{"id":15342,"date":"2026-07-30T01:55:25","date_gmt":"2026-07-30T01:55:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15342"},"modified":"2026-07-30T01:55:25","modified_gmt":"2026-07-30T01:55:25","slug":"ratusan-tukik-atau-anak-penyu-dilepasliarkan-di-sela-festival-pesisir-paloh-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15342","title":{"rendered":"Ratusan Tukik atau Anak Penyu Dilepasliarkan di Sela Festival Pesisir Paloh 2024"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Di sela gelaran Festival Pesisir Paloh 2024, ratusan ekor tukik atau anak penyu (Chelonioidea sp) dilepasliarkan di Pantai Paloh, Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).<\/p>\n<p>&ldquo;Ada 200 tukik jenis penyu sisik dan penyu hijau yang dilepasliarkan di Pantai Paloh yang merupakan habitat bertelur penyu,&rdquo; kata Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL KKP) Syarif Iwan Taruna Alkadrie, Sabtu (29\/6\/2024).<\/p>\n<p>Ia mengatakan kawasan perairan Paloh seluas 168 ribu hektare merupakan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD). Kawasan ini menjadi habitat penyu. Penyu-penyu itu bertelur di wilayah pantai sepanjang 63 kilometer.<\/p>\n<p>Menurutnya, terdapat empat jenis penyu yang rutin naik ke Pantai Paloh untuk bertelur, yaitu penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244784653\/bksda-kaltim-lepasliarkan-empat-ekor-orangutan\">Baca: Pelepasliaran orang utan<\/a><\/p>\n<p>Syarif mengatakan konservasi penyu di KKPD Paloh telah dimulai sejak 2009 berkolaborasi dengan organisasi internasional World Wildlife Fund (WWF).<\/p>\n<p>Kolaborasi ini telah berhasil membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) yang rutin mengawasi dan patroli perlindungan penyu di sepanjang 12 kilometer di Pantai Paloh.<\/p>\n<p>Syarif mengatakan pelepasliaran tukik ini menjadi bagian dari serangkaian Festival Pesisir Paloh 2024 yang berlangsung empat hari sejak 28 Juni hingga 1 Juli 2024.<\/p>\n<p>Festival Pesisir Paloh digelar setiap tahun di Pantai Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat untuk mengkampanyekan pelestarian laut.<\/p>\n<p>&ldquo;Festival ini menjadi ajang untuk memotivasi masyarakat luas khususnya pemuda untuk terlibat dalam konservasi atau pelestarian laut, termasuk spesies dilindungi yaitu penyu,&rdquo; kata Syarif Iwan Taruna Alkadrie saat membuka Festival Pesisir Paloh.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244032764\/bksda-maluku-lepasliarkan-burung-nuri-sitaan-perdagangan-satwa-liar\">Baca: Burung nuri sitaan dilepasliarkan<\/a><\/p>\n<p>Ada sejumlah agenda yang meramaikan Festival Pesisir Paloh antara lain bersih pantai d\u0103ri sampah plastik, gerakan makan ikan, pelepasan tukik atau anak penyu hingga pameran fotografi tentang konservasi laut.<\/p>\n<p>Festival ini juga dikolaborasikan dengan Kemah Pemuda Pesisir Internasional yang diikuti perwakilan pramuka dari seluruh kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat dan juga dihadiri perwakilan pemuda dari negara tetangga, Malaysia.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Peserta kemah ini juga didominasi pemuda yang kami harapkan bisa menjadi duta dalam mengkampanyekan konservasi laut,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p>Festival ini merupakan agenda tahunan dan digelar oleh BPSPL terakhir kali pada 2018, kemudian vakum akibat pandemi COVID-19.<\/p>\n<p>Ia berharap agenda ini menjadi agenda tahunan yang mengedukasi dan mengkampanyekan konservasi laut sekaligus mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Sambas.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Di sela gelaran Festival Pesisir Paloh 2024, ratusan ekor tukik atau anak penyu (Chelonioidea sp) dilepasliarkan di Pantai Paloh, Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar). &ldquo;Ada 200 tukik jenis penyu sisik dan penyu hijau yang dilepasliarkan di Pantai Paloh yang merupakan habitat bertelur penyu,&rdquo; kata Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15343,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4277,561],"class_list":["post-15342","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-festival-pesisir-paloh","tag-penyu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15342"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15342\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}