{"id":1526,"date":"2026-07-30T00:27:10","date_gmt":"2026-07-30T00:27:10","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1526"},"modified":"2026-07-30T00:27:10","modified_gmt":"2026-07-30T00:27:10","slug":"mulai-1-agustus-2026-tpst-bantargebang-hanya-terima-sampah-residu-warga-didorong-memilah-sampah-dari-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1526","title":{"rendered":"Mulai 1 Agustus 2026 TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Didorong Memilah Sampah dari Rumah"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hanya akan menerima sampah residu karena itu Pemprov DKI Jakarta terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah.<\/p>\n<p>Sosialisasi agar&nbsp;warga&nbsp;memilah sampah pun gencar dilakukan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) di lima wilayah administrasi Kota Jakarta.<\/p>\n<p>Salah satunya dilakukan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan yang terus melakukan sosialisasi memilah sampah dari sumber kepada berbagai elemen masyarakat.<\/p>\n<p>Hal&nbsp;ini&nbsp;untuk mengurangi volume pembuangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.<\/p>\n<p>&#8220;Nantinya, sampah yang masih tercampur tidak lagi dapat langsung dibuang ke&nbsp;TPST&nbsp;Bantargebang&nbsp;tanpa melalui proses pemilahan terlebih dahulu,&#8221; terang Kepala Suku Dinas LH Jakarta Selatan, Dedy Setiono.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247360872\/lebih-separuh-warga-bali-telah-memilah-sampah-klh-kini-sasar-dki-jakarta\">Baca: Lebih Separuh Warga Bali Telah Memilah Sampah<\/a><\/p>\n<p>Dedy mengatakan, sosialisasi saat ini menyasar kawasan permukiman, instansi pemerintah, perkantoran swasta, satuan pendidikan, hingga sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).<\/p>\n<p>&#8220;Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya memilah sampah sejak dari rumah atau titik awal penghasilnya,&#8221; ujarnya, Selasa (28\/4\/2026).<\/p>\n<p>Dedy menjelaskan, langkah tersebut menjadi semakin penting seiring rencana pemberlakuan kebijakan baru mulai 1 Agustus 2026, di mana TPST Bantar Gebang hanya akan menerima sampah residu.<\/p>\n<p>&#8220;Nantinya, sampah yang masih tercampur tidak lagi dapat langsung dibuang tanpa melalui proses pemilahan terlebih dahulu,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, di sektor pendidikan, intervensi juga dilakukan melalui program Adiwiyata yang berfokus pada pembentukan kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga tenaga pendidik dan pengelola kantin.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247369046\/20-kota-di-dunia-dipercaya-memimpin-gerakan-menuju-kota-nol-sampah\">Baca: 20 Kota di Dunia Dipercaya Memimpin Gerakan Menuju Kota Nol Sampah<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Untuk sampah sisa makanan di kantin, kami telah menganjurkan pengolahan melalui metode biopori jumbo dan penggunaan tong komposter,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Ia berharap, melalui sosialisasi yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan, masyarakat tidak hanya memahami pentingnya pemilahan sampah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Pemilahan sampah diharapkan tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kewajiban bersama demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan dengan upaya bersama ini, permasalahan sampah di Jakarta dapat teratasi dengan baik, seiring pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah strategis,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/247369052\/dari-kuala-lumpur-hingga-san-fransisco-kisah-sukses-pemerintah-kota-mengelola-sampah-perkotaan\">Baca: Dari Kuala Lumpur hingga San Fransisco, Kisah Sukses Pemerintah Kota Mengelola Sampah Perkotaan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hanya akan menerima sampah residu karena itu Pemprov DKI Jakarta terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah. Sosialisasi agar&nbsp;warga&nbsp;memilah sampah pun gencar dilakukan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) di lima wilayah administrasi Kota Jakarta. Salah satunya dilakukan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1527,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,43],"class_list":["post-1526","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-memilah-sampah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1526","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1526"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1526\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1527"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}