{"id":16229,"date":"2026-07-30T01:59:43","date_gmt":"2026-07-30T01:59:43","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16229"},"modified":"2026-07-30T01:59:43","modified_gmt":"2026-07-30T01:59:43","slug":"soroti-10-juta-gen-z-menganggur-iringi-bonus-demografi-dengan-kesempatan-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16229","title":{"rendered":"Soroti 10 Juta Gen Z Menganggur: Iringi Bonus Demografi dengan Kesempatan Kerja"},"content":{"rendered":"<p><strong>&nbsp; <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data bahwa hampir 10 juta penduduk usia muda yang berusia 15-24 tahun (Gen Z) berstatus menganggur.<\/p>\n<p>Dalam data yang dirilis BPS ini, sebanyak 10 juta Gen Z dalam status tanpa kegiatan (not in employment, education, and training\/NEET).<\/p>\n<p>Jika dirinci lebih dalam, anak muda atau Gen Z yang paling banyak menganggur ini justru ada di daerah perkotaan, yakni sebanyak 5,2 juta orang dan 4,6 juta di pedesaan.<\/p>\n<p>Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mengungkapkan fenomena maraknya pengangguran di kalangan Gen Z menjadi ancaman serius bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.<\/p>\n<p>Kurniasih menyebut, bonus demografi jika tidak diiringi dengan hadirnya kesempatan kerja yang besar bagi generasi muda akan menciptakan bom waktu.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244680135\/penjelasan-menaker-mengapa-banyak-gen-z-menganggur-penyumbang-terbanyak-lulusan-smk\">Penjelasan Menaker Mengapa Banyak Gen Z Menganggur: Penyumbang Terbanyak Lulusan SMK<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Angka 10 juta pengangguran Gen Z ini, ujarnya, sudah jadi tanda-tanda jika bonus demografis kita tidak terkelola dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Kita sudah menyadari hadirnya bonus demografi, maka di hulu pentingnya pendidikan skill dan di hilir pentingnya terbukanya luas kesempatan kerja,&#8221; kata Kurniasih dalam keterangannya kepada Parlementaria, di Jakarta, Rabu (22\/5\/2024).<\/p>\n<p>Anggota Fraksi PKS DPR ini mengungkapkan, Gen Z semakin terhimpit karena dari sisi pendidikan tinggi kini semakin mahal dengan adanya kenaikan UKT.<\/p>\n<p>Sementara dari kesempatan kerja yang ada mensyaratkan sudah berpengalaman dan adanya batas usia.<\/p>\n<p>Kurniasih mngatakan, generasi muda atau Gen Z hari ini tidak bisa disamakan dengan generasi sebelumnya. Ada treatment khusus, terutama dari sisi pendidikan maupun dunia kerja.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/244083808\/kayn-label-produk-fesyen-ramah-lingkungan-pilihan-gen-z\">Kayn Label, Produk Fesyen Ramah Lingkungan Pilihan Gen Z <\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Harus dipermudah hadirnya lembaga pendidikan dengan skill yang saat ini sedang dibutuhkan, plus berikanlah kesempatan seluas-luasnya dari pemberi kerja,&#8221; kata Anggota DPR Dapil DKI Jakarta II ini.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kurniasih juga menyoroti hari ini tren angkatan kerja justru didominasi oleh pekerja informal.<\/p>\n<p>Hal ini juga membuktikan jika adanya angkatan pencari kerja yang membludak namun kesempatan kerja di sektor formal tidak memadai.<\/p>\n<p>Baru saja viral, ujarnya, pencari kerja untuk sebuah warung makan biasa antreannya membludak seperti halnya antrean kerja di pabrik.<\/p>\n<p>&#8220;Ini memprihatinkan karena banyak anak kerja ini tak dapat kesempatan kerja formal sehingga lowongan apapun akan dijalani termasuk sektor informal. Padahal perlindungan pekerja di sektor informal masih sangat lemah,&#8221; ucap Kurniasih.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24624629\/kenali-gen-alfa-yang-akan-membentuk-dunia-kerja-di-masa-depan\">Kenali Gen Alfa yang Akan Membentuk Dunia Kerja di Masa Depan<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data bahwa hampir 10 juta penduduk usia muda yang berusia 15-24 tahun (Gen Z) berstatus menganggur. Dalam data yang dirilis BPS ini, sebanyak 10 juta Gen Z dalam status tanpa kegiatan (not in employment, education, and training\/NEET). Jika dirinci lebih dalam, anak muda atau Gen Z yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16230,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[920,460],"class_list":["post-16229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bonus-demografi","tag-gen-z"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16229\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}