{"id":1488,"date":"2026-07-30T00:27:02","date_gmt":"2026-07-30T00:27:02","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1488"},"modified":"2026-07-30T00:27:02","modified_gmt":"2026-07-30T00:27:02","slug":"1620-kepala-keluarga-korban-banjir-di-aceh-utara-masih-menunggu-selesainya-pembangunan-hunian-tetap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1488","title":{"rendered":"1620 Kepala Keluarga Korban Banjir di Aceh Utara Masih Menunggu Selesainya Pembangunan Hunian Tetap"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Lima bulan pasca banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera, ribuan korban masih menunggu mendapatkan hunian tetap sebagai pengganti rumah mereka yang rusak diterjang banjir.<\/p>\n<p>Dilansir Antaranews.com, ribuan korban banjir Sumatera di Aceh Utara masih menunggu selesainya pembangunan hunian tetap (huntap).<\/p>\n<p>Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli mengatakan, sebanyak 1.620 kepala keluarga (KK) penyintas banjir bandang dan tanah longsor yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara menerima dana tunggu hunian (DTH).<\/p>\n<p>&ldquo;Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil hari ini telah menyerahkan DTH secara simbolis kepada penyintas banjir dan selanjutnya proses pencairan dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima manfaat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI),&rdquo; katanya, Kamis (30\/4\/2026).<\/p>\n<p>Menurut dia, penyintas banjir yang menerima DTH tersebut tersebar di Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Bandar Baro, Dewantara, Langkahan, Meurah Mulia, Muara Batu, Nibong, Nisam, Sawang, Seuneddon, Syamtalira Aron, Tanah Jambo Aye, dan Tanah Luas.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/247367409\/mualem-aceh-butuh-dukungan-pemerintah-pusat-untuk-pemulihan-dampak-banjir-sumatera\">Baca: Aceh Butuh Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pemulihan Dampak Banjir Sumatera<\/a><\/p>\n<p>Ia menyebutkan total anggaran yang dialokasikan untuk penyaluran DTH bagi penyintas banjir di 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara tersebut sebesar Rp2,9 miliar.<\/p>\n<p>Adapun masing-masing kepala keluarga menerima Rp1,8 juta untuk alokasi tiga bulan atau sebesar Rp600 ribu per bulan.<\/p>\n<p>Sementara untuk kecamatan lainnya masih dalam proses usulan dan akan diberikan pada tahap selanjutnya.<\/p>\n<p>Muntasir menambahkan, pemerintah membuka dua opsi kepada penyintas bencana banjir saat dilakukan pendataan pascabencana, yakni tinggal di hunian sementara (huntara) atau tinggal di tempat sewa dengan diberikan DTH sebesar Rp600 ribu per bulan.<\/p>\n<p>Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025 mengakibatkan 696 gampong\/desa di 25 kecamatan terdampak bencana tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/247011793\/sebanyak-22-desa-lenyap-karena-diterjang-banjir-sumatera\">Baca: 22 Desa Lenyap Karena Diterjang Banjir Sumatera<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Lima bulan pasca banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera, ribuan korban masih menunggu mendapatkan hunian tetap sebagai pengganti rumah mereka yang rusak diterjang banjir. Dilansir Antaranews.com, ribuan korban banjir Sumatera di Aceh Utara masih menunggu selesainya pembangunan hunian tetap (huntap). Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli mengatakan, sebanyak 1.620 kepala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[642,290,643],"class_list":["post-1488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-aceh-utara","tag-banjir-sumatera","tag-hunian-tetap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}