{"id":14880,"date":"2026-07-30T01:52:58","date_gmt":"2026-07-30T01:52:58","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14880"},"modified":"2026-07-30T01:52:58","modified_gmt":"2026-07-30T01:52:58","slug":"aliran-sungai-lontar-ditutupi-sampah-warga-serang-ngadu-ke-bupati-hingga-wapres","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14880","title":{"rendered":"Aliran Sungai Lontar Ditutupi Sampah, Warga Serang &#8220;Ngadu&#8221; ke Bupati hingga Wapres"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Warga Kampung Kebalikan, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, mengeluhkan tumpukan sampah yang menutupi aliran Sungai Lontar yang membelah desa mereka.<\/p>\n<p>Sampah rumah tangga yang menumpuk di Sungai Lontar ini sudah belasan tahun dibiarkan sehingga menimbulkan pendangkalan dan memicu banjir saat musim hujan.<\/p>\n<p>Tak hanya dampak lingkungan, sampah yang menutupi sungai sejauh sekitar 500 meter itu juga memicu berbagai jenis penyakit menular, seperti demam berdarah dangue, gatal-gatal dan lainnya.<\/p>\n<p>Ketua RT 013 Desa Lontar, Jenab mengatakan, permasalahan sampah tersebut sudah beberapa kali diajukan kepada pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten.<\/p>\n<p>Bahkan, bantuan untuk membersihkan sampah telah dilaporkan dan diketahui oleh Wakil Presiden Ma&#8217;ruf Amin.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244872634\/tumpukan-sampah-di-sungai-citarum-terangkat-semua-warga-diimbau-tak-lagi-buang-sampah-ke-sungai\">Baca: Tumpukan sampah sumbat aliran sungai Citarum<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Pak Ma&#8217;ruf Amin sering ke sini (tahu ada tumpukan sampah), karena sering main ke pantai. Bupati juga udah tahu,&#8221; kata Jenab, warga Desa Lontar, Selasa (16\/7\/2024) seperti dikutip Kompas.com.<\/p>\n<p>Meski telah diketahui oleh Wapres, persoalan sampah di Sungai Lontar tak kunjung tertangani. Hingga saat ini, sampah dibiarkan menumpuk dan menyumbat aliran Sungai Lontar.<\/p>\n<p>&#8220;Udah lama (Maruf Amin tahu) ke sini berapa kali. Soalnya kan pas pulang ke Tanara (Rumah Ma&#8217;ruf Amin) dia mah selalu mampir ke sini, ke pantai mau senam pagi katanya,&#8221; imbuh Jenab.<\/p>\n<p>Camat Tirtayasa, Yayat Wahyu Hidayat membenarkan bahwa permasalahan sampah di Sungai Lontar sudah sampai ke telinga Maruf Amin.<\/p>\n<p>Bahkan, Pemkab Serang telah mengajukan proposal untuk melakukan normalisasi Sungai Lontar yang dipenuhi sampah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243045391\/buntut-aksi-pandawara-di-pantai-cibutun-loji-sukabumi-polres-sukabumi-tergerak-selidiki-pembuang-sampah\">Baca: Aksi Pandawara angkat tumpukan sampah sumbat aliran sungai<\/a><\/p>\n<p>Proposal itu, kata Wahyu, telah diterima Wapres&nbsp;Maruf Amin saat berkunjung ke Desa Lontar beberapa tahun lalu.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Saat ada kunjungan Pak Ma&#8217;ruf Amin ke Lontar saya malam-malam langsung membuat proposal.&#8221; &#8220;Saya juga sudah langsung ngomong ke Pak Wapres dan Pak Wakil manggil sekretarisnya, katanya tolong dicatat,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Wahyu mengatakan, sebelum meminta bantuan kepada Wapres, pihak desa telah mengajukan anggaran ke Pemkab Serang untuk menuntaskan persoalan sampah tersebut. <\/p>\n<p>Namun, Pemkab Serang hingga Pemprov Banten tidak sanggup dengan alasan anggaran tidak ada atau minim. &#8220;Sehingga kita usulkan ke pusat, ke Kementerian,&#8221; kata Wahyu.<\/p>\n<p>Kebiasaan membuang sampah secara sembarangan juga terjadi di sejumlah daerah lainnya. Untuk mengatasi halvini, pemerintah perlu melakukan edukasi selain juga merumuskan kebijakan untuk mengurangi sampah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Warga Kampung Kebalikan, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, mengeluhkan tumpukan sampah yang menutupi aliran Sungai Lontar yang membelah desa mereka. Sampah rumah tangga yang menumpuk di Sungai Lontar ini sudah belasan tahun dibiarkan sehingga menimbulkan pendangkalan dan memicu banjir saat musim hujan. Tak hanya dampak lingkungan, sampah yang menutupi sungai sejauh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14881,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,618,37],"class_list":["post-14880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-banten","tag-sampah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14880"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14880\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}