{"id":15328,"date":"2026-07-30T01:55:21","date_gmt":"2026-07-30T01:55:21","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15328"},"modified":"2026-07-30T01:55:21","modified_gmt":"2026-07-30T01:55:21","slug":"penjelasan-kemenkes-soal-bayi-mka-yang-meninggal-setelah-mendapatkan-4-vaksin-sekaligus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15328","title":{"rendered":"Penjelasan Kemenkes Soal Bayi MKA yang Meninggal Setelah Mendapatkan 4 Vaksin Sekaligus"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kementerian&nbsp;Kesehatan&nbsp;atau&nbsp;Kemenkes pada Minggu (30\/6\/2024) menyampaikan kronologi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mengakibatkan bayi MKA berusia 2 bulan 28 hari meninggal dunia.<\/p>\n<p>KIPI yang dialami bayi MKA terjadi beberapa jam setelah mendapatkan imunisasi dengan empat jenis vaksin.<\/p>\n<p>Vaksin tersebut berjenis Bacille Calmette-Guerin (BCG) untuk penyakit tuberkulosis (TB), Difteri-Pertusis-Tetanus-Hepatitis B-Haemophilus Influenzae Type B (DPT-HB-Hib), Polio tetes dan Rotavirus untuk pencegahan diare.<\/p>\n<p>Dari hasil investigasi yang dilakukan Komite Daerah (Komda) KIPI Jawa Barat dan Pokja KIPI Kota Sukabumi bersama Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menyampaikan bayi tersebut lahir dengan bantuan bidan dan sudah mendapatkan vitamin K juga vaksin hepatitis B.<\/p>\n<p>Namun setelah lahir, bayi yang berusia hampir 3 bulan ini tidak pernah dibawa ke Puskesmas. Ia baru kembali dibawa oleh orangtuanya saat berusia 2 bulan 28 hari ke Posyandu untuk mendapatkan imunisasi.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/243846734\/pekan-imunisasi-polio-nasional-sikapi-kejadian-luar-biasa\">Pekan Imunisasi Polio Nasional Sikapi Kejadian Luar Biasa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Imunisasi yang diberikan tenaga kesehatan terhadap bayi MKA ini merupakan imunisasi ganda, yaitu pemberian vaksin lebih dari satu jenis vaksin dalam sekali kunjungan.<\/p>\n<p>Pemberian imunisasi dengan 4 jenis vaksin (BCG, DPT-HB-Hib, Polio, Rotavirus) untuk melengkapi status imunisasinya dan mengejar imunisasi yang belum didapatkan.<\/p>\n<p>Pada saat di Posyandu, terdapat 18 anak yang mendapatkan imunisasi pada hari tersebut dan ada 3 anak yang mendapatkan empat jenis vaksin sama seperti almarhum bayi MKA, dan kondisinya saat ini sehat.<\/p>\n<p>Setelah menerima imunisasi, bayi MKA pulang ke rumah. Pada waktu itu, kondisi bayi normal lalu tak berapa lama menunjukkan gejala tubuh yang melemah. Melihat kondisi sang anak tidak normal, orangtua bayi pun langsung menghubungi puskesmas.<\/p>\n<p>Petugas kesehatan langsung datang ke rumah Bayi MKA, dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lanjutan.<\/p>\n<p>&ldquo;Pertolongan pertama diberikan karena petugas imunisasi langsung datang ke rumah almarhum dan membawa ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan lanjutan,&rdquo; kata Ketua Komda KIPI Kusnandi Rusmil.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/244588920\/dpr-minta-pemerintah-pastikan-akses-vaksin-di-daerah-rentan-penyebaran-penyakit-menular\">DPR Minta Pemerintah Pastikan Akses Vaksin di Daerah Rentan Penyebaran Penyakit Menular <\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sayangnya, kata Kusnandi, saat sesampainya di rumah sakit, nyawa bayi MKA tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa meninggalnya bayi ini dilaporkan terjadi pada 11 Juni 2024.<\/p>\n<p>Atas meninggalnya bayi MKA, keluarga almarhum menginginkan kasus kematian bayi tersebut diselidiki lebih lanjut.<\/p>\n<p>Sementara, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Prima Yosephine mengatakan keamanan imunisasi ganda atau lebih dari satu jenis vaksin telah direkomendasikan ahli.<\/p>\n<p>&#8220;Imunisasi ganda sudah direkomendasikan oleh Indonesian Technical Advisory Group on Immunization dan Ikatan Dokter Anak Indonesia. Imunisasi ganda ini aman dalam satu kali kunjungan,&rdquo; katanya di Jakarta, Minggu (30\/6\/2024)<\/p>\n<p>Dikatakan Prima, pemberian vaksin sesuai jadwal imunisasi nasional dilakukan sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), baik jadwal imunisasi rutin maupun kejar (catch up).<\/p>\n<p>&ldquo;Pemberian imunisasi kombinasi lebih dari satu antigen atau satu jenis vaksin sama aman dan efektifnya dengan imunisasi tunggal,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/243641649\/vaksin-untuk-orang-dewasa-nggak-cuma-covid-19-loh\">Vaksin Untuk Orang Dewasa, Nggak Cuma Covid-19 Loh!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dikatakan Prima, beberapa vaksin atau kombinasi vaksin yang didapat dalam satu kunjungan penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit sedini mungkin.<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini juga memudahkan untuk menyelesaikan dosis yang dianjurkan tepat waktu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Hal yang juga penting untuk diketahui, kata dia, bahwa menerima suntikan dosis ganda juga tidak membebani sistem kekebalan tubuh.<\/p>\n<p>&ldquo;Antigen yang ada dalam vaksin hanyalah sebagian kecil dibandingkan dengan apa yang secara alami ditemui oleh tubuh kita setiap hari,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menunjukkan menerima kombinasi vaksin sekaligus tidak menimbulkan masalah kesehatan kronis.<\/p>\n<p>Sejumlah penelitian telah dilakukan peneliti&nbsp;dunia&nbsp;untuk melihat dampak pemberian berbagai kombinasi vaksin.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/244791277\/mengenal-vaksin-dbd-dan-efektifitasnya-mencegah-penyebaran-demam-berdarah\">Mengenal Vaksin DBD dan Efektifitasnya Mencegah Penyebaran Demam Berdarah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Vaksin yang direkomendasikan terbukti efektif jika dikombinasikan maupun secara disuntikkan tunggal.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Terkadang kombinasi vaksin tertentu yang diberikan bersamaan dapat menyebabkan demam. Akan tetapi, kondisi ini bersifat sementara dan tidak menyebabkan kerusakan permanen.<\/p>\n<p>Dikatakan Prima, manfaat imunisasi ganda di Indonesia antara lain memberikan perlindungan secepat mungkin. Imunisasi diberikan tepat waktu secepat mungkin untuk melindungi anak pada usia yang rentan.<\/p>\n<p>Selain itu, pemberian beberapa imunisasi secara bersamaan mengurangi jumlah kunjungan sehingga orangtua dan anak tidak perlu datang berulang kali ke fasilitas kesehatan.<\/p>\n<p>&#8220;Imunisasi ganda mengurangi trauma pada anak, terutama kecemasan dan rasa sakit yang dirasa anak saat penyuntikan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, vaksinasi ganda juga meningkatkan efisiensi dan cakupan petugas kesehatan memiliki waktu untuk melakukan imunisasi ke lebih banyak anak, serta program kesehatan lainnya.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kementerian&nbsp;Kesehatan&nbsp;atau&nbsp;Kemenkes pada Minggu (30\/6\/2024) menyampaikan kronologi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mengakibatkan bayi MKA berusia 2 bulan 28 hari meninggal dunia. KIPI yang dialami bayi MKA terjadi beberapa jam setelah mendapatkan imunisasi dengan empat jenis vaksin. Vaksin tersebut berjenis Bacille Calmette-Guerin (BCG) untuk penyakit tuberkulosis (TB), Difteri-Pertusis-Tetanus-Hepatitis B-Haemophilus Influenzae Type B (DPT-HB-Hib), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15329,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[983],"class_list":["post-15328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-vaksin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15328"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15328\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}