{"id":14171,"date":"2026-07-30T01:49:03","date_gmt":"2026-07-30T01:49:03","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14171"},"modified":"2026-07-30T01:49:03","modified_gmt":"2026-07-30T01:49:03","slug":"kurangi-sampah-kota-denpasar-akan-mewajibkan-warga-untuk-memilah-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14171","title":{"rendered":"Kurangi Sampah, Kota Denpasar Akan Mewajibkan Warga untuk Memilah Sampah"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar untuk mengurangi sampah. Salah satunya dengan memilah sampah.<\/p>\n<p>Pemilahan sampah ini harus dimulai dari tingkat rumah tangga dahulu. &#8220;Intinya, kami ingin mengedukasi masyarakat bagaimana seminimal mungkin mengeluarkan sampah dan kalau bisa sampah sudah terpilah dengan baik,&#8221; jelas Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara.<\/p>\n<p>Melansir Antaranews, mulai 1 Oktober nanti Pemkot Denpasar rencananya mewajibkan warganya untuk memilah sampah secara mandiri dengan jadwal pengangkutan yang akan ditentukan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244966053\/klhk-dana-lingkungan-berikan-angin-segar-bagi-pengelolaan-bank-sampah\">Baca: Dana lingkungan KLHK untuk pengelolaan bank sampah<\/a><\/p>\n<p> &#8220;Di TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle) sudah disiapkan pengaturannya terkait mana sampah yang sudah dipilah, mana yang sampah plastik, mana yang organik, dan mana yang akan menjadi residu,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p> Saat ini, lanjut Jaya Negara, dari 43 desa\/kelurahan di Kota Denpasar terdapat 23 TPS 3R yang dilengkapi mesin gibrig. Rencananya pada tahun 2025 mendatang akan ditambah enam unit mesin gibrig.<\/p>\n<p>Selanjutnya Jaya Negara menjelaskan sampah organik akan dicacah melalui mesin gibrig dan sampah plastik dapat bekerja sama bank sampah. Sedangkan residu akan diselesaikan dengan mesin insinerator.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244960905\/jumlah-rumah-warga-yang-memilah-sampah-di-jakarta-pusat-terus-meningkat\">Baca: Warga yang memilah sampah di Jakarta Pusat meningkat <\/a><\/p>\n<p> pihaknya juga bekerjasama dengan Komunitas Malu Dong untuk pembuatan lubang Teba Modern dalam pengelolaan sampah.<\/p>\n<p>Komunitas Malu Dong yang menggunakan sistem daring juga telah menyiapkan plastik mengangkut residu sampah yang sudah terkumpul.<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan dengan berbagai pola seperti ini, kami bisa mempercepat dalam penanganan sampah,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Selain itu memperbanyak kualitas yang bisa dikerjakan di hulu karena sampai saat ini di hilirnya dalam proses pembenahan. Harapannya di hilir juga bisa dikerjakan secara maksimal,&#8221; lanjutnya lagi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244909979\/dlh-dki-jakarta-bakal-realisasikan-pulau-sampah-pada-2027\">Baca: Pulau sampah akan segera direalisasikan pada tahun 2027<\/a><\/p>\n<p>Memang, dia mengakui sebenarnya pemerintah yang harus menyiapkan layanan maksimal dalam menangani dan mengelola sampah.<\/p>\n<p>&#8220;Tetapi tidak ada salahnya jika meminta dukungan masyarakat untuk mengedukasi dengan mulai pemilahan dari rumah masing-masing,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p> Dengan begitu, dia berharap setidaknya 30 persen dari sampah di Denpasar dapat diselesaikan. Produksi sampah di Denpasar rata-rata mencapai 800 ton per hari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar untuk mengurangi sampah. Salah satunya dengan memilah sampah. Pemilahan sampah ini harus dimulai dari tingkat rumah tangga dahulu. &#8220;Intinya, kami ingin mengedukasi masyarakat bagaimana seminimal mungkin mengeluarkan sampah dan kalau bisa sampah sudah terpilah dengan baik,&#8221; jelas Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Melansir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14172,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10,37,3968],"class_list":["post-14171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kota","tag-sampah","tag-warga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14171"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14171\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}