{"id":16053,"date":"2026-07-30T01:58:53","date_gmt":"2026-07-30T01:58:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16053"},"modified":"2026-07-30T01:58:53","modified_gmt":"2026-07-30T01:58:53","slug":"cara-pemerintah-kota-jakarta-pusat-mendorong-bisnis-yang-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16053","title":{"rendered":"Cara Pemerintah Kota Jakarta Pusat Mendorong Bisnis yang Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota Jakarta Pusat terus mendorong bisnis yang ramah lingkungan sekaligus mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami terus sosialisasikan soal ramah lingkungan, sudah jalan. Ya diupayakanlah, kan sudah di media sosial, semua sudah tahu pasti,&#8221; kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi dikutip Antaranews.com, Jumat (31\/5\/2024).<\/p>\n<p>Adapun kriteria bisnis ramah lingkungan, menurut Slamet, antara lain memiliki desain bangunan mengikut lingkungan sekitarnya,<\/p>\n<p>Juga dibangun dengan material ramah lingkungan, memiliki pengelolaan sampah, memiliki ruang terbuka hijau dan menggunakan alat yang efisien.<\/p>\n<p>Slamet mengatakan sejumlah minimarket dan gerai usaha lainnya yang sudah tidak menyediakan sedotan. Mereka juga mengurangi penggunaan plastik dan bahan yang tidak ramah lingkungan.<\/p>\n<p>&#8220;Itu kan bentuk dukungan dari pelaku usaha yang mendukung ramah lingkungan itu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244679883\/tiga-tantangan-dalam-implementasi-pembangunan-hijau-atau-ramah-lingkungan-di-indonesia\">Baca: Tantangan pembangunan ramah lingkungan di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Slamet lantas mencontohkan, rumah makan yang sudah tidak menyediakan sedotan atau bahan yang tidak ramah lingkungan.<\/p>\n<p>&#8220;Seharusnya mereka sudah paham tinggal dukungannya saja mereka mau mendukung atau enggak,&#8221; ujar Slamet.<\/p>\n<p>Sama seperti Restoran cepat saji menu Jepang Hoka-Hoka Bento (HokBen) yang sudah menerapkan kepedulian terhadap masalah lingkungan.<\/p>\n<p>Hokben telah mewujudkan bisnis ramah lingkungan dengan mengelola sampah daur ulang menjadi produk yang bernilai bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Restoran tersebut melakukan kolaborasi bersama pihak-pihak tertentu dalam mengolah sampahnya.<\/p>\n<p>Hokben antara lain mengolah sampah plastik mika bekas makanan menjadi bahan bangunan roster yang kemudian digunakan kembali untuk di beberapa gerai di Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244648781\/mengungkap-jejak-karbon-sepak-bola-sisi-gelap-olahraga-terpopuler-sejagad\">Baca: Sisi gelap sepak bola bagi lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Regional Manager HokBen, Bintang Setiadi dalam acara peresmian HokBen di kawasan Pecenongan, mengatakan bahwa saat ini sudah ada 45 gerai yang menggunakan eco-roster.<\/p>\n<p>Gerai sudah mengolah 20.380 plastik mika atau sekitar 300 kilogram sampah plastik mika.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Menurut Bintang, pihaknya juga berkolaborasi untuk mengolah sampah sumpit sekali pakai yang menjadi barang rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkualitas.<\/p>\n<p>Lurah Kebon Kelapa Muhammad Bellie menyebutkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat selalu mendorong pelaku usaha untuk terus membuka bisnis di wilayah Jakarta.<\/p>\n<p>Bellie juga mengapresiasi bagi para pelaku bisnis yang sudah mendukung Pemkot Jakarta Pusat (Jakpus) dalam mengurangi sampah plastik dan menggunakan bahan ramah lingkungan.<\/p>\n<p>&#8220;Ini yang akan kita sosialisasikan ke pelaku usaha untuk menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Diharapkan ke depannya makin banyak program dengan lingkungan hidup. &#8220;Kemudian pelaku usaha lainnya supaya sampah itu ramah lingkungan,&#8221; kata Bellie.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pemerintah Kota Jakarta Pusat terus mendorong bisnis yang ramah lingkungan sekaligus mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) secara berkelanjutan. &#8220;Kami terus sosialisasikan soal ramah lingkungan, sudah jalan. Ya diupayakanlah, kan sudah di media sosial, semua sudah tahu pasti,&#8221; kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi dikutip Antaranews.com, Jumat (31\/5\/2024). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16054,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1311,10,206],"class_list":["post-16053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta-pusat","tag-kota","tag-ramah-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16053"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16053\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}