{"id":14430,"date":"2026-07-30T01:50:23","date_gmt":"2026-07-30T01:50:23","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14430"},"modified":"2026-07-30T01:50:23","modified_gmt":"2026-07-30T01:50:23","slug":"kekeringan-mulai-melanda-yogyakarta-status-kini-siaga-darurat-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14430","title":{"rendered":"Kekeringan Mulai Melanda Yogyakarta, Status Kini Siaga Darurat Bencana"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Kekeringan akibat musim kemarau tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Termasuk wilayah Yogyakarta. Status siaga darurat bencana kekeringan diberlakukan sejak 1 Agustus lalu.<\/p>\n<p>Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan sejak 1 Agustus hingga 31 Agustus 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY sudah ke luar untuk 1 Agustus sampai dengan tanggal 31 Agustus, waktunya sebulan,&#8221; ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Noviar Rahmad.<\/p>\n<p>Melansir Antaranews, Noviar menjelaskan &nbsp;surat Keputusan Gubernur&nbsp;Nomor 286\/KEP\/2024 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di DIY dapat diperpanjang jika kekeringan masih berlanjut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244912404\/bmkg-sejumlah-wilayah-di-aceh-berpotensi-kekeringan-hingga-september\">Baca: Sebagian wilayah Aceh berpotensi kekeringan hingga September<\/a><\/p>\n<p>Penetapan status ini, lanjut Noviar menyusul adanya tiga kabupaten di wilayah ini yakni Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman yang telah berstatus siaga darurat hidrometeorologi.<\/p>\n<p>&#8220;Provinsi bisa melakukan penetapan siaga darurat apabila lebih dari satu kabupaten sudah menetapkan. Sementara yang di kabupaten\/kota ini sudah tiga,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p> Status siaga darurat ini sangat berarti bagi BPBD DIY untuk merealisasikan rencana operasi modifikasi cuaca di wilayah ini.<\/p>\n<p> Rencananya program hujan buatan itu bakal melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).<\/p>\n<p>Selain itu BPBD DIY dapat membantu kebutuhan dropping air bersih ke masyarakat kabupaten\/kota yang membutuhkan.<\/p>\n<p>&#8220;Dasarnya SK itu. Tapi anggarannya kami mintakan melalui dana siap pakai yang ada di BNPB pusat,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244900940\/tiga-bulan-tak-diguyur-hujan-sejumlah-wilayah-di-jatim-ntt-dan-ntb-alami-kekeringan\">Baca: Wilayah Jatim, NTB dan NTT berpotensi kekeringan<\/a><\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY, Edhy Hartana mengimbau masyarakat di DIY mulai berhemat menggunakan air sehingga tidak sekadar bergantung pada bantuan pemerintah.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengimbau kepada warga yang khususnya terdampak kekeringan, berhematlah menggunakan air. Setelah digunakan air bisa disalurkan ke tanaman jadi jangan terbuang-buang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas memprediksi puncak musim kemarau 2024 di DIY antara Juli hingga Agustus 2024.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Musim kemarau akan berakhir pada September 2024 dasarian pertama yang dimulai Kabupaten Kulon Progo bagian utara. <\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Kekeringan akibat musim kemarau tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Termasuk wilayah Yogyakarta. Status siaga darurat bencana kekeringan diberlakukan sejak 1 Agustus lalu. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan sejak 1 Agustus hingga 31 Agustus 2024. &#8220;Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY sudah ke luar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14431,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1158,210,49],"class_list":["post-14430","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bencana","tag-kekeringan","tag-kemarau"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14430"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14430\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14431"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}