{"id":16189,"date":"2026-07-30T01:59:31","date_gmt":"2026-07-30T01:59:31","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16189"},"modified":"2026-07-30T01:59:31","modified_gmt":"2026-07-30T01:59:31","slug":"miliaran-pekerja-di-seluruh-dunia-terdampak-bahaya-kesehatan-akibat-perubahan-iklim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16189","title":{"rendered":"Miliaran Pekerja di Seluruh Dunia Terdampak Bahaya Kesehatan Akibat Perubahan Iklim"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) melaporkan, sekitar 2,4 miliar atau 70persen dari 3,4 miliar tenaga kerja di seluruh dunia terpapar panas yang berlebihan akibat perubahan iklim lainnya.<\/p>\n<p>Para pekerja ini juga berisiko terkena bahaya kesehatan akibat perubahan iklim.<\/p>\n<p>Laporan ILO baru yang dirilis April lalu memperingatkan keselamatan kerja dan perlindungan kesehatan yang ada, dan kesulitan untuk mengimbangi risiko&nbsp;kesehatan&nbsp;akibat&nbsp;perubahan&nbsp;iklim.<\/p>\n<p>Laporan itu menyerukan kepada pemerintah-pemerintah di dunia agar memberlakukan kebijakan untuk melindungi pekerja dari &#8220;campuran&#8221; bahaya kesehatan yang serius karena perubahan iklim.<\/p>\n<p>Spesialis Senior ILO tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Manal Azzi mengatakan, pekerja sering dilupakan ketika kita berbicara tentang perubahan iklim.<\/p>\n<p>&rdquo;Dampak kesehatan yang sangat parah mulai dari kematian hingga jutaan orang sakit karena bahaya yang diperburuk oleh perubahan iklim, di samping jutaan yang juga menderita penyakit kronis,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244619590\/uu-cipta-kerja-memangkas-perlindungan-pekerja-pentingnya-pekerja-berserikat\">UU Cipta Kerja Memangkas Perlindungan Pekerja: Pentingnya Pekerja Berserikat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dia mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa banyak kondisi kesehatan berbahaya pada pekerja dikaitkan dengan perubahan iklim, termasuk penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, gagal ginjal.<\/p>\n<p>Juga, kondisi kesehatan mental &ldquo;seperti depresi, kecemasan, dan masalah lain yang terkait dengan paparan yang mereka hadapi.&#8221;<\/p>\n<p>Laporan ini berfokus pada beberapa bahaya berdasarkan keparahan dan prevalensinya secara global dan lintas daerah.<\/p>\n<p>Laporan ini mengevaluasi dampak pada pekerja dari bahaya yang dipicu iklim seperti panas yang berlebihan, radiasi sinar matahari, polusi udara dan peristiwa cuaca ekstrem, termasuk banjir, badai, kekeringan, dan kebakaran hutan.<\/p>\n<p>&#8220;Antara tahun 2000 dan 2020, ada peningkatan 34,7 persen dalam jumlah pekerja yang terpapar panas berlebihan,&#8221; kata Azzi.<\/p>\n<p>&ldquo;Ini berdampak merugikan pada kesehatan pekerja, belum lagi pada sistem kesehatan secara keseluruhan.&rdquo;<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/244618803\/hari-buruh-semua-pekerja-adalah-buruh-sehingga-perlu-membangun-solidaritas-untuk-mencegah-eksploitasi\">Hari Buruh: Semua Pekerja adalah Buruh Sehingga Perlu Membangun Solidaritas untuk Mencegah Eksploitasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dia mencatat bahwa 22 juta pekerja menderita penyakit dan cedera terkait paparan panas berlebihan dan 26 juta orang hidup dengan penyakit kronis yang disebabkan oleh lamanya terpapar panas yang berlebihan.<\/p>\n<p>&#8220;Hampir 20.000 pekerja meninggal setiap tahun karena cedera di tempat kerja terkait dengan kenaikan suhu dan &#8230; lebih dari dua juta mengalami disabilitas akibat panas,&#8221; kata Azizi.<\/p>\n<p>Ia mengatakan jumlah kematian pekerja&nbsp;yang dilaporkan pihak&nbsp;berwenang&nbsp;mungkin di bawah angka sesungguhnya.<\/p>\n<p>Menurut laporan itu, 1,6 miliar pekerja terpapar radiasi sinar matahari, dengan hampir 19.000 kematian tahunan terkait pekerjaan akibat kanker kulit nonmelanoma.<\/p>\n<p>Laporan itu juga mengatakan 1,6 miliar pekerja juga terpapar polusi udara di tempat kerja, menyebabkan hingga 860.000 kematian terkait pekerjaan di antara pekerja luar ruangan setiap tahun.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244610107\/riset-perubahan-iklim-memangkas-seperlima-pendapatan-global\">Riset: Perubahan Iklim Memangkas Seperlima Pendapatan Global<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Laporan ini menemukan lebih dari 870 juta pekerja pertanian &ldquo;cenderung terpapar pestisida, dengan lebih dari 300.000 kematian yang disebabkan oleh keracunan pestisida setiap tahun.&rdquo;<\/p>\n<p>Data baru menunjukkan bahwa 15.000 orang meninggal setiap tahun karena paparan penyakit parasit dan vektor yang ditularkan ke tempat kerja.<\/p>\n<p>&#8220;Ini termasuk banyak penyakit seperti demam berdarah, rabies, dan berbagai penyakit yang meningkat di daerah di mana kita tidak pernah melihatnya sebelumnya,&#8221; kata Azzi.<\/p>\n<p>&ldquo;Malaria meningkat, dan terjadi di negara -negara di mana belum pernah terjadi sebelumnya karena meningkatnya suhu, kelembaban, variasi dalam pola curah hujan dan hal itu berdampak pada prevalensi penyakit yang kita hadapi ini,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Sumber: VOA Indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) melaporkan, sekitar 2,4 miliar atau 70persen dari 3,4 miliar tenaga kerja di seluruh dunia terpapar panas yang berlebihan akibat perubahan iklim lainnya. Para pekerja ini juga berisiko terkena bahaya kesehatan akibat perubahan iklim. Laporan ILO baru yang dirilis April lalu memperingatkan keselamatan kerja dan perlindungan kesehatan yang ada, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16190,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[54,173],"class_list":["post-16189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pekerja","tag-perubahan-iklim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16189"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16189\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}