{"id":15238,"date":"2026-07-30T01:54:56","date_gmt":"2026-07-30T01:54:56","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15238"},"modified":"2026-07-30T01:54:56","modified_gmt":"2026-07-30T01:54:56","slug":"paparan-polusi-udara-dalam-jangka-panjang-bisa-picu-masalah-jantung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15238","title":{"rendered":"Paparan Polusi Udara dalam Jangka Panjang Bisa Picu Masalah Jantung"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <br \/><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Paparan polusi udara dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung dan stroke.<\/p>\n<p>&#8220;Bahkan partikel-partikel kecil dalam udara yang tercemar dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru,&#8221; kata Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan Eka Hospital BSD Astri Indah Prameswari dalam keterangan di Tangerang, Rabu (3\/7\/2024).<\/p>\n<p>Dampak lain dari polusi udara, lanjutnya, bisa memperparah penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).<\/p>\n<p>Selain itu ia menyebut Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang disebabkan polusi udara bisa memicu sejumlah komplikasi seperti radang paru atau pneumonia hingga jantung karena terjadi gangguan pada pembuluh darah.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244805132\/dinas-lingkungan-hidup-aglomerasi-jakarta-sepakat-bangun-sinergi-untuk-atasi-polusi-udara\">Dinas Lingkungan Hidup Aglomerasi Jakarta Sepakat Bangun Sinergi untuk Atasi Polusi Udara<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;ISPA adalah infeksi pada saluran pernafasan atas dan bawah. Gejalanya antara lain batuk kering atau batuk, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, nyeri kepala atau pusing, sesak nafas, dan demam,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Berdasarkan situs pemantau kualitas udara IQAir, kualitas udara Jakarta cenderung memburuk memasuki musim kemarau. Sudah beberapa pekan kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat.<\/p>\n<p>Bila dibandingkan sembilan wilayah lain di Indonesia, Jakarta menempati peringkat pertama terburuk. Wilayah Tangerang Selatan, Banten, tercatat berada di urutan kedua (190), diikuti Medan, Sumatera Utara (153).<\/p>\n<p>&#8220;Tingkat polusi udara yang tinggi bisa memicu penyakit infeksi saluran pernafasan akut. Jika dibiarkan, bisa berujung pada penyakit yang lebih parah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/244801201\/idai-polusi-udara-ganggu-pertumbuhan-anak\">IDAI: Polusi Udara Ganggu Pertumbuhan Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Langkah untuk menghindari dampak buruk dari polusi udara adalah mengenakan masker untuk menutup area sekitar hidung dan mulut ketika bepergian ke luar rumah.<\/p>\n<p>&#8220;Ganti masker secara berkala jika sudah terlalu lembab, basah, atau kotor,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Membiasakan hidup bersih dengan cara selalu mencuci tangan sehabis bepergian atau setelah aktivitas di luar ruangan karena kuman dan bakteri mudah menempel pada tangan.<\/p>\n<p>Biasakanlah membawa hand sanitizer dan aplikasikan jika kita sering menyentuh fasilitas umum. Segera cuci pakaian setelah aktivitas dengan mobilitas tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Bersihkan rumah secara rutin, minimal dua kali sehari agar terhindar dari tumpukan debu akibat polusi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Paparan polusi udara dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung dan stroke. &#8220;Bahkan partikel-partikel kecil dalam udara yang tercemar dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru,&#8221; kata Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan Eka Hospital BSD Astri Indah Prameswari dalam keterangan di Tangerang, Rabu (3\/7\/2024). Dampak lain dari polusi udara, lanjutnya, bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15239,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1005,402],"class_list":["post-15238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jantung","tag-polusi-udara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15238"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15238\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}