{"id":16101,"date":"2026-07-30T01:59:03","date_gmt":"2026-07-30T01:59:03","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16101"},"modified":"2026-07-30T01:59:03","modified_gmt":"2026-07-30T01:59:03","slug":"daftar-negara-yang-paling-banyak-mengonsumsi-makanan-tercemar-mikroplastik-indonesia-di-nomor-dua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16101","title":{"rendered":"Daftar Negara yang Paling Banyak Mengonsumsi Makanan Tercemar Mikroplastik, Indonesia di Nomor Dua"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sebuah studi yang diterbitkan di Environmental Science &amp; Technology, baru-baru ini, mengungkap daftar negara yang paling banyak menelan mikroplastik.<\/p>\n<p>Dari penelitian tersebut, Indonesia jadi negara kedua terbanyak di dunia yang &#8220;mengonsumsi&#8221; makanan yang mengandung mikroplastik.<\/p>\n<p>Liputan6.com mengutip Says pada Selasa (28\/5\/2024) orang Indonesia diperkirakan menelan sekitar 13 gram mikroplastik per bulan.<\/p>\n<p>Di peringkat pertama dunia, ada Malaysia yang warganya diperkirakan mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik setiap bulan.<\/p>\n<p>Mesir berada di peringkat ketiga, disusul Filipina, Vietnam, dan Laos yang menggenapi posisi lima besar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24703323\/mikroplastik-berbahaya-untuk-kesehatan-singkirkan-jauh-jauh-dari-anak\">Baca: Bahaya mikroplastik bagi kesehatan<\/a><\/p>\n<p>Penelitian ini dilakukan sebuah lembaga riset yang berbasis di Amerika Serikat. Mereka menganalisis sampel makanan dan minuman dari berbagai negara di seluruh dunia.<\/p>\n<p>Disebutkan bahwa mayoritas limbah itu masuk ke dalam sistem pencernaan manusia melalui sumber akuatik, seperti makanan laut.<\/p>\n<p>Ikan dan kerang yang hidup di perairan terkontaminasi mikroplastik dapat mengakumulasi partikel tersebut dalam tubuh seseorang.<\/p>\n<p>Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter yang dapat membahayakan kehidupan makhluk hidup khususnya hewan laut dan akuatik.<\/p>\n<p>Pada manusia mikroplastik dapat memicu gangguan kesehatan dan berbagai penyakit. Dilansir Kemenkes, mikroplastik dapat memicu kanker, menganggu sistem hormonal tubuh dan mempengaruhi kekebalan tubuh.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243068538\/peneliti-jepang-temukan-mikroplastik-cemari-awan-di-gunung-fuji\">Baca: Ilmuwan Jepang temukan mikroplastik cemari awan di Gunung Fuji<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya, melansir The Guardian, 21 Mei 2024, mikroplastik telah ditemukan di testis manusia. Para peneliti mengatakan, penemuan tersebut mungkin terkait dengan penurunan jumlah sperma dan faktor kemandulan pada pria.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Para ilmuwan telah menguji 23 testis manusia, serta 47 testis anjing peliharaan.<\/p>\n<p>Mereka menemukan partikel sampah plastik di setiap sampel tanpa terkecuali, seperti yang dilaporkan dalam jurnal Toxicological Sciences.<\/p>\n<p>Testis manusia yang jadi bahan percobaan telah diawetkan, sehingga jumlah penurunan spermanya tidak dapat diukur.<\/p>\n<p>Namun, jumlah sperma di testis anjing dapat diukur dan tingkat kadar spermanya kemungkinan lebih rendah daripada manusia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sebuah studi yang diterbitkan di Environmental Science &amp; Technology, baru-baru ini, mengungkap daftar negara yang paling banyak menelan mikroplastik. Dari penelitian tersebut, Indonesia jadi negara kedua terbanyak di dunia yang &#8220;mengonsumsi&#8221; makanan yang mengandung mikroplastik. Liputan6.com mengutip Says pada Selasa (28\/5\/2024) orang Indonesia diperkirakan menelan sekitar 13 gram mikroplastik per bulan. Di peringkat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16102,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2174,1589],"class_list":["post-16101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-makanan","tag-mikroplastik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16101"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16101\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}