{"id":14360,"date":"2026-07-30T01:49:56","date_gmt":"2026-07-30T01:49:56","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14360"},"modified":"2026-07-30T01:49:56","modified_gmt":"2026-07-30T01:49:56","slug":"ykp-kontrasepsi-harus-jadi-bagian-integral-dari-pengaturan-kesehatan-reproduksi-yang-komprehensif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14360","title":{"rendered":"YKP: Kontrasepsi Harus Jadi Bagian Integral dari Pengaturan Kesehatan Reproduksi yang Komprehensif"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) memberikan sejumlah catatan terkait penyediaan alat kontrasepsi pada pelajar sebagaimana diatur Peraturan Pemerintah atau PP No. 28\/2024 sebagai aturan turunan UU Kesehatan No. 17\/2023.<\/p>\n<p>Dalam keterangan tertulisnya, YKP memberikan perhatian khusus pada pengaturan kesehatan reproduksi yang diatur dalam Pasal 96 hingga Pasal 130 dari PP ini dan mengeluarkan tanggapan serta rekomendasi terkait beberapa aspek penting.<\/p>\n<p>Dalam hal pengaturan alat kontrasepsi, YKP menilai bahwa alat kontrasepsi merupakan bagian integral dari pengaturan kesehatan reproduksi yang komprehensif, sebagaimana diatur dalam Pasal 96 hingga Pasal 130 PP No. 28 Tahun 2024.<\/p>\n<p>Upaya kesehatan reproduksi meliputi berbagai aspek, yaitu promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan\/atau paliatif, yang dilaksanakan secara menyeluruh&nbsp;dan terpadu sesuai dengan siklus hidup manusia.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami menilai bahwa kontrasepsi merupakan bagian integral dari layanan kesehatan yang harus diberikan berdasarkan kebutuhan individu setelah mempertimbangkan pilihan-pilihan terbaik melalui upaya kesehatan yang komprehensif,&ldquo; kata Nanda Dwinta, Direktur Eksekutif YKP.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/244950947\/soal-alat-kontrasepsi-untuk-pelajar-pimpinan-komisi-x-sebut-harus-disertai-pendidikan-seks-yang-komprehensif\">Soal Alat Kontrasepsi untuk Pelajar, Pimpinan Komisi X Sebut Harus Disertai Pendidikan Seks yang Komprehensif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Upaya kesehatan komprehensif itu, lanjutnya, mulai dari preventif hingga rehabilitatif, dan\/atau paliatif (pendekatan yang meningkatkan kualitas hidup pasien)<\/p>\n<p>&ldquo;Kontrasepsi harus diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan pilihan terbaik bagi individu melalui upaya kesehatan yang menyeluruh,&ldquo; tandasnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Pelayanan kontrasepsi merupakan bagian dari rangkaian layanan kesehatan reproduksi yang lebih luas dan harus terintegrasi dengan upaya kesehatan lainnya untuk memastikan pendekatan yang menyeluruh dan efektif.&ldquo; imbuhnya.<\/p>\n<p>Nanda menambahkan, YKP menekankan pentingnya pemenuhan kesehatan reproduksi sesuai&nbsp;dengan siklus hidup manusia dan kebutuhannya, termasuk bagi mereka yang berada pada usia sekolah dan remaja termasuk bagi remaja yang mengalami perkawinan anak.<\/p>\n<p>Pelayanan kontrasepsi bagi usia sekolah dan remaja, sebagaimana diatur dalam Pasal 103 (4.e), ujarnya, adalah upaya preventif penting untuk mengurangi risiko kehamilan yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p>Pelayanan kontrasepsi juga untuk mencegah infeksi menular seksual, serta perkawinan anak dan kematian ibu serta bayi akibat risiko reproduksi usia dini.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/244946829\/pemerintah-berencana-sediakan-alat-kontrasepsi-bagi-remaja-apa-dampak-kesehatannya\"> Pemerintah Berencana Sediakan Alat Kontrasepsi bagi Remaja, Apa Dampak Kesehatannya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pelayanan&nbsp;kontrasepsi harus terintegrasi dengan layanan kesehatan reproduksi lainnya untuk memastikan pendekatan yang menyeluruh dan efektif.<\/p>\n<p>YKP menekankan secara khusus pada pelayanan kontrasepsi bagi usia sekolah dan remaja harus melalui proses edukasi yang matang dan konprehensif dengan menggunakan pendekatan dan perspektif anak usia sekolah dan remaja.<\/p>\n<p>Selain itu, pelayanan kontrasepsi juga harus dibersamai dengan persetujuan (atau pendampingan) walinya, baik dari orang tua atau orang dewasa lain yang<br \/>bertanggung jawab atas hidup dan diri anak\/remaja tersebut.<\/p>\n<p>Pelayanan kontrasepsi pada anak (remaja) tidak dapat dimaknai sebagai layanan yang serta merta dilakukan tanpa prosedur ketat yang mempertimbangkan risiko, konsekuensi dan bukan layanan pembenaran atas perilaku seksual beresiko pada anak usia sekolah dan remaja<\/p>\n<p>Demi terpenuhinya hak kesehatan reproduksi pada usia anak dan remaja, YKP menekankan dengan sungguh-sungguh kepada pemerintah untuk memastikan penerapan\/implementasi pendidikan kesehatan reproduksi pada anak\/remaja secara masif, terintegrasi, dan terpantau telah benar-benar terlaksana.<\/p>\n<p>Pendidikan kesehatan reproduksi ini, ujarnya, harus dilakukan pada seluruh sistem pendidikan di Indonesia, terutama pada pendidikan formal dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) memberikan sejumlah catatan terkait penyediaan alat kontrasepsi pada pelajar sebagaimana diatur Peraturan Pemerintah atau PP No. 28\/2024 sebagai aturan turunan UU Kesehatan No. 17\/2023. Dalam keterangan tertulisnya, YKP memberikan perhatian khusus pada pengaturan kesehatan reproduksi yang diatur dalam Pasal 96 hingga Pasal 130 dari PP ini dan mengeluarkan tanggapan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14361,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4024,2144],"class_list":["post-14360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kesehatan-reproduksi","tag-kontrasepsi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14360"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14360\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}