{"id":15582,"date":"2026-07-30T01:56:38","date_gmt":"2026-07-30T01:56:38","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15582"},"modified":"2026-07-30T01:56:38","modified_gmt":"2026-07-30T01:56:38","slug":"cegah-kebakaran-lahan-bmkg-gelar-operasi-modifikasi-cuaca-di-4-provinsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15582","title":{"rendered":"Cegah Kebakaran Lahan, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di 4 Provinsi"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar operasi modifikasi cuaca secara serentak di lima provinsi untuk mengatasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).<\/p>\n<p>Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan di Jakarta, Rabu (19\/6\/2024) mengatakan bahwa operasi modifikasi cuaca berlaku aktif mulai pada 14 Juni &#8211; 15 Juli 2024.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, pembasahan lahan gambut dan lahan mineral menjadi fokus utama dalam operasi modifikasi cuaca tersebut.<\/p>\n<p>Modifikasi cuaca ini sebagai langkah antisipasi\/ mitigasi potensi bencana kebakaran lahan menjelang musim kemarau. Dari pemantauan BMKG, ada sejumlah titik panas di sejumlah kawasan&nbsp;di&nbsp;Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244722615\/bmkg-meski-telah-memasuki-musim-kemarau-hujan-masih-berpotensi-terjadi-hingga-september\">Baca: Sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi hujan<\/a><\/p>\n<p>Adapun modifikasi cuaca dilakukan di Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.<\/p>\n<p>Sementara&nbsp;jadwal pelaksanaan operasi modifikasi&nbsp;cuaca&nbsp;di&nbsp;Riau (dilaksanakan pada 14 Juni-3 Juli 2024), dan Jambi (20 Juni-1 Juli 2024).<\/p>\n<p>Selanjutnya untuk Sumatera Selatan (3 Juli-12 Juli 2024), Kalimantan Barat (25 Juni-5 Juli 2024), dan Kalimantan Tengah ( 5 Juli-15 Juli 2024).<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan analisa tim meteorologi BMKG sebelumnya telah memprakirakan musim kemarau akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia dasarian II Juni &#8211; September 2024.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244625258\/el-nino-berlalu-indonesia-kini-bersiap-hadapi-la-nina-pada-juli-mendatang\">Baca: Sejumlah wilayah di Indonesia bersiap hadapi La Nina<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Termasuk provinsi yang menjadi target rawan terjadi karhutla. Jangan sampai lahan gambut di sana kering dan terbakar,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Oleh karena modifikasi cuaca dilakukan untuk mengurangi risiko dampak yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat itu.<\/p>\n<p>Secara teknis Pelaksana tugas (Plt.) Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan, hingga Rabu operasi modifikasi cuaca di Riau sudah melakukan lima sorti penyemaian awan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Adapun total jam terbang 11 jam 35 menit menggunakan bahan semai zat NaCI (garam) sebanyak empat ton.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244479088\/bmkg-titik-panas-di-riau-meningkat-jadi-124-titik\">Baca: Sejumlah titik panas terpantau di Riau<\/a><\/p>\n<p>Menurut dia,&nbsp;operasi&nbsp;modifikasi&nbsp;cuaca&nbsp;tersebut penting sehingga lahan-lahan gambut yang mulai kering bisa menjadi basah sebelum wilayah-wilayah tersebut memasuki puncak musim kemarau yang akan lebih kering.<\/p>\n<p>Terlebih berdasarkan sistem pantauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) secara kumulatif dalam dua hari terakhir sudah mulai terdeteksi titik panas sebanyak 2-3 titik per hari.<\/p>\n<p>&#8220;Demikian seterusnya, operasi ini diharapkan bisa menekan potensi lonjakan hotspot dan potensi luasan area gambut yang terbakar jangan sampai berdampak pada masyarakat dan lingkungan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar operasi modifikasi cuaca secara serentak di lima provinsi untuk mengatasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan di Jakarta, Rabu (19\/6\/2024) mengatakan bahwa operasi modifikasi cuaca berlaku aktif mulai pada 14 Juni &#8211; 15 Juli 2024. Ia menyebutkan, pembasahan lahan gambut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15583,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,67,453],"class_list":["post-15582","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-kebakaran-lahan","tag-modifikasi-cuaca"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15582","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15582"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15582\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15583"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}