{"id":16181,"date":"2026-07-30T01:59:28","date_gmt":"2026-07-30T01:59:28","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16181"},"modified":"2026-07-30T01:59:28","modified_gmt":"2026-07-30T01:59:28","slug":"memasuki-kemarau-kualitas-udara-jakarta-memburuk-tercatat-sebagai-kota-terpolusi-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16181","title":{"rendered":"Memasuki Kemarau Kualitas Udara Jakarta Memburuk: Tercatat Sebagai Kota Terpolusi di Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Memasuki musim kemarau, kualitas udara di kota&nbsp;Jakarta&nbsp;kembali memburuk.<\/p>\n<p>Dalam beberapa hari terakhir, Jakarta hampir selalu tercatat sebagai kota dengan kualitas udara&nbsp;terburuk di dunia.<\/p>\n<p>Pada Minggu (26\/5\/2024) pagi misalnya, kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.<\/p>\n<p>Berdasarkan situs pemantau kualitas udara (IQAir), pada pukul 06.17 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index\/ AQI) di Jakarta berada di angka 189 atau masuk dalam kategori tidak sehat.<\/p>\n<p>Kota dengan kualitas udara terburuk urutan kedua, yaitu Kinshasa (Kongo) di angka 168, urutan ketiga Delhi (India) di angka 166, urutan keempat Riyadh (Arab Saudi) di angka 134, dan urutan kelima Lahore (Pakistan) di angka 129.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244580249\/pembatasan-kendaraan-bermotorpemilik-kendaraan-bermotor-di-jakarta-harus-punya-garasi-dan-lolos-uji-emisi\">Baca: Pembatasan kendaraan bermotor mendesak dilakukan di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Adapun materi partikulat (PM2,5) di angka 110 mikrogram per meter kubik atau 22 kali di atas panduan aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).<\/p>\n<p>Dengan kondisi ini, kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif.<\/p>\n<p>Dengan kualitas udara ini, bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika dengan rentang indeks 101-200.<\/p>\n<p>Adapun kategori sedang, yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang AQI 51-100.<\/p>\n<p>Kategori baik, yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang AQI 0-50.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244645238\/benarkah-penggunaan-kendaraan-listrik-mampu-pangkas-emisi-karbon-hingga-50-persen\">Baca: Penggunaan kendaraan listrik mampu pangkas emisi hingga 50 persen<\/a><\/p>\n<p>Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang indeks 201-300 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Terakhir, berbahaya di atas 301 atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.<\/p>\n<p>Pemprov DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah menerbitkan berbagai aturan sebagai kebijakan untuk mempercepat penanganan polusi udara.<\/p>\n<p>Namun, berbagai kebijakan yang ada dinilai belum menyentuh akar masalah pemicu polusi udara di Jakarta.<\/p>\n<p>Pemprov DKi Jakarta diminta lebih serius mengendalikan polusi udara dari kegiatan industri dan memantau secara berkala kondisi kualitas udara, hingga dampak kesehatan dari polusi udara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Memasuki musim kemarau, kualitas udara di kota&nbsp;Jakarta&nbsp;kembali memburuk. Dalam beberapa hari terakhir, Jakarta hampir selalu tercatat sebagai kota dengan kualitas udara&nbsp;terburuk di dunia. Pada Minggu (26\/5\/2024) pagi misalnya, kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia. Berdasarkan situs pemantau kualitas udara (IQAir), pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16182,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,403,402],"class_list":["post-16181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kualitas-udara","tag-polusi-udara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16181"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16181\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}