{"id":15481,"date":"2026-07-30T01:56:01","date_gmt":"2026-07-30T01:56:01","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15481"},"modified":"2026-07-30T01:56:01","modified_gmt":"2026-07-30T01:56:01","slug":"nilai-tukar-rupiah-terus-melemah-ini-dampaknya-bagi-ekonomi-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15481","title":{"rendered":"Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (24\/6\/202) dibuka merosot dipengaruhi data produk manufaktur atau PMI Amerika Serikat (AS) yang solid.<\/p>\n<p>Pada awal perdagangan Senin pagi, rupiah turun 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.458 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp16.450 per dolar AS.<\/p>\n<p>&#8220;PMI Manufaktur AS secara mengejutkan naik menjadi 51,7 pada Juni 2024 dari 51,3 pada Mei 2024,&#8221; kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede dikutip Antaranews.com Senin.<\/p>\n<p>Josua menuturkan data PMI yang solid mendukung apresiasi nilai tukar dolar AS. PMI manufaktur melampaui ekspektasi konsensus pasar sebesar 51.<\/p>\n<p>Selain itu, PMI Jasa AS juga naik menjadi 55,1 pada Juni 2024, melebihi ekspektasi sebesar 54.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/243352891\/angka-pengangguran-naik-apa-yang-bisa-dilakukanperguruan-tinggi\">Angka Pengangguran Naik, Apa yang Bisa DilakukanPerguruan Tinggi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Data menunjukkan bahwa sektor manufaktur dan jasa di AS masih mengalami akselerasi pada Juni 2024.<\/p>\n<p>Kondisi ini&nbsp;meningkatkan kemungkinan kebijakan suku bunga bertahan tinggi untuk waktu yang lebih lama (higher-for-longer) dari bank sentral AS atau The Fed.<\/p>\n<p>Ia memperkirakan pada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah akan berkisar di rentang Rp16.425 per dolar AS sampai dengan Rp16.525 per dolar AS.<\/p>\n<p>Tren penurunan nilai rupiah telah terjadi sejak April lalu. Nilai Rupiah saat ini merupakan yang terendah sejak krisis ekonomi 1998, di mana saat itu nilai Rupiah anjlok ke kisaran Rp 17.000 per dolar.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244602600\/rupiah-terus-melemah-pemerintah-diminta-berhemat\">Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Diminta Berhemat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sejumlah pengamat mewanti-wanti dampak buruk dominasi dolar AS&nbsp;terhadap&nbsp;rupiah, misalnya naiknya harga barang-barang impor.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menyatakan masyarakat sebagai konsumen akan merasakan lonjakan&nbsp;harga-harga barang kebutuhan&nbsp;jika&nbsp;rupiah&nbsp;terus&nbsp;melemah.<\/p>\n<p>Kalau terus&nbsp;terjadi pelemahan rupiah&nbsp;akan membuat barang barang impor lebih mahal artinya ini akan akibatkan ekonomi biaya tinggi bagi konsumen dalam negeri yang membeli barang impor naik.<\/p>\n<p>&#8220;Ini juga akan dirasakan industri yang impor bahan baku dari luar negeri,&#8221; ujar Faisal kepada detikcom, Minggu (16\/6\/2024).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (24\/6\/202) dibuka merosot dipengaruhi data produk manufaktur atau PMI Amerika Serikat (AS) yang solid. Pada awal perdagangan Senin pagi, rupiah turun 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.458 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp16.450 per dolar AS. &#8220;PMI Manufaktur AS [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4312,1242],"class_list":["post-15481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-nilai-tukar","tag-rupiah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15481"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15481\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}