{"id":13725,"date":"2026-07-30T01:46:35","date_gmt":"2026-07-30T01:46:35","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13725"},"modified":"2026-07-30T01:46:35","modified_gmt":"2026-07-30T01:46:35","slug":"ironi-anggaran-pendidikan-penyerapan-lamban-sementara-jutaan-anak-putus-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13725","title":{"rendered":"Ironi Anggaran Pendidikan: Penyerapan Lamban Sementara Jutaan Anak Putus Sekolah"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Anggaran (Banggar) DPR, lambannya penyerapan anggaran pendidikan.<\/p>\n<p>Sebanyak 20 persen APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang telah ditetapkan pemerintah untuk&nbsp;anggaran&nbsp;pendidikan&nbsp;hingga akhir tahun&nbsp;2023 yang terserap hanya sekitar 15 persen.<\/p>\n<p>Pimpinan Banggar mengatakan, jangan sampai ada kesengajaan penyerapan anggaran pendidikan dibikin lambat dan hanya terserap sekitar 15 persen.<\/p>\n<p>&ldquo;Padahal problematika terkait pendidikan masih sangat banyak. Seperti penataan sarana dan prasarana pendidikan, contohnya rehab gedung sekolah yang dari tahun ke tahun masih menjadi masalah,&rdquo; ujar Wakil Ketua Banggar Cucun Ahmad Syamsurijal usai rapat kerja dengan Menteri Keuangan Rabu (4\/9\/2024).<\/p>\n<p>Cucun juga menyoroti sekolah-sekolah di bawah kedinasan memiliki fasilitas yang luar biasa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/245039915\/kemendikbudristek-hanya-kelola-15-persen-anggaran-pendidikan-mandatory-spending-perlu-diformat-ulang\">Baca: Kemendikbudristek ternyata hanya kelola 15 persen anggaran pendidikan<\/a><\/p>\n<p>Sementara sekolah-sekolah biasa, termasuk perguruan tinggi yang kehadirannya sangat bermanfaat dalam mencerdaskan masyarakat justru dikalahkan. Begitupun dengan pendidikan keagamaan seperti pesantren dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Bayangkan, ujarnya, satu anggaran kedinasan bisa triliunan, dibanding beberapa perguruan tinggi hanya ratusan miliar. Ini tentu akan terjadi kecemburuan di tengah-tengah masyarakat.<\/p>\n<p>&ldquo;Pemerintah tentu harus berani investasi untuk pendidikan. Bahkan tidak ada salahnya memberikan beasiswa untuk berapa ribu anak bangsa yang kita kirim ke luar negeri untuk belajar. Namun diikat dengan perjanjian untuk kembali ke tanah air dan berkontribusi untuk pembangunan Indonesia,&rdquo; paparnya.<\/p>\n<p>Politisi dari PKB ini menilai butuh keseriusan pemerintah untuk menata ulang skema anggaran pendidikan.<\/p>\n<p>Butuh grand disain dari pemerintah lewat Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Bappenas, untuk memperbaiki skema mandatory spending 20 persen anggaran pendidikan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/245024561\/laporan-bpk-ungkap-realisasi-anggaran-pendidikan-hanya-16-persen-dari-apbn-ini-kata-dpr\">Baca: Laporan BPK ungkap realisasi anggaran pendidikan hanya 15 persen dari anggaran pendidikan<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya, Anggota Banggar DPR Nevi Zuairina berpendapat bahwa pemerintah masih belum mengoptimalkan mandatory spending dengan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Anggaran pendidikan tahun 2023 terealisasi hanya Rp513,38 triliun dari total anggaran sebesar Rp621,28 triliun, atau hanya 16,45 persen dari belanja negara.<\/p>\n<p>&ldquo;Ini memberikan indikasi bahwa pemerintah tidak konsisten dengan arah kebijakan negara terkait dengan mandatory spending dan pembangunan kualitas SDM dan pendidikan,&rdquo; tegas Nevi dalam keterangan tertulisnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan besarnya anggaran pendidikan yang tidak terealisasi itu menjadi ironi di tengah 4,1 juta anak dan remaja usia 7-18 tahun yang tidak bersekolah.<\/p>\n<p>&ldquo;Bahkan, IPM Indonesia masuk jajaran terendah di negara G20, dan kesejahteraan guru belum memadai,&rdquo; lanjut Politisi PKS ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/244838728\/hanya-3-provinsi-yang-menyiapkan-20-persen-apbd-untuk-sektor-pendidikan\">Baca: Hanya tiga provinsi yang alokasikan 20 persen APBD untuk anggaran pendidikan<\/a><\/p>\n<p>Nevi mendorong pemerintah untuk mengevaluasi secara menyeluruh terhadap mandatory spending bidang pendidikan melalui Transfer Ke Daerah (TKD).<\/p>\n<p>Hal itu karena anggaran bidang pendidikan tahun 2023 melalui TKD mencapai Rp305,60 triliun dengan realisasi Rp306,00 triliun.<\/p>\n<p>Mengutip temuan BPK, Nevi mengatakan penganggaran mandatory spending bidang pendidikan pada APBN tahun 2023 belum didukung dengan perencanaan program atau kegiatan yang memadai&rdquo;<\/p>\n<p>Di sisi lain, menurut Nevi, turunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara nasional tahun 2023 menjadi 5,32 persen atau 7,86 juta jiwa dari sebesar 5,86 persen atau 8,42 juta jiwa pada tahun 2022 belum optimal.<\/p>\n<p>&ldquo;Masih di atas rata-rata TPT sebelum pandemi di kisaran 4,94 persen atau 6,93 juta jiwa. Buktinya, betapa sulitnya anak-anak muda mendapatkan pekerjaan pada sektor formal telah menjadi keluhan secara meluas,&rdquo; tutur Nevi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Anggaran (Banggar) DPR, lambannya penyerapan anggaran pendidikan. Sebanyak 20 persen APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang telah ditetapkan pemerintah untuk&nbsp;anggaran&nbsp;pendidikan&nbsp;hingga akhir tahun&nbsp;2023 yang terserap hanya sekitar 15 persen. Pimpinan Banggar mengatakan, jangan sampai ada kesengajaan penyerapan anggaran pendidikan dibikin lambat dan hanya terserap sekitar 15 persen. &ldquo;Padahal problematika terkait pendidikan masih sangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13726,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[911,160],"class_list":["post-13725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-anggaran-pendidikan","tag-sekolah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13725"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13725\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}