{"id":14570,"date":"2026-07-30T01:51:00","date_gmt":"2026-07-30T01:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14570"},"modified":"2026-07-30T01:51:00","modified_gmt":"2026-07-30T01:51:00","slug":"atasi-krisis-air-di-bali-yayasan-idep-dan-pnb-bali-perbanyak-sumur-pemanenan-air-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14570","title":{"rendered":"Atasi Krisis Air di Bali: Yayasan Idep dan PNB Bali Perbanyak Sumur Pemanenan Air Hujan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Tantangan utama yang dihadapi Bali saat ini adalah ancaman krisis air yang dipengaruhi perubahan iklim dan masifnya pertumbuhan pariwisata terutama di bagian selatan Bali.<\/p>\n<p>Pertumbuhan pariwisata yang pesat di Bali mengakibatkan terus meningkatnya konsumsi air sehingga mempengaruhi kuantitas dan kualitas air tanah. Dalam jangka panjang hal ini bisa memicu krisis air.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Organisasi lingkungan nonprofit Yayasan Idep Selaras Alam, dari laporan Walhi Bali, penggunaan air tanah di Bali melebihi kapasitas siklus hidrologi dan intrusi air laut yang terjadi di sejumlah tempat wisata.<\/p>\n<p>Muka air tanah Bali&nbsp;juga mengalami penurunan di Cekungan Air Tanah Denpasar-Tabanan tercatat sebesar 1,4 hingga 29,2 meter dalam kurun waktu 1985-2004.<\/p>\n<p>Karena itu Yayasan Idep bersama Politeknik Negeri Bali (PNB) terus membangun sumur pemanenan air hujan (<em>rain water harvesting<\/em>).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/244600368\/mengenal-subak-tata-kelola-air-berkelanjutan-di-bali\">Baca: Mengenal subak, tata kelola air secara berkelanjutan di Bali<\/a><\/p>\n<p>Dilansir Antaranews.com, sejak tahun 2018, setidaknya 91 sumur pemanenan air hujan telah dibangun untuk mendukung konservasi sumber daya air di Pulau Dewata.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami berupaya membangun di daerah imbuhan (resapan) utama supaya cadangan air tanah Bali terus bertambah,&rdquo; kata Direktur Eksekutif Yayasan Idep Selaras Alam Muchamad Awal di sela diskusi terkait isu air di Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (30\/7\/2024).<\/p>\n<p>Pembangunan sumur yang menampung air hujan itu dilakukan di wilayah imbuhan utama yang terletak di wilayah tengah Bali atau bagian hulu di antaranya Kabupaten Bangli, Karangasem, Tabanan dan Buleleng.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, satu unit instalasi itu diperkirakan menelan biaya Rp36 juta dengan kedalaman misalnya hingga 32 hingga 50 meter yang menyesuaikan kondisi daerah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244897121\/dki-jakarta-terancam-krisis-air-bersih-kebutuhan-terus-meningkat-tak-sebanding-dengan-pasokan\">Baca: Jakarta juga terancam krisis air<\/a><\/p>\n<p>Di atas sumur itu terlebih dahulu dibangun bak penampungan misalnya berukuran sekitar 2&#215;4 meter dan tinggi sekitar 1,2 meter serta dilengkapi saringan untuk menghindari kontaminasi kandungan zat lain.<\/p>\n<p>Kemudian air hujan yang tertampung di bak, dialirkan ke sumur pemanenan dengan menggunakan pipa.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Dari 91 sumur air hujan itu, sebanyak 24 di antaranya dibangun oleh PNB dan ditargetkan dapat membangun 136 sumur pemanenan air hujan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Guru Besar Ergonomi PNB Prof Dr Lilik Sudiajeng dalam kesempatan yang sama menjelaskan sumur pemanenan air hujan berbeda dengan sumur resapan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244602493\/krisis-air-separuh-populasi-dunia-terancam-kekurangan-air\">Baca: Separuh populasi dunia terancam krisis air<\/a><\/p>\n<p>Sumur resapan, kata dia, menampung semua air termasuk air buangan sehingga perlu difilter lebih ketat.<\/p>\n<p>Selain di daerah imbuhan, lanjut dia, sumur panen air hujan itu dibangun di tempat publik untuk sekaligus edukasi masyarakat di antaranya di halaman sekolah, balai banjar (dusun\/desa), hingga gelanggang olahraga.<\/p>\n<p>Ia menambahkan salah satu sumur pemanenan air hujan yang dibangun di daerah hulu di Desa Munduk, Kabupaten Buleleng dapat menghasilkan air resapan dengan kapasitas 41 meter kubik per jam.<\/p>\n<p>Nantinya air hujan di dalam sumur itu akan meresap dan mengalir ke wilayah yang lebih rendah sebagai cadangan baru air tanah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Tantangan utama yang dihadapi Bali saat ini adalah ancaman krisis air yang dipengaruhi perubahan iklim dan masifnya pertumbuhan pariwisata terutama di bagian selatan Bali. Pertumbuhan pariwisata yang pesat di Bali mengakibatkan terus meningkatnya konsumsi air sehingga mempengaruhi kuantitas dan kualitas air tanah. Dalam jangka panjang hal ini bisa memicu krisis air. Berdasarkan data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14571,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[496,354],"class_list":["post-14570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bali","tag-krisis-air"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14570"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14570\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}