{"id":1602,"date":"2026-07-30T00:27:29","date_gmt":"2026-07-30T00:27:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1602"},"modified":"2026-07-30T00:27:29","modified_gmt":"2026-07-30T00:27:29","slug":"komisi-iv-dpr-soroti-anomali-stok-melimpah-dan-catat-rekor-tertinggi-tetapi-harga-beras-jauh-lampaui-het","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1602","title":{"rendered":"Komisi IV DPR Soroti Anomali: Stok Melimpah dan Catat Rekor Tertinggi Tetapi Harga Beras Jauh Lampaui HET"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Laporan dari Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), stok beras nasional saat ini tercatat yang tertinggi dalam sejarah. Namun, di lapangan harga beras masih di atas harga eceran tertinggi (HET).<\/p>\n<p>Saat ini harga beras kualitas bawah I di harga Rp 14.550 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.550 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp 16.050 per kg dan beras kualitas medium II di harga Rp 15.950 per kg<\/p>\n<p>Padahal HET beras medium terbaru mulai 22 Agustus 2025 (Keputusan Kepala Bapanas No. 299\/2025) menjadi Rp13.500 &#8211; Rp15.500 per kg,<\/p>\n<p>Kondisi ini menjadi sorotan Komisi IV DPR saat melakukan peninjauan langsung ke Gudang Bulog Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (23\/4\/2026).<\/p>\n<p>Kunjungan&nbsp;ini&nbsp;untuk memastikan kesiapan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan ancaman fenomena &#8220;Godzilla&#8221; El Nino yang diprediksi melanda tahun ini.<\/p>\n<p>\u200bWakil Ketua Komisi IV DPR Panggah Susanto mengungkapkan bahwa posisi stok pangan nasional saat ini berada di angka 5.198.000 ton, meningkat signifikan dari angka sebelumnya sebesar 4,7 juta ton.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247353995\/fenomena-godzilla-el-nino-mengancam-produksi-pangan-pemerintah-diingatkan-untuk-siapkan-langkah-mitigasi\">Baca: Fenomena Godzilla El Nino Mengancam Produksi Pangan<\/a><\/p>\n<p>Dilansir&nbsp;Parlementaria,&nbsp;Panggah memberikan catatan penting mengenai kondisi harga di pasar.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Stok sangat mencukupi, bahkan tertinggi sepanjang sejarah. Tapi dalam diskusi tadi muncul fakta bahwa harga beras di pasar masih di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Kami meminta kalkulasi tepat agar stok yang aman ini berbanding lurus dengan harga pasar yang terkendali,&#8221; ujar Panggah.<\/p>\n<p>\u200bIa menekankan perlunya keseimbangan angka agar stok yang tinggi bisa efektif meredam gejolak harga, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, baik petani maupun konsumen.<\/p>\n<p>\u200b\u200bSelain stabilitas harga, Komisi IV juga menyoroti infrastruktur pergudangan Bulog. Panggah mencatat adanya kendala pada program pembangunan gudang baru, di mana anggaran investasi sebesar Rp5 triliun hanya mencakup pembangunan fisik tanpa pengadaan tanah.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Kalau lahan Pemda jauh dari pusat distribusi atau pasar, tentu akan membebani biaya logistik. Kami sedang memikirkan bagaimana pengamanan pengadaan tanah agar tidak ada spekulasi atau penyimpangan, sehingga distribusi pangan lebih efisien,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>\u200b\u200bSebagai langkah konkret dukungan regulasi, Panggah menyebut Komisi IV DPR tengah mendorong percepatan Undang-Undang Pangan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247271913\/bmkg-ingatkan-potensi-el-nino-pada-2026-masyarakat-diimbau-bersiap-hadapi-kekeringan\">Baca: Masyarakat Diimbau Bersiap Hadapi Kekeringan<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Mengingat banyaknya poin yang diubah (mencapai 33 poin), langkah ini bukan lagi sekadar perubahan, melainkan penggantian Undang-Undang.<\/p>\n<p>\u200bBeberapa poin utama dalam regulasi baru tersebut meliputi \u200bpenguatan fungsi Bulog sebagai stabilisator stok dan harga, \u200bpeningkatan keterlibatan pemerintah daerah (Provinsi\/Kabupaten), dan program diversifikasi pangan nasional.<\/p>\n<p>Komisi IV mengingatkan, pentingnya mitigasi terhadap fenomena El Nino 2026. Berdasarkan data BMKG, ancaman kekeringan dapat mengganggu pola tanam dan menurunkan produksi pertanian.<\/p>\n<p>\u200bSebagai salah satu lumbung pangan utama, Sulawesi Selatan diharapkan tetap konsisten menjadi penopang distribusi pangan nasional.<\/p>\n<p>Komisi IV meminta sinergi antara Bulog, Bapanas, dan PT Pupuk Indonesia untuk memastikan ketersediaan input pertanian seperti bibit unggul dan pupuk guna menjaga produktivitas di tengah cuaca ekstrem.<\/p>\n<p>\u200bDalam kesempatan yang sama, \u200bDirektur Bisnis Bulog, Febby Novita menegaskan bahwa Bulog terus bergerak sesuai penugasan dari Bapanas, baik di sektor hulu maupun hilir.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Di hulu kami menjadi off-taker petani sesuai Inpres, dan di hilir kami melaksanakan penyaluran SPHP serta bantuan pangan. Dukungan pendanaan dan infrastruktur dari Komisi IV sangat penting agar kami bisa merealisasikan program kerja sesuai target,&#8221; jelas Febby.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Laporan dari Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), stok beras nasional saat ini tercatat yang tertinggi dalam sejarah. Namun, di lapangan harga beras masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Saat ini harga beras kualitas bawah I di harga Rp 14.550 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.550 per kg. Sedangkan beras [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[688,689,431],"class_list":["post-1602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-harga-beras","tag-het","tag-pangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1602","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1602"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1602\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}