{"id":15469,"date":"2026-07-30T01:55:58","date_gmt":"2026-07-30T01:55:58","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15469"},"modified":"2026-07-30T01:55:58","modified_gmt":"2026-07-30T01:55:58","slug":"produk-tekstil-impor-bermotif-tradisional-banjiri-pasar-indonesia-butuh-regulasi-untuk-membendung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15469","title":{"rendered":"Produk Tekstil Impor Bermotif Tradisional Banjiri Pasar Indonesia, Butuh Regulasi untuk Membendung"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Produk tekstil dan pakaian impor bermotif kain tradisional Indonesia seperti motif batik, tenun, sulam, songket dan lain-lain membanjiri pasar Indonesia.<\/p>\n<p>Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmat Gobel menilai banjir produk&nbsp;tekstil&nbsp;impor&nbsp;ini ironis dan perlu dicegah.<\/p>\n<p>Dia menegaskan,&nbsp;pencegahan dapat&nbsp;dilakukan&nbsp;dengan regulasi yang masih diterima norma perdagangan internasional.<\/p>\n<p>&rdquo;Kain tradisional kita itu warisan leluhur. Ada nilai-nilai dan budaya di sana, bukan hanya soal ekonomi,&rdquo; katanya dikutip Parlementaria, Senin (24\/6\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241742693\/serunya-festival-tenun-di-desa-wisata-sukarare-lombok\">Baca: Festival tenun di Desa Sukarare<\/a><\/p>\n<p>Pencegahan ini perlu segera dilakukan agar industri kain tradisional dan seniman kain tradisional tidak punah dan dapat terus berkarya.<\/p>\n<p>Jangan sampai, ujarnya, dalam jangka panjang, generasi penerus bangsa hanya akan tahu mengenai kain tradisional ini hanya melalui museum.<\/p>\n<p>Dia menegaskan, untuk menghasilkan seniman dan pengrajin kain tradisi itu butuh waktu lama. Dan tiap kain tradisional memiliki kekhasan masing-masing.<\/p>\n<p>&ldquo;Belum lagi hilangnya lapangan kerja dan potensi ekonomi. Jadi rugi berlipat akibat kita tak memiliki visi budaya dalam masalah ekonomi ini,&rdquo; tuturnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/243342768\/toko-amal-bekas-jadi-alternatif-fast-fashion-yang-tak-ramah-lingkungan\">Baca: Toko amal bekas cegah limbah tekstil<\/a><\/p>\n<p>Industri garmen diketahui mengalami kemerosotan akibat banjir impor pakaian jadi maupun impor pakaian bekas.<\/p>\n<p>Hal itu terjadi akibat over supply di luar negeri dan praktik dumping, yang diketahui dilakukan China.<\/p>\n<p>Banjirnya produk tekstil ini juga berdampak pada terjadinya Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK) yang masif di industri tekstil.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Industri tekstil dan produk tekstil (TPT)&nbsp;merupakan salah satu sektor industri padat karya, yang paling banyak melaporkan kasus PHK.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24572903\/tren-anak-muda-suka-beli-barang-bekas-atau-thrifting-demi-kurangi-sampah-dan-polusi\">Baca: Thrifting efektif kurangi limbah tekstil<\/a><\/p>\n<p>Sejak awal 2024 hingga saat ini, sekitar 13.800 pekerja menjadi korban PHK di industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dari 10 pabrik di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.<\/p>\n<p>Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda, mengatakan, PHK yang terjadi di sektor THT dipengaruho oleh supplai impor dari China.<\/p>\n<p>&ldquo;Produk lokal kalah saing dari sisi harga dari produk impor asal China,&ldquo;&nbsp;ujarnya&nbsp;dilansir Kontan.co.id.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Produk tekstil dan pakaian impor bermotif kain tradisional Indonesia seperti motif batik, tenun, sulam, songket dan lain-lain membanjiri pasar Indonesia. Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmat Gobel menilai banjir produk&nbsp;tekstil&nbsp;impor&nbsp;ini ironis dan perlu dicegah. Dia menegaskan,&nbsp;pencegahan dapat&nbsp;dilakukan&nbsp;dengan regulasi yang masih diterima norma perdagangan internasional. &rdquo;Kain tradisional kita itu warisan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1645],"class_list":["post-15469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-tekstil"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15469"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15469\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}