{"id":14994,"date":"2026-07-30T01:53:33","date_gmt":"2026-07-30T01:53:33","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14994"},"modified":"2026-07-30T01:53:33","modified_gmt":"2026-07-30T01:53:33","slug":"hujan-deras-akibatkan-banjir-di-gorontalo-utara-ketinggian-air-ada-yang-mencapai-2-meter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=14994","title":{"rendered":"Hujan Deras Akibatkan Banjir di Gorontalo Utara, Ketinggian Air Ada yang Mencapai 2 Meter"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Banjir di wilayah Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, merendam pemukiman dan perkebunan milik warga sejak Sabtu (13\/7\/2024).<\/p>\n<p>Kepala Desa Limbato, Udin Lauposo&nbsp;mengatakan,&nbsp;banjir terjadi mulai pukul 15.00 WITA pada Sabtu kemarin akibat luapan Sungai Limbato karena curah hujan tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Pemukiman dan kebun milik warga terendam dengan ketinggian air ada yang mencapai dua meter,&#8221; katanya di Gorontalo, Minggu (14\/7\/2024)&nbsp;seperti&nbsp;dikutip&nbsp;Antaranews.com.<\/p>\n<p>Saat ini, kata dia, banjir mulai surut namun warga diminta tetap waspada, karena cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruh kepala dusun masih bergerak mendata jumlah warga terdampak, rumah terendam dan kerugian yang ditimbulkan. Kami segera melaporkan kondisi ini ke pemerintah kecamatan dan kabupaten setelah data terkumpul,&#8221; kata Udin Lauposo.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244861214\/penjelasan-pakar-soal-apa-yang-akan-terjadi-saat-la-nina-melanda-sebagian-besar-wilayah-indonesia\">Penjelasan Pakar Soal Apa yang Akan Terjadi Saat La Nina Melanda Sebagian Besar Wilayah Indonesia <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, pasca-banjir bandang pada Maret 2024 di wilayah tersebut sangat berpotensi banjir.<\/p>\n<p>&#8220;Pasca-banjir bandang, ini merupakan banjir kedua yang melanda desa di wilayah ini. Hal itu dipicu akibat kondisi sungai yang telah rata dengan jalan atau perkebunan.<\/p>\n<p>Kami berharap ada perhatian untuk normalisasi maupun pengerukan sungai jika pembangunan tanggul yang memerlukan anggaran besar belum dapat dilakukan,&#8221; kata Udin.<\/p>\n<p>Ia mengatakan pembangunan tanggul Sungai Limbato diperkirakan mencapai satu kilometer dan sangat diperlukan untuk mencegah luapan air sungai masuk ke pemukiman warga.<\/p>\n<p>Tanggul juga&nbsp;akan&nbsp;lindungi&nbsp;perkebunan yang menjadi sumber penghasilan masyarakat.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244460945\/ribuan-hektare-sawah-di-jawa-tengah-terancam-gagal-panen-akibat-banjir\">Ribuan Hektare Sawah di Jawa Tengah Terancam Gagal Panen Akibat Banjir <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Mengingat curah hujan tinggi hanya dalam beberapa jam saja, air sungai akan meluber ke perkebunan, jalan utama desa, dan pemukiman warga.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Daerah Aliran Sungai (DAS) Limbato memerlukan penanganan untuk mencegah wilayah ini menjadi langganan banjir,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Camat Tolinggula Tony Abas mengatakan banjir melanda wilayah tersebut, khususnya di titik yang menjadi langganan banjir. Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Sabtu sore.<\/p>\n<p>&#8220;Ada pula longsor yang terjadi di perbatasan antara Desa Limbato dan Papualangi,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Banjir di wilayah Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, merendam pemukiman dan perkebunan milik warga sejak Sabtu (13\/7\/2024). Kepala Desa Limbato, Udin Lauposo&nbsp;mengatakan,&nbsp;banjir terjadi mulai pukul 15.00 WITA pada Sabtu kemarin akibat luapan Sungai Limbato karena curah hujan tinggi. &#8220;Pemukiman dan kebun milik warga terendam dengan ketinggian air ada yang mencapai dua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":14995,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,3132],"class_list":["post-14994","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-gorontalo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14994"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14994\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}