{"id":15731,"date":"2026-07-30T01:57:14","date_gmt":"2026-07-30T01:57:14","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15731"},"modified":"2026-07-30T01:57:14","modified_gmt":"2026-07-30T01:57:14","slug":"tur-rumah-ibadah-greenfaith-di-hari-lingkungan-hidup-sedunia-agama-ajarkan-cintai-lingkungan-dan-muliakan-bumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15731","title":{"rendered":"Tur Rumah Ibadah Greenfaith di Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Agama Ajarkan Cintai Lingkungan dan Muliakan Bumi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2024, GreenFaith Indonesia melaksanakan kegiatan Tur Rumah Ibadah dengan berkunjung dan berdialog ke Rumah Ibadah enam agama di Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam&nbsp;keterangan&nbsp;tertulis&nbsp;yang&nbsp;diterima&nbsp;7cloud.asia, Tur Rumah Ibadah&nbsp;ini bertujuan untuk menghadirkan model dan inovasi bagaimana agama-agama di Indonesia berkontribusi dalam krisis iklim dengan aksi nyata bagi lingkungan.<\/p>\n<p>Koordinator Nasional GreenFaith Indonesia, Hening Parlan mengatakan bahwa rumah ibadah merupakan potret sebuah agama dalam merawat lingkungan.<\/p>\n<p>&ldquo;Di dalamnya bukan hanya digunakan sebagai rumah untuk berkomunikasi dengan Tuhan dengan ritual ibadah, namun juga sebagai pusat atau sumber pengetahuan serta contoh baik dari aksi agama dalam melaksanakan perintah Tuhan,&ldquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Melalui Tur Rumah Ibadah ini, Hening berharap, para peserta dapat saling bertukar pengetahuan tentang bagaimana agama mengajarkan mencintai lingkungan dan memuliakan bumi.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244486975\/greenfaith-ajak-anak-muda-lakukan-aksi-nyata-atasi-krisis-iklim\">Greenfaith Ajak Anak Muda Lakukan Aksi Nyata Atasi Krisis Iklim<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Juga&nbsp;bagaimana&nbsp;agama&nbsp;bisa&nbsp;memberikan pengetahuan untuk umatnya melakukan tindakan menyelamatkan bumi.<\/p>\n<p>Merespon krisis iklim saat ini, GreenFaith Indonesia sebagai sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang lingkungan dan bekerja sama dengan lintas agama dan kepercayaan melakukan berbagai kegiatan dengan merujuk pada nilai-nilai dan perintah agama sebagai upaya untuk menjaga dan merawat lingkungan.<\/p>\n<p>Nilai-nilai yang terkandung pada ayat-ayat di dalam kitab suci bukan untuk sekedar bacaan dengan lantunan indah tapi harus dimaknai dan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari&ndash;hari.<\/p>\n<p>Kegiatan Tur Rumah Ibadah dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada Sabtu-Minggu, 8-9 Juni 2024.<\/p>\n<p>Hari pertama lokasi kunjungan Tur ini, dimulai dari kunjungan ke Pura Adhitya Jaya &#8211; Rawamangun, kemudian ke GIPB Paulus &ndash; Taman Sunda Kelapa, dan diakhiri dengan kunjungan ke Yayasan Buddha Tzu Chi &ndash; Pantai Indah Kapuk.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244731156\/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-sekjen-pbb-ingatkan-dunia-menjauh-dari-penurunan-emisi\">Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekjen PBB Ingatkan Dunia Menjauh dari Penurunan Emisi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hari kedua, rute Tur dimulai dari kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah &#8211; Menteng Raya, kemudian ke Masjid Istiqlal &ndash; Jakarta Pusat, kemudian ditutup dengan doa bersama di Klenteng Hok Tek Tjeng Sin &ndash; Jakarta Selatan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pinandita Pengayah Pura Adhitya Jaya, I Gde Wiyadnya, mengatakan bagi umat Hindu, alam semesta adalah refleksi manusia itu sendiri.<\/p>\n<p>Ia&nbsp;memaparkan,&nbsp;semua yang ada di alam semesta terdiri dari 5 elemen atau yang&nbsp;disebut&nbsp;dengan Panca Mahabhuta.<\/p>\n<p>&rdquo;Yakni elemen pertiwi, udara, cairan, ruang, dan panas. Kalau kelima elemen tersebut di alam semesta ada yang terganggu maka akan berpengaruh ke diri kita, begitu pun sebaliknya,&rdquo; ungkapnya.<\/p>\n<p>Untuk menjaga keseimbangan elemen Panca Mahabhuta, urai Gde, dibutuhkan Tri Hita Karana, di mana manusia perlu menjaga hubungan baik dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan alam.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244726371\/hari-lingkungan-hidup-sedunia-2024-upaya-dunia-untuk-merestorasi-lahan-dan-melawan-penggurunan\">Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Upaya Dunia untuk Merestorasi Lahan dan Melawan Penggurunan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Konsep&nbsp;Tri Hita Karana kemudian diadopsi ketika membangun rumah ibadah.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita menjaga tempat ibadah kita sebisa mungkin mendekati alam semesta. Oleh sebab itu bangunan Pura terbuka, kita tanam pohon, dan umumnya memiliki sumber air,&rdquo; imbuhnya.<\/p>\n<p>Bangunan Pura, jelas Gde, terdiri dari 3 zona, Nista atau teras yang berada di luar, Madya atau ruang tengah, dan Utama atau ruang khusus peribadatan.<\/p>\n<p>Selain difungsikan secara vertikal, atau hanya untuk peribadatan kepada Tuhan, Pura juga dapat berfungsi secara horizontal atau untuk kegiatan sosial antar sesama,<\/p>\n<p>&ldquo;Seperti kunjungan GreenFaith saat ini kita menggunakan Pura di zona bagian madya,&rdquo; terangnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2024, GreenFaith Indonesia melaksanakan kegiatan Tur Rumah Ibadah dengan berkunjung dan berdialog ke Rumah Ibadah enam agama di Indonesia. Dalam&nbsp;keterangan&nbsp;tertulis&nbsp;yang&nbsp;diterima&nbsp;7cloud.asia, Tur Rumah Ibadah&nbsp;ini bertujuan untuk menghadirkan model dan inovasi bagaimana agama-agama di Indonesia berkontribusi dalam krisis iklim dengan aksi nyata bagi lingkungan. Koordinator Nasional GreenFaith [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":15732,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1886,17],"class_list":["post-15731","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-greenfaith-indonesia","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15731","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15731"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15731\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}