikan Belum Sesuai Amanat Konstitusi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR telah merampungkan tugasnya&nbsp;dalam&nbsp;menelisik&nbsp;implementasi&nbsp;anggaran&nbsp;pendidikan.<\/p>\n<p>Dalam rilis yang disiarkan di Jakarta pada Kamis, Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan, Panja telah mengadakan 18 kali RDP (Rapat Dengar Pendapat) dan RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum) dengan berbagai pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>&rdquo;Ada 16 temuan dan 19 rekomendasi yang kami sampaikan. Mudah-mudahan, pemerintah selanjutnya dan Kemendikbudristek yang akan datang bisa menindaklanjutinya,&rdquo; ujar Abdul Fikri Faqih, Kamis (12\/9\/2024) .<\/p>\n<p>Panja menyampaikan lima kesimpulan terkait masalah anggaran pendidikan yang sebaiknya dilaksanakan oleh pemerintahan mendatang sejalan dengan amanat konstitusi.<\/p>\n<p>Abdul Fikri berharap setiap kesimpulan tersebut menjadi pertimbangan dalam memperbaiki regulasi anggaran pendidikan yang adil sekaligus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/244784763\/soroti-prodi-kedinasan-panja-biaya-pendidikan-dpr-sebut-ini-tak-sesuai-konstitusi\">Baca &#8211; Prodi kedinasan dinilai tak sesuai dengan amanat konstitusi soal anggaran pendidikan<\/a><\/p>\n<p>Berikut lima kesimpulan dari Panja Pembiayaan Pendidikan yang diketuai oleh Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf Macan Effendi.<\/p>\n<p>Pertama, Panja Pembiayaan Komisi X DPR RI Pendidikan menilai adanya masalah yang krusial terkait kebijakan belanja wajib (mandatory spending) 20 persen anggaran pendidikan baik APBN dan APBD.<\/p>\n<p>MAsalah itu mulai dari aspek perencanaan, penempatan alokasi, implementasi, dan evaluasi.<\/p>\n<p>Kedua, Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR menilai implementasi anggaran pendidikan belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan amanat konstitusi<\/p>\n<p>Selain itu, juga belum ada kesamaan ideologis antarpemangku kepentingan dalam membuat pendidikan menjadi investasi negara untuk mencerdaskan bangsa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/244779311\/pakar-pendidikan-ingatkan-panja-biaya-pendidikan-komisi-x-dpr-tentang-bahayanya-jika-negara-abaikan-human-capital\">Baca &#8211; Panja Pendidikan ingatkan ancaman yang dihadapi jika Negara abaikan pendidikan<\/a><\/p>\n<p>Ketiga, Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR menilai pemerintah membiarkan terjadinya pelanggaran undang-undang yang berulang terkait anggaran pendidikan.<\/p>\n<p>Di mana anggaran pendidikan masih dialokasikan untuk pendidikan kedinasan.&nbsp;Hal ini melanggarkan Pasal 49 ayat 1 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). <\/p>\n<p>Keempat, Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR menilai Transfer ke dana Daerah dan Dana Desa (TKDD) tidak pernah dievaluasi.<\/p>\n<p>Adanya penyimpangan substantif ini, membuat pemerintah dan DPR tidak bisa mengetahui efektivitas penggunaan dampak dari anggaran pendidikan yang disalurkan lewat dana TKDD.<\/p>\n<p>Kelima, Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR menilai Dana Abadi Pendidikan belum dimanfaatkan secara maksimal.<\/p>\n<p>Ketidakmaksimalan ini membuat pembiayaan pendidikan yang disalurkan untuk Dana Abadi Pendidikan tidak berjalan efektif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR telah merampungkan tugasnya&nbsp;dalam&nbsp;menelisik&nbsp;implementasi&nbsp;anggaran&nbsp;pendidikan. Dalam rilis yang disiarkan di Jakarta pada Kamis, Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan, Panja telah mengadakan 18 kali RDP (Rapat Dengar Pendapat) dan RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum) dengan berbagai pemangku kepentingan. &rdquo;Ada 16 temuan dan 19 rekomendasi yang kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13551,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[911,2149],"class_list":["post-13550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-anggaran-pendidikan","tag-konstitusi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13550"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13550\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}