{"id":15406,"date":"2026-07-30T01:55:43","date_gmt":"2026-07-30T01:55:43","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15406"},"modified":"2026-07-30T01:55:43","modified_gmt":"2026-07-30T01:55:43","slug":"pro-kontra-penerapan-sistem-ganjil-genap-untuk-sepeda-motor-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15406","title":{"rendered":"Pro Kontra Penerapan Sistem Ganjil Genap untuk Sepeda Motor di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan, pembatasan sepeda motor dengan skema ganjil genap mendesak diterapkan di Jakarta untuk mengurangi macet dan polusi di Ibu Kota.<\/p>\n<p>&ldquo;Memang adilnya sepeda motor juga diberlakukan ganjil genap karena sepeda motor sudah membuat macet dan polusi,&rdquo; kata Deddy dikutip <strong>Antaranews.com<\/strong>, beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Ia mengatakan&nbsp;sepeda&nbsp;motor&nbsp;merupakan penyumbang polutan yang cukup besar karena bahan bakar yang digunakan motor pada umumnya adalah yang kualitasnya kurang baik.<\/p>\n<p>Terlebih, populasi sepeda motor saat ini sudah mencapai 70-80 persen dari seluruh kendaraan yang berlalu lalang di Jakarta setiap hari.<\/p>\n<p>Selain menurunkan polusi dan kemacetan, pembatasan sepeda motor juga akan mengurangi jumlah kecelakaan di jalan raya, kata dia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242948769\/lebih-10-persen-kendaraan-dinyatakan-tak-lolos-dprd-dki-jakarta-hasil-uji-emisi-dibuka-ke-publik\">Baca: Lebih 10 persen kendaraan di Jakarta tak lolos emisi<\/a><\/p>\n<p>Meski demikian, Deddy mengingatkan, penerapan skema ganjil-genap untuk sepeda motor juga dapat memicu masyarakat membeli motor kedua atau membuat plat nomor polisi bodong untuk mengakali pembatasan itu.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi masalah itu, ia berkata bahwa pembatasan sepeda motor dapat berjalan lebih efektif melalui penerapan electronic road pricing (ERP) dibanding dengan pemberlakuan skema ganjil-genap saja.<\/p>\n<p>&ldquo;ERP itu adil karena kendaraan apapun, termasuk motor, yang lewat jalan pasti akan bayar. Kalau jadi penyebab macet atau polusi, pasti didenda,&rdquo; kata dia.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan akan membahas penerapan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan roda dua dengan pihak kepolisian setelah usulan tersebut diajukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo September lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Kita akan pikirkan. Semua itu harus dikaji bersama dengan Direktorat Lalu Lintas\/ Ditlantas Polda Metro Jaya,&#8221; kata Heru di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9\/10\/2023).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241767322\/polusi-udara-di-jakarta-makin-parah-apa-kabar-pembatasan-kendaraan-bermotor\">Baca: Pembatasan kendaraan bermotor mendesak diterapkan di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta William A. Sarana menilai penerapan ganjil-genap untuk sepeda motor bukan kebijakan yang efektif dan tepat.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Ia mendorong pemerintah terlebih dahulu meningkatkan kecepatan dan kenyamanan transportasi umum sebelum melakukan pembatasan.<\/p>\n<p>Selain itu, sambungnya, masih banyak daerah atau wilayah baik di Jakarta atau daerah penyangga yang belum terjangkau oleh transportasi umum.<\/p>\n<p>Dia menegaskan pemerintah harusnya melihat hal ini sebagai pekerjaan rumah (PR) agar transportasi umum di DKI dan sekitarnya semakin lebih baik.<\/p>\n<p>&#8220;Pada hari ini masih banyak wilayah di Jakarta yang belum terjangkau transportasi umum khususnya pinggiran Jakarta,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Dia juga menyoroti disinsentif untuk transportasi pribadi sebaiknya tidak diprioritaskan lantaran ada yang lebih penting bagi banyak masyarakat yakni adanya transportasi umum nyaman.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/24593464\/metamorfosa-jakarta-lewat-penataan-transportasi-publik\">Baca: Penataan transportasi publik di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Harapannya, pemerintah mampu meningkatkan sarana dan prasarana bagi pengguna transportasi umum agar mau beralih dari kendaraan pribadi.<\/p>\n<p>&#8220;Disinsentif untuk transportasi pribadi khususnya motor sebaiknya dilakukan terakhir ketika transportasi umum sudah terintegrasi dan hadir di pelosok-pelosok daerah,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Sementara, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mengatakan pembatasan kepemilikan kendaraan dapat menjadi opsi dalam mengatasi polusi udara di DKI Jakarta.<\/p>\n<p>&ldquo;Pengendalian jumlah kendaraan bermotor harus dilakukan karena jauh melebihi kapasitas jalan yang ada,&rdquo; kata Justin di Jakarta, Jumat.<\/p>\n<p>Adrian mengatakan pada 2022 tercatat jumlah kendaraan bermotor di DKI ini mencapai 26 juta unit lebih sehingga pembatasan harus dilakukan untuk menekan polusi udara dan juga solusi mengatasi kemacetan.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusulkan adanya peraturan ganjil genap yang diharapkan bisa diterapkan untuk pengguna sepeda motor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan, pembatasan sepeda motor dengan skema ganjil genap mendesak diterapkan di Jakarta untuk mengurangi macet dan polusi di Ibu Kota. &ldquo;Memang adilnya sepeda motor juga diberlakukan ganjil genap karena sepeda motor sudah membuat macet dan polusi,&rdquo; kata Deddy dikutip Antaranews.com, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan&nbsp;sepeda&nbsp;motor&nbsp;merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15407,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,4290],"class_list":["post-15406","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-sepeda-motor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15406","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15406"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15406\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}