{"id":15156,"date":"2026-07-30T01:54:32","date_gmt":"2026-07-30T01:54:32","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15156"},"modified":"2026-07-30T01:54:32","modified_gmt":"2026-07-30T01:54:32","slug":"ekspedisi-brin-temukan-polusi-mikroplastik-di-sungai-citarum-sudah-mengkhawatirkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15156","title":{"rendered":"Ekspedisi BRIN Temukan Polusi Mikroplastik di Sungai Citarum Sudah Mengkhawatirkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>&nbsp; <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Penelitian yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2022 menemukan banyak tumpahan berbagai mikroplastik mencemari Sungai Citarum bagian tengah yang terletak di Karawang, Provinsi Jawa Barat.<\/p>\n<p>Periset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN Indra Setiadi mengatakan, mikroplastik berupa pelet, film, fiber, dan fragmen dengan kelimpahan di air Sungai&nbsp;Citarum&nbsp;mencapai 102 partikel per meter kubik.<\/p>\n<p>&#8220;Sedangkan kelimpahan di sedimen sebanyak 602 partikel per kilogram,&#8221; ujarnya dalam keterangannya beberapa waktu lalu. <\/p>\n<p>Kelimpahan pada saluran pencernaan ikan sapu-sapu di&nbsp;Sungai&nbsp;Citarum&nbsp;sekitar 90 partikel per individu dengan ukuran rata-rata yang mendominasi pada air sedimen dan saluran pencernaan kurang dari 0,3 milimeter.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244838643\/brin-temukan-kontaminasi-bahan-aktif-obat-di-sungai-citarum\">Baca: BRIN temukan kontaminasi obat aktif di Sungai Citarum<\/a><\/p>\n<p>Mikroplastik masuk ke sungai melalui limpasan angin, limpasan hujan, dan saluran drainase serta degradasi sampah plastik in situ.<\/p>\n<p>Mikroplastik mempunyai ukuran kurang dari 5 milimeter dengan batas ukuran bawah yang tidak ditentukan, namun pada umumnya menggunakan ukuran 0,33 milimeter.<\/p>\n<p>Indra menuturkan pencemaran mikroplastik yang terjadi di daerah industri, pemukiman, dan daerah pertanian tidak berbeda secara signifikan.<\/p>\n<p>BRIN melalukan penelitian itu untuk mengidentifikasi karakteristik dari bentuk dan ukuran, kemudian identifikasi polimer dan kelimpahan mikroplastik pada air, sedimen dan saluran pencemaran ikan sapu-sapu di Sungai Citarum bagian tengah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244769891\/atasi-pulau-sampah-di-aliran-sungai-citarum-pemprov-jabar-kerahkan-alat-berat\">Baca: Cara Pemprov Jabar atasi pulau sampah di Sungai Citarum<\/a><\/p>\n<p>Lokasi pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun. Stasiun pertama ada di Wadas, Teluk Jambe Raya sebagai perwakilan industri.<\/p>\n<p>Stasiun kedua terletak di Pasir Panggang, Teluk Jambe Timur perwakilan pemukiman padat penduduk; dan stasiun ketiga berada di Sumedangan, Teluk Jambe Timur perwakilan wilayah pertanian.<\/p>\n<p>Pengukuran data di lapangan, jelas Indra, dilakukan dengan pengambilan arus air, lebar badan sungai, kedalaman, suhu, derajat keasaman, dan oksigen terlarut.<\/p>\n<p>&#8220;Pengambilan sampel pada air menggunakan plankton net yang sudah di modifikasi menggunakan bukaan mulut dengan saringan 5 milimeter,&#8221; kata Indra.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244675556\/world-water-forum-ke-10-undp-luncurkan-alat-pengolahan-air-di-sungai-citarum\">Baca: Penggunaan alat pengolah air Sungai Citarum<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Pengambilan sampel sedimen menggunakan sedimen core tube 2 inci. Sedangkan sampel ikan sapu-sapu diperoleh dari tangkapan nelayan setempat,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Indra berharap masalah mikroplastik dari sumber baik primer maupun sekunder bisa segera diatasi agar meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan.<\/p>\n<p>Pengelolaan daerah aliran sungai Citarum secara menyeluruh juga penting melalui kolaborasi aktif antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat.<\/p>\n<p>Para ahli juga penting dilibatkan guna mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dalam upaya mengurangi pencemaran mikroplastik di Sungai Citarum.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Penelitian yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2022 menemukan banyak tumpahan berbagai mikroplastik mencemari Sungai Citarum bagian tengah yang terletak di Karawang, Provinsi Jawa Barat. Periset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN Indra Setiadi mengatakan, mikroplastik berupa pelet, film, fiber, dan fragmen dengan kelimpahan di air Sungai&nbsp;Citarum&nbsp;mencapai 102 partikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15157,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1589,1994],"class_list":["post-15156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-mikroplastik","tag-sungai-citarum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}