{"id":14860,"date":"2026-07-30T01:52:53","date_gmt":"2026-07-30T01:52:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14860"},"modified":"2026-07-30T01:52:53","modified_gmt":"2026-07-30T01:52:53","slug":"kualitas-udara-buruk-kota-jakarta-masuk-salah-satu-kota-terpolusi-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14860","title":{"rendered":"Kualitas Udara Buruk, Kota Jakarta Masuk Salah Satu Kota Terpolusi di Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kualitas udara di DKI Jakarta kembali memburuk dan masuk kategori tidak sehat dengan indeks kualitas udara (AQI) di angka 155, pada Sabtu (20\/7\/2024) pagi.<\/p>\n<p>Dengan kondisi udara seperti ini, DKI Jakarta menempati urutan ketujuh kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.<\/p>\n<p>Pada hari dan jam yang sama, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia ditempati Lahore (Pakistan) pada angka 188, disusul Kampala (Uganda) di angka 179, dan Kota Medan (Indonesia) 167.<\/p>\n<p>Menurut situs pemantau kualitas udara IQAir yang dipantau di Jakarta, Sabtu (20\/7\/2024) pukul 05.00 WIB, kualitas udara di Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan partikel halus PM2,5 berada di angka 61 mikrongram per meter kubik.<\/p>\n<p>Situs yang sama mencatat bahwa konsentrasi PM 2.5 di Jakarta saat ini setara 12,2 kali nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244039321\/jakarta-tambah-stasiun-pemantau-kualitas-udara-akankah-efektif-jika-tak-dibarengi-pembatasan-kendaraan-bermotor\">Jakarta Tambah Stasiun Pemantau Kualitas Udara, Akankah Efektif Jika Tak Dibarengi Pembatasan Kendaraan Bermotor?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan agar mengenakan masker, karena kualitas udara yang kembali memburuk.<\/p>\n<p>Sementara itu, situs resmi milik Pemprov DKI yaitu udara.jakarta.go.id menunjukkan bahwa rerata kualitas udara di daerah itu pada Sabtu masuk kategori sedang.<\/p>\n<p>Dari 31 titik stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) hanya terdapat satu titik yang masuk tidak sehat yaitu di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan angka 101.<\/p>\n<p>Kepala DLH DKI Asep Kuswanto mengatakan bahwa alat yang digunakan untuk memantau kualitas udara telah teruji dan sudah masuk Standar Nasional Indonesia (SNI)<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244836117\/mampukah-dewan-aglomerasi-atasi-kemacetan-polusi-udara-dan-banjir-di-jakarta\">Mampukah Dewan Aglomerasi Atasi Kemacetan, Polusi Udara dan Banjir di Jakarta?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Seperti SNI 9178:2023 yang merupakan standar uji kinerja alat pemantauan kualitas udara yang menggunakan sensor berbiaya rendah.<\/p>\n<p>Standar ini, lanjut Asep, memastikan bahwa alat pemantau kualitas udara memenuhi kriteria yang diperlukan untuk menghasilkan data yang akurat dan konsisten.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI&nbsp;Jakarta untuk menangani polusi udara.<\/p>\n<p>Namun, upaya ini dinilai tidak akan efektif jika akar masalah yakni jumlah kendaraan bermotor dan penggunaan batubara tidak dibatasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kualitas udara di DKI Jakarta kembali memburuk dan masuk kategori tidak sehat dengan indeks kualitas udara (AQI) di angka 155, pada Sabtu (20\/7\/2024) pagi. Dengan kondisi udara seperti ini, DKI Jakarta menempati urutan ketujuh kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Pada hari dan jam yang sama, kota dengan kualitas udara terburuk di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14861,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,403],"class_list":["post-14860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kualitas-udara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14860"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14860\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}