{"id":14610,"date":"2026-07-30T01:51:20","date_gmt":"2026-07-30T01:51:20","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14610"},"modified":"2026-07-30T01:51:20","modified_gmt":"2026-07-30T01:51:20","slug":"operator-jaklingko-mikrotrans-berunjukrasa-memprotes-skema-penghitungan-upah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14610","title":{"rendered":"Operator Jaklingko Mikrotrans Berunjukrasa, Memprotes Skema Penghitungan Upah"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Operator Jaklingko Mikrotrans dan mantan pengemudi mikrolet se-DKI Jakarta menggelar unjukrasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30\/7\/2024) pagi.<\/p>\n<p>Dalam unjukrasa itu, para operator Jaklingko menyinggung soal pimpinan Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dianggap tidak adil terhadapnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Hari ini kami ada di sini karena ketidakmampuan pimpinan Transjakarta dan Dishub yang semena-mena dan tidak adil,&rdquo; demikian aspirasi yang tertulis dalam salah satu spanduk tuntutan yang digantung di pagar besi barikade polisi di depan Balai Kota, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Dilansir Kompas.com, ratusan operator Jaklingko Mikrotrans dan mantan pengemudi mikrolet se-DKI Jakarta memadati depan kantor Balai Kota.<\/p>\n<p>Peserta aksi itu umumnya mengenakan seragam biru khas Jaklingko. Mereka terlihat membawa sejumlah bendera kecil dari sejumlah perkumpulan operator Jaklingko Mikrotrans.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/24593464\/metamorfosa-jakarta-lewat-penataan-transportasi-publik\">Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik<\/a><\/p>\n<p>Beberapa operator Jaklingko Mikrotrans di antaranya adalah Kopamilet Jaya, Kolamas Jaya, Purimas Jaya, Komika Jaya, Komilet Jaya, dan Kojang Jaya.<\/p>\n<p>Sebagian besar massa pengunjukrasa duduk-duduk di dekat taman yang berada di tengah Jalan Medan Merdeka Selatan. Adapun sisanya berdiri di dekat mobil orasi yang terparkir persis di depan Balai Kota.<\/p>\n<p>Imbas demonstrasi itu, lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di depan Balai Kota DKI Jakarta, macet dan tidak dapat dilalui kendaraan.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, Mikrotrans menjadi salah satu varian armada Transjakarta yang ditransformasi Pemprov DKI Jakarta agar terkoneksi dengan transportasi publik lainnya sejak 2018.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, massa aksi menuntut agar mereka dapat bertemu langsung dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menyuarakan kegelisahannya, salah satunya soal upah.<\/p>\n<p>&ldquo;Gaji belum turun, bagaimana kita kerja bisa semangat,&rdquo; ujar salah satu orator dari mobil komando.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244080664\/pt-transjakarta-hapus-rute-7e-kampung-rambutan-ragunan-ini-penjelasannya\">Baca: TransJakarta hapus rute Kampung Rambutan-Ragunan<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sementara itu, perwakilan dari Komilet Jaya, Jhon Kenedy mengatakan, salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa yakni mengenai soal upah yang diterima para operator.<\/p>\n<p>Pasalnya, upah para operator tergantung pada perjalanan mengangkut penumpang atau target kilometer. Namun, kemacetan di Jakarta membuat target ini sering tidak tercapai.<\/p>\n<p>Dengan demikian, Jhon mengatakan, para massa aksi ini menuntut Pemprov DKI Jakarta membenahi mekanisme upah mereka.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita menyampaikan pada hari ini adalah yang paling urgent, kenapa sampai hari ini transportasi masih macet, ini adalah sebuah kelalaian dari Pemda yang langsung mengurus soal transportasi,&#8221; kata Jhon di lokasi.<\/p>\n<p>Menurut Jhon, kemacetan di Jakarta yang tidak terselesaikan hingga kini merupakan kelalaian dari pemerintah. Padahal, Jakarta macet atau tidak, semua sopir atau operator Jaklingko Mikrotrans ditargetkan untuk bisa mencapai 100 kilometer setiap harinya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/243769850\/penumpang-transjakarta-ditargetkan-naik-menjadi-340-juta-penumpang-pada-2024\">Baca: Penumpang TransJakarta ditargetkan naik jadi 0 juta orang pada 2024<\/a><\/p>\n<p>Sementara target kilometer itu disebut tidak pernah tercapai yang berdampak pada gaji mereka yang tidak penuh bahkan di bawah upah minimun provinsi (UMP) Jakarta, yaitu di kisaran Rp 4,6 juta.<\/p>\n<p>&ldquo;Terkait upah kita, saat ini upah kita sangat jauh di bawah yang layak. Dan, keterlambatan juga sering dialami. Juga, kebutuhan (sehari-hari) sangat mendesak,&rdquo; ucap Jhon.<\/p>\n<p>Unjukrasa ini dijadwalkan akan berlangsung mulai dari 08.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB.<\/p>\n<p>Sementara, Polres Jakarta Pusat mengerahkan 969 personel untuk mengawal jalannya aksi. Tim gabungan dari TNI dan Polri ini akan berjaga di sekitar Balai Kota DKI Jakarta.<\/p>\n<p>&ldquo;(Dikerahkan) 969 personel. Jalan Medan Merdeka Selatan akan dialihkan apabila skala massa unjuk rasa meningkat,&rdquo; ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi pada Selasa (30\/7\/2024) pagi.<\/p>\n<p>Sumber:Kompas.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Operator Jaklingko Mikrotrans dan mantan pengemudi mikrolet se-DKI Jakarta menggelar unjukrasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30\/7\/2024) pagi. Dalam unjukrasa itu, para operator Jaklingko menyinggung soal pimpinan Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dianggap tidak adil terhadapnya. &ldquo;Hari ini kami ada di sini karena ketidakmampuan pimpinan Transjakarta dan Dishub [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14611,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[533,3907,4092],"class_list":["post-14610","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-dki-jakarta","tag-jaklingko","tag-unjukrasa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14610","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14610"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14610\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14611"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}