{"id":16114,"date":"2026-07-30T01:59:05","date_gmt":"2026-07-30T01:59:05","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16114"},"modified":"2026-07-30T01:59:05","modified_gmt":"2026-07-30T01:59:05","slug":"mengenal-stasiun-telawa-satu-satunya-stasiun-di-wilayah-boyolali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16114","title":{"rendered":"Mengenal Stasiun Telawa, Satu-satunya Stasiun di Wilayah Boyolali"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Stasiun Telawa, demikian satu-satunya stasiun kereta di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ini dinamai.<\/p>\n<p>Stasiun Telawa terletak di desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, dan&nbsp;agak&nbsp;jauh&nbsp;dari&nbsp;pusat&nbsp;Kota&nbsp;Boyolali.<\/p>\n<p>Stasiun Telawa memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus yang berada di jalur Solo-Semarang.<\/p>\n<p>Ke arah barat stasiun Telawa, sebelum Stasiun Padas, terdapat Stasiun Gedangan yang sudah tidak aktif lagi karena okupansi yang minim, letaknya yang terpencil, dan jaraknya tidak terlalu jauh dengan Stasiun Padas.<\/p>\n<p>Sedangkan ke arah timur stasiun Telawa, sebelum Stasiun Karangsono, terdapat Stasiun Jetis yang juga sudah dinonaktifkan dengan alasan yang sama dan jaraknya tidak terlalu jauh dari Stasiun Telawa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24560684\/cara-pemkab-boyolali-tingkatkan-literasi-jadi-best-practice-nasional\">Baca: Cara Pemkab Boyolali dongkrak literasi<\/a><\/p>\n<p>Kabar baiknya, mulai bulan depan, PT KAI akan melayani penumpang Kereta Api (KA) Banyubiru yang akan naik maupun turun di Stasiun Telawa.<\/p>\n<p>&#8220;Mulai 1 Juni, KA Banyubiru relasi Semarang-Solo akan berhenti di Stasiun Telawa,&#8221; kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo di Semarang, Selasa (28\/5\/2024)&nbsp;seperti&nbsp;dikutip&nbsp;Antaranews.com.<\/p>\n<p>Jadi, bagi penumpang dari Boyolali yang akan menuju Kota Solo maupun Semarang, kata dia, bisa naik melalui Stasiun Telawa.<\/p>\n<p>Franoto menambahkan, Stasiun Telawa merupakan satu-satunya stasiun yang berada di wilayah Kabupaten Boyolali.<\/p>\n<p>Selama ini, kata dia, KA Banyubiru hanya melayani penumpang yang akan naik dan turun di Stasiun Brumbung, Stasiun Karangsono, Stasiun Padas, Stasiun Gundih, dan Stasiun Salem.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244636091\/luhut-bilang-kereta-cepat-sudah-bisa-dilanjutkan-hingga-surabaya-cek-kebenarannya-di-sini\">Baca: Kereta cepat akan dilanjutkan ke Surabaya, bagaimana kelayakannya?<\/a><\/p>\n<p>Ia menjelaskan KA Banyubiru memiliki daya tampung 640 tempat duduk yang terbagi atas kelas ekonomi dan eksekutif<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Menurut dia, harga tiket kelas ekonomi sebesar Rp40 ribu per orang, sedangkan kelas eksekutif sebesar Rp80 ribu per orang.<\/p>\n<p>KA Banyubiru melayani empat perjalanan setiap hari dengan lama perjalanan sekitar 2 jam.<\/p>\n<p>Ia menuturkan tambahan stasiun perhentian KA Banyubiru ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat pengguna kereta di wilayah Semarang, Grobogan, Boyolali dan Solo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Stasiun Telawa, demikian satu-satunya stasiun kereta di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ini dinamai. Stasiun Telawa terletak di desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, dan&nbsp;agak&nbsp;jauh&nbsp;dari&nbsp;pusat&nbsp;Kota&nbsp;Boyolali. Stasiun Telawa memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus yang berada di jalur Solo-Semarang. Ke arah barat stasiun Telawa, sebelum Stasiun Padas, terdapat Stasiun Gedangan yang sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16115,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3892,4465],"class_list":["post-16114","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-boyolali","tag-stasiun-telawa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16114"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16114\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16115"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}