{"id":15041,"date":"2026-07-30T01:53:46","date_gmt":"2026-07-30T01:53:46","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15041"},"modified":"2026-07-30T01:53:46","modified_gmt":"2026-07-30T01:53:46","slug":"koralestari-upaya-konservasi-jutaan-hektare-kawasan-terumbu-karang-di-kalimantan-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15041","title":{"rendered":"Koralestari, Upaya Konservasi Jutaan Hektare Kawasan Terumbu Karang di Kalimantan Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Global Fund for Coral Reefs (GFCR) dan para mitra lain menginisiasi Program Koralestari untuk kelestarian terumbu karang di Samarinda, Kalimantan Timur.<\/p>\n<p>Dalam siaran persnya, YKAN menjelaskan, program Koralestari itu dilaksanakan di tiga wilayah prioritas dengan total luas 4,1 juta hektare, yang tersebar di perairan Samarinda<\/p>\n<p>Konservasi&nbsp;terumbu&nbsp;karang&nbsp;itu dilakukan di Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K-KDPS), Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur;<\/p>\n<p>Juga Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu, Provinsi NTT, dan; Kawasan Konservasi Perairan Daerah Lingga (KKPD Kabupaten Lingga), Provinsi Kepulauan Riau.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah diluncurkan di Kupang pada 1 Juli lalu, kali ini program diluncurkan juga di Samarinda, Kalimantan Timur, 9 Juli 2024 yang bertujuan meningkatkan upaya perlindungan dan restorasi terumbu karang melalui dorongan kegiatan ekonomi biru,&#8221; kata Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman dalam keterangan tertulis Kamis (11\/7\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244846628\/as-hapus-utang-indonesia-hingga-35-juta-dolar-untuk-perbaiki-terumbu-karang\">Baca: AS hapus 35 juta dolar utang Indonesia untuk konservasi terumbu karang<\/a><\/p>\n<p>Ia menjelaskan, visi dari program Koralestari adalah transformasi upaya perlindungan dan restorasi terumbu karang melalui pembiayaan berkelanjutan dari Kawasan Konservasi Perairan yang berdampak positif terhadap kelestarian terumbu karang<\/p>\n<p>Program Koralestari&nbsp;ini&nbsp;juga&nbsp;diharapkan&nbsp;meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, dan ketahanan pesisir terhadap perubahan iklim.<\/p>\n<p>&ldquo;Sekitar 90 persen kerusakan terumbu karang disebabkan oleh mata pencaharian masyarakat. Sehingga, dengan terbentuknya kelembagaan, pengelolaan kawasan konservasi bisa lebih efektif sekaligus mampu membantu dalam mengembangkan mata pencaharian masyarakat,&rdquo; jelas Ilman.<\/p>\n<p>Menurut dia, ekosistem terumbu karang di Kaltim memiliki potensi yang sangat besar. Selain termasuk ke dalam Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle), sejumlah perairan di Kaltim pun sudah menjadi kawasan konservasi.<\/p>\n<p>&#8220;Meski begitu, kawasan konservasi di Kaltim itu masih sulit dijangkau karena belum kuatnya kelembagaan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243214885\/masalah-lingkungan-terbesar-2023-meningkatnya-keasaman-laut\">Baca: Meningkatnya keasaman air laut ancam terumbu karang<\/a><\/p>\n<p>Dalam peluncuran program itu, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKHL KKP) Muhammad Firdaus Agung mengatakan, dalam mengoptimalkan program Koralestari perlu memperhatikan tiga aspek.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Tiga aspek&nbsp;itu&nbsp;adalah&nbsp;konservasi, pendanaan, dan ekonomi untuk mengurangi tekanan terhadap terumbu karang.<\/p>\n<p>Menurutnya, perbaikan ekosistem terumbu karang melalui Koralestari dapat dipadukan dengan dorongan ekonomi biru yang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>&ldquo;Terumbu karang merupakan ekosistem yang penting bagi kesehatan laut. Secara nasional, program Koralestari mampu berkontribusi bagi kebijakan ekonomi biru dan meningkatkan efektifitas kawasan konservasi,&rdquo; ujar Firdaus.<\/p>\n<p>Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad menekankan pentingnya kolaborasi untuk menyukseskan program Koralestari.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243211082\/masalah-lingkungan-terbesar-2023-naiknya-permukaan-air-laut-akibat-krisis-iklim\">Baca: Kenaikan air laut jadi masalah besar bagi lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Ia berharap, program ini dapat dijalankan secara kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kampung, serta mitra-mitra pembangunan, dengan melihat potensi dan kewenangan masing-masing pihak.<\/p>\n<p>&ldquo;Nantinya, program Koralestari dapat diintegrasikan dengan rencana strategis kelautan dan perikanan di Kabupaten Berau serta program-program kerja pemerintah lainnya,&rdquo; papar Ujang.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Global Fund for Coral Reefs (GFCR) dan para mitra lain menginisiasi Program Koralestari untuk kelestarian terumbu karang di Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam siaran persnya, YKAN menjelaskan, program Koralestari itu dilaksanakan di tiga wilayah prioritas dengan total luas 4,1 juta hektare, yang tersebar di perairan Samarinda Konservasi&nbsp;terumbu&nbsp;karang&nbsp;itu dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[76,4201,368],"class_list":["post-15041","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-konservasi","tag-koralestari","tag-terumbu-karang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15041","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15041"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15041\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}