{"id":13794,"date":"2026-07-30T01:46:53","date_gmt":"2026-07-30T01:46:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13794"},"modified":"2026-07-30T01:46:53","modified_gmt":"2026-07-30T01:46:53","slug":"pro-kontra-kenaikan-tarif-krl-jabodetabek-berdasar-nik-subsidi-transportasi-bukan-bansos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=13794","title":{"rendered":"Pro Kontra Kenaikan Tarif KRL Jabodetabek Berdasar NIK: Subsidi Transportasi Bukan Bansos"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan menerapkan skema pemberian subsidi tarif&nbsp;KRL Jabodetabek dengan menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan).<\/p>\n<p>Peningkatan tarif KRL Jabodetabek berdasarkan NIK ini akan diberlakukan pada tahun 2025&nbsp;yang&nbsp;akan&nbsp;datang.<\/p>\n<p>Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan subsidi tarif KRL Jabodetabek berbasis NIK sudah ada sejak 2023.<\/p>\n<p>Adita mengeklaim PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah memiliki sistem mumpuni yang memungkinkan penerapan subsidi tarif KRL Jabodetabek berbasis NIK ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kita lihat nanti, kita lihat hasil pembahasannya seperti apa, perlu konsultasi publik, melihat dinamika, dan respons dari stakeholder,&#8221; kata Adita, di Jakarta, Kamis (29\/8\/2024)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244625148\/tanggapi-wacana-kenaikan-tarif-transjakarta-dan-krl-jabodetabek-pengamat-usul-ada-tarif-khusus-untuk-kelompok-tertentu\">Baca: Pakar sebut perlu ada tarif khusus untuk kelompok tertentu<\/a><\/p>\n<p>Menteri Perhubungan Budi Karya menegaskan, skema subsidi ini dimaksudkan&nbsp;agar semua angkutan umum bersubsidi digunakan oleh orang yang layak mendapatkan subsidi.<\/p>\n<p>&#8220;Kita lagi studi bagaimana semua angkutan umum bersubsidi itu digunakan oleh orang yang memang pantas untuk mendapatkan, bahwa nanti kalau ada (berbasiskan) NIK, ya itu masih wacana, masih studi,&#8221; ujar Budi Karya.<\/p>\n<p>Menanggapi wacana ini, Ketua Komunitas KRLMania, Nurcahyo mengatakan konsep subsidi tranportasi publik berbeda dengan bantuan sosial yang didasarkan pada kemampuan ekonomi.<\/p>\n<p>Menurutnya, subsidi pemerintah pada transportasi publik harusnya dimotivasi kepentingan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Dengan begitu, bisa untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara.<\/p>\n<p>&#8220;Transportasi publik seperti KRL dirancang untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang kelas sosial atau ekonomi,&#8221; tegas Nurcahyo dikutip Metrotvnews.com<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244622544\/pakar-penyesuaian-tarif-krl-jabodetabek-dorong-layanan-transportasi-di-tanah-air\">Baca: Ini kata pakar transportasi soal penyesuaian tarif KRL Jabodetabek<\/a><\/p>\n<p>Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setidjowarno mengatakan, skema subsidi KRL Jabodetabek berdasarkan NIK sebenarnya telah dibahas sejak 2018.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Namun,&nbsp;ketika hendak diimplementasikan tahun depan, kebijakan itu dinilai&nbsp;menjadi tak&nbsp;lagi sesuai.<\/p>\n<p>&#8220;Namun sekarang jadi masalah, ketika kondisi layanan KRL memburuk, tiba-tiba akan ada kebijakan berdasar NIK. Waktunya kurang tepat di saat layanan KRL kurang bagus yang disebabkan kurangnya armada kereta,&#8221; katanya dikutip Metrotvnews.com, Minggu (1\/9\/2024)<\/p>\n<p>Menurut dia, kebijakan itu seharusnya diterapkan secara komprehensif dengan peningkatan layanan KRL. <\/p>\n<p>Djoko mengatakan subsidi KRL yang diberikan berdasarkan NIK, kurang efektif. Dia memberi opsi lain soal subsidi KRL, yakni peniadaan potongan harga saat akhir pekan dan hari libur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244598623\/pt-kai-berencana-naikkan-tarif-krl-jabodetabek-dpr-sebut-beban-masyarakat-akan-semakin-berat\">Baca: Soal penyesuaian tarif KRL Jabodetabek, DPR sebut beban masyarakat tambah berat<\/a><\/p>\n<p>Menurut Djoko, hal tersebut bakal sejalan dengan tujuan pemerintah, yakni memangkas sepertiga public service obligation (PSO) yang ada. Penghematan ini, kata dia, bisa dialihkan untuk angkutan perintis di daerah lain.<\/p>\n<p>Wacana subsidi tarif KRL Jabodetabek berdasarkan NIK juga ramai dibahasvdi sosial media. Salah satu akun Instagram dengan centang biru, @biasalahanakmuda, menentang keras recana tersebut.<\/p>\n<p>Unggahan perihal wacana tersebut pun telah dibagikan lebih dari 12 ribu kali. <br \/>Dalam unggahannya, akun itu menyebut, &#8220;Bukannya di-support, malah disegmentasi.&#8221; Akun itu pun mempertanyakan referensi wacana tersebut, pasalnya di beberapa negara justru menggratiskan transum.<\/p>\n<p>&#8220;Masalahnya di kapasitas, korbannya kelas menengah lagi,&#8221; sebut akun itu.<\/p>\n<p>Akun itu pun mempertanyakan, apakah pembuat kebijakan pernah menggunakan transum. Menurut akun itu, pengguna KRL dan transum telah membantu pemerintah untuk mengurangi beban kemacetan.<\/p>\n<p>&#8220;Catet ya. Mimpi kita adalah punya transum yang nyaman, aman, dan inklusif,&#8221; ujar @biasalahanakmuda.<\/p>\n<p>Pada akhir unggahannya, akun itu mengutip pernyataan Wali Kota Bogota, G Petro, &#8220;Kota yang baik bukan di mana orang miskin naik mobil, tapi di mana orang kaya naik transportasi umum.&#8221;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan menerapkan skema pemberian subsidi tarif&nbsp;KRL Jabodetabek dengan menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Peningkatan tarif KRL Jabodetabek berdasarkan NIK ini akan diberlakukan pada tahun 2025&nbsp;yang&nbsp;akan&nbsp;datang. Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan subsidi tarif KRL Jabodetabek berbasis NIK sudah ada sejak 2023. Adita mengeklaim PT Kereta Api Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":13795,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3902,3906,1081],"class_list":["post-13794","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-krl-jabodetabek","tag-nik","tag-tarif"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13794"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13794\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}