{"id":14120,"date":"2026-07-30T01:48:48","date_gmt":"2026-07-30T01:48:48","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14120"},"modified":"2026-07-30T01:48:48","modified_gmt":"2026-07-30T01:48:48","slug":"kelalaian-picu-kebakaran-besar-gulkarmat-dki-jakarta-diminta-masifkan-edukasi-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14120","title":{"rendered":"Kelalaian Picu Kebakaran Besar, Gulkarmat DKI Jakarta Diminta Masifkan Edukasi Warga"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sejumlah kebakaran besar yang terjadi di daerah padat penduduk di Jakarta disebabkan&nbsp;faktor yang dipicu kelalaian warga.<\/p>\n<p>Kelalaian ini seperti tidak sempurna saat memasang regulator tabung gas, membakar sampah di lingkungan tempat tinggal dan steker listrik menumpuk yang memicu arus pendek listrik (korsleting).<\/p>\n<p>Selain itu, kebakaran juga disebabkan penduduk yang lalai membuang puntung rokok sembarangan dan menaruh cairan zat kimia yang mudah terbakar sembarangan.<\/p>\n<p>Hal ini juga yang memicu kebakaran di RW 06 dan RW 12 Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan, pada 13 Agustus lalu.<\/p>\n<p>Menurut Gulkarmat DKI Jakarta, kebakaran yang melanda permukiman penduduk tersebut diduga terjadi karena arus pendek listrik yang menyambar ke kasur di salah satu rumah warga.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244974459\/tiga-lokasi-pengungsian-disiapkan-untuk-tampung-lebih-3000-korban-kebakaran-manggarai\">Baca: Tiga lokasi penampungan disiapkan untuk korban kebakaran Manggarai<\/a><\/p>\n<p>Api kemudian merambat dengan cepat ke kawasan sekitarnya. Kebakaran sudah berhasil dipadamkan seluruhnya pada hari yang sama.<\/p>\n<p>Berdasarkan data kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kebakaran tersebut berdampak kepada 1.172 Kepala Keluarga dan 3.332 jiwa di 21 RT yang berada di di dua RW.<\/p>\n<p>Atas kondisi ini Komisi A DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) lebih memasifkan sosialisasi faktor penyebab dan pemicu terjadinya kebakaran.<\/p>\n<p>Sosialisai terutama dilakukan kepada warga di wilayah rawan kebakaran serta padat penduduk.<\/p>\n<p>Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Israyani di Jakarta, Senin (19\/8\/2024), mengatakan sosialisasi diperlukan untuk meningkatkan kesadaran warga.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244527223\/kebakaran-di-gedung-lbh-jakarta-diawali-tiga-ledakan-di-lantai-2\">Baca: Tiga ledakan picu kebakaran di Gedung YLBHI<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Sekali lagi mengingatkan Dinas Gulkarmat agar lebih masif memberikan edukasi tidak sekedar sosialisasi pencegahan kebakaran. Tapi pemahaman sumber-sumber pemicu kebakaran,&#8221; ujar Israyani.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Menurut dia, edukasi harus difokuskan ke lingkungan masyarakat rawan kebakaran. Pemetaan daerah rawan kebakaran di Jakarta, juga harus jadi pedoman untuk menentukan strategi edukasi yang paling tepat.<\/p>\n<p>&ldquo;Edukasi penanganan kebakaran dini agar tidak cepat meluas. Tidak sekadar sosialisasi saja, tapi edukasi yang masif secara langsung dan didukung dengan alat peraga dan poster-poster untuk selalu mengingatkan masyarakat,&rdquo; kata Israyani.<\/p>\n<p>Dia juga mengimbau agar masyarakat waspada akan ancaman kebakaran dengan cara menghindari faktor pemicunya.<\/p>\n<p>&ldquo;Masyarakat juga harus mulai melakukan upaya-upaya untuk mencegah kebakaran di rumah masing-masing dari hal-hal kecil,&#8221; kata Israyani.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sejumlah kebakaran besar yang terjadi di daerah padat penduduk di Jakarta disebabkan&nbsp;faktor yang dipicu kelalaian warga. Kelalaian ini seperti tidak sempurna saat memasang regulator tabung gas, membakar sampah di lingkungan tempat tinggal dan steker listrik menumpuk yang memicu arus pendek listrik (korsleting). Selain itu, kebakaran juga disebabkan penduduk yang lalai membuang puntung rokok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14121,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,97],"class_list":["post-14120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kebakaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14120\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}