{"id":15863,"date":"2026-07-30T01:58:02","date_gmt":"2026-07-30T01:58:02","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15863"},"modified":"2026-07-30T01:58:02","modified_gmt":"2026-07-30T01:58:02","slug":"simak-perbedaan-penerapan-tapera-di-sejumlah-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=15863","title":{"rendered":"Simak Perbedaan Penerapan Tapera di Sejumlah Negara"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; LPEM FEB UI mencatat sejumlah perbedaan mendasar antara program tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang diinisiasi pemerintah Indonesia dengan program sejenis di sejumlah negara.<\/p>\n<p>&#8220;Secara umum, terdapat beberapa perbedaan antara Tapera dan program dana tabungan rumah di berbagai negara,&#8221; tulis tim peneliti LPEM FEB UI dalam laporan khusus, dikutip CNBC Indonesia Jumat (7\/6\/2024).<\/p>\n<p>Tim peneliti LPEM FEB UI yang terdiri dari Yusuf Sofiyandi Simbolon, Yusuf Reza Kurniawan, Nauli A. Desdiani, dan Firli W. Wahyuputri<\/p>\n<p>Berikut penerapan program sejenis Tapera di sejumlah negara, sebagaimana dipaparkan Tim LPEM FEB UI dalam laporan khusus berjudul &#8220;Ribut Soal Tapera: Kebijakan Harga Mati untuk Turunkan Angka Kekurangan Perumahan Nasional?&#8221;:<\/p>\n<p><strong>1. Malaysia<\/strong><br \/>Malaysia memiliki program Employees Provident Fund atau Kumpulan Wang Simpanan Pekerja (KWSP) mekanisme pengumpulan dananya ialah dengan iuran 11% dari pekerja dan 12-13% dari perusahaan.<\/p>\n<p>Program ini wajib bagi seluruh pegawai swasta dan negeri, sedangkan pekerja di sektor informal sukarela.<\/p>\n<p>Bedanya dengan Tapera, program ini merupakan bagian dari dana pensiun, dan terdapat mekanisme pembagian dividen.<\/p>\n<p>Tim peneliti LPEM FEB UI mencatat hasil dari program ini bervariasi, berdasarkan pengalaman anggotanya yang bervariasi.<\/p>\n<p>Pengembalian tertinggi dari investasi anggota mencapai 10% dan pengembalian terendah adalah negatif 5%. Hal ini menunjukkan terdapat kemungkinan pendapatan anggota yang berpartisipasi bisa jatuh di bawah tingkat pengembalian minimum yang dijamin sebesar 2,5% oleh KWSP.<\/p>\n<p><strong>2. Singapura<\/strong><br \/>Singapura memiliki program serupa dengan Tapera bernama Central Provident Fund atau CPF.<\/p>\n<p>Besaran iurannya ialah 37% gaji bulanan, dengan komposisi pekerja 20% dan pemberi kerja 17%. Program ini wajib bagi pekerja dan pemberi kerja, sedangkan pekerja di sektor informal secara sukarela.<\/p>\n<p>Namun, program ini merupakan bagian dari dana pensiun, dan pekerja mandiri<br \/>hanya perlu kontribusi ke akun MediSave (Kesehatan).<\/p>\n<p>&#8220;Central Provident Fund Singapore memberikan contoh yang baik tentang pendekatan developmentalist terhadap kesejahteraan sosial yang berhasil menyelaraskan tujuan ekonomi dan sosial,&#8221; tulis tim peneliti LPEM FEB UI.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>3. Brasil<\/strong><br \/>Brasil tercatat memiliki program serupa Tapera dengan nama Minha Casa Minha<\/p>\n<p>Vida. Besaran iuran yang dikenakan ialah 10% dari gaji per bulan. Namun, program ini khusus untuk pekerja yang belum pernah menerima atau mengikuti program perumahan pemerintah sebelumnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ada ketentuan tidak melebihi batas maksimum upah kerja yang ditentukan oleh program.<\/p>\n<p>Tim peneliti LPEM FEB UI mencatat, program di Brasil ini lebih terfokus pada penyediaan rumah, meski MCMV perlu melakukan perubahan secara kelembagaan karena kesalahan memilih lokasi dan tidak disediakanya infrastruktur perkotaan yang memadai.<\/p>\n<p><strong>4. China<\/strong><br \/>Melalui program yang dikenal dengan istilah Housing Providen Fund (HPF), pemerintah menetapkan esaran iurannya 5-20% dari gaji bulanan, dengan suku bunga lebih rendah yakni 3,5% dibanding bank komersial.<\/p>\n<p>Program ini bersifat wajib untuk pekerja dan pemberi kerja, namun tidak ada keterlibatan sektor informal. Bagi pekerja swasta pun sifatnya opsional.<\/p>\n<p>LPEM FEB UI menganggap HPF menuai kesuksesan sejak awal dijalankan. Sekitar 1\/4 pembangunan perumahan sosial di Shanghai dibiayai oleh skema HPF pada 1996.<\/p>\n<p><strong>5. Meksiko<\/strong><br \/>Meksiko memiliki program yang disebut Infonavit dan Fovisste. Besaran iuran sebesar 5% untuk masing-masing pekerja dan perusahaan.<\/p>\n<p>Program ini memberikan bantuan DP pembiayaan rumah dengan suku bunga 4-10% untuk program Infonavit atau pegawai negara dan 4-6% untum Fovisste atau pekerja swasta.<\/p>\n<p>Program ini wajib bagi pekerja dan pemberi kerja, meski tidak ada keterlibatan sektor informal, sebab sektor informal memiliki program sendiri yaitu Fonhapo.<\/p>\n<p>Namun, iurannya dibayarkan langsung oleh perusahaan, khusys untuk Infonavit.<\/p>\n<p>&#8220;Infonavit telah berhasil memimpin pengembangan besar-besaran perumahan terjangkau di Meksiko,&#8221; dikutip dari laporan khusus LPEM FEB UI.<\/p>\n<p><strong>6. Chile<\/strong><br \/>Terakhir ialah Chile melalui program Rural dan General Subsidy. Besaran iuran ialah 420 dolar AS dan hanya dikenakan 1 kali ketika peserta akan membangun rumah.<\/p>\n<p>Bantuan diberikan dalam bentuk subsidi\/hibah, dan masyarakat berpenghasilan sedang serta rendah akan mendapatkan hibah yang dapat membayar sebagian (untuk masyarakat berpenghasilan sedang).<\/p>\n<p>Dan, sebagian besar (untuk masyarakat berpenghasilan miskin) biaya membangun rumah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Program ini berlaku bagi masyarakat yang masuk kategori 40%, termiskin dan belum memiliki hak atas rumah, dan juga memenuhi kriteria MINVU atau Ministry of Housing and Urbanism.<\/p>\n<p>&#8220;Iuran dikenakan 1 kali ketika peserta akan membangun rumah, sebesar 420 dolar. Sebagian besar penerima subsidi belum dapat menemukan proyek untuk membangun tempat tinggal mereka atau tidak memiliki dana yang cukup untuk menyelesaikan pembangunan tempat tinggal tersebut,&#8221; tulis Tim Peneliti LPEM FEB UI.<\/p>\n<p>Sumber:&nbsp;CNBC&nbsp;Indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; LPEM FEB UI mencatat sejumlah perbedaan mendasar antara program tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang diinisiasi pemerintah Indonesia dengan program sejenis di sejumlah negara. &#8220;Secara umum, terdapat beberapa perbedaan antara Tapera dan program dana tabungan rumah di berbagai negara,&#8221; tulis tim peneliti LPEM FEB UI dalam laporan khusus, dikutip CNBC Indonesia Jumat (7\/6\/2024). Tim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1962],"class_list":["post-15863","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-tapera"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15863"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15863\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}