{"id":14726,"date":"2026-07-30T01:51:57","date_gmt":"2026-07-30T01:51:57","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14726"},"modified":"2026-07-30T01:51:57","modified_gmt":"2026-07-30T01:51:57","slug":"gara-gara-panas-ekstrem-hampir-setengah-juta-orang-meninggal-per-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14726","title":{"rendered":"Gara-gara Panas Ekstrem, Hampir Setengah Juta Orang Meninggal Per Tahun"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Kamis (25\/7\/2024), menyoroti bahaya panas ekstrem&nbsp;yang semakin meningkat bagi dunia.<\/p>\n<p> &#8220;Panas ekstrem&nbsp;diperkirakan membunuh hampir setengah juta orang per tahun, sekitar 30 kali lebih banyak dari pada siklon tropis,&#8221; kata Guterres kepada wartawan.<\/p>\n<p> &#8220;Kita tahu apa yang mendorongnya &#8212; perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia dan bahan bakar fosil. Dan kita tahu itu akan menjadi lebih buruk,&#8221; katanya lagi.<\/p>\n<p> Panas ekstrem adalah &#8220;ketidaknormalan baru, tetapi kabar baiknya adalah kita dapat menyelamatkan nyawa dan membatasi dampaknya,&#8221; &nbsp;lanjutnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/244852761\/gelombang-panas-ekstrem-landa-jepang-enam-orang-tewas-dan-ribuan-orang-dilarikan-ke-rumah-sakit\">Baca: Suhu panas di Jepang, 6 orang tewas <\/a><\/p>\n<p>Guterres menekankan bahwa panas ekstrem semakin menghancurkan ekonomi, memperlebar kesenjangan, melemahkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) PBB dan membunuh korban.<\/p>\n<p> Karena itu, Sekjen PBB tersebut mengatakan bahwa dia meluncurkan tuntutan global dengan empat area fokus &ndash; merawat yang paling rentan, meningkatkan perlindungan bagi pekerja, meningkatkan ketahanan ekonomi dan masyarakat dengan menggunakan data dan sains.<\/p>\n<p> Guterres menegaskan bahwa poin utamanya yaitu fokus komunitas internasional sekarang adalah dampak panas ekstrem.<\/p>\n<p> &#8220;Namun, jangan lupa bahwa masih banyak lagi gejala krisis iklim yang menghancurkan: Badai yang semakin dahsyat, banjir, kekeringan, kebakaran hutan, naiknya permukaan air laut &#8212; dan masih banyak lagi,&#8221; kata Guterres.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/244680912\/suhu-udara-hampir-capai-50-derajat-celcius-india-dan-pakistan-tutup-sekolah\">Baca: Suhu di India hampir capai 50 derajat celsius<\/a><\/p>\n<p>Untuk mengatasi gejala-gejala tersebut, dia&nbsp;menegaskan&nbsp;penggunaan&nbsp;bahan&nbsp;bakar&nbsp;fosil&nbsp;harus&nbsp;segera&nbsp;dievaluasi.<\/p>\n<p>&#8220;Kita perlu melawan penyakit. Penyakit itu adalah kegilaan yang membakar satu-satunya rumah kita. Penyakit itu adalah kecanduan bahan bakar fosil. Penyakit itu adalah tidak adanya tindakan untuk mengatasi perubahan iklim.&#8221;&nbsp;ujarnya<\/p>\n<p> Dia mengatakan G20 harus mengalihkan subsidi bahan bakar fosil ke energi terbarukan dan mendukung negara-negara dan masyarakat yang rentan.<\/p>\n<p> &#8220;Pesannya jelas: Panas sedang terjadi. Panas ekstrem berdampak ekstrem pada manusia dan planet ini. Dunia harus bangkit menghadapi tantangan kenaikan suhu,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p> Sumber: Anadolu<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Kamis (25\/7\/2024), menyoroti bahaya panas ekstrem&nbsp;yang semakin meningkat bagi dunia. &#8220;Panas ekstrem&nbsp;diperkirakan membunuh hampir setengah juta orang per tahun, sekitar 30 kali lebih banyak dari pada siklon tropis,&#8221; kata Guterres kepada wartawan. &#8220;Kita tahu apa yang mendorongnya &#8212; perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia dan bahan bakar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14727,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[269,526,2932],"class_list":["post-14726","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-panas-ekstrem","tag-pbb","tag-tewas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14726"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14726\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}