{"id":16271,"date":"2026-07-30T01:59:56","date_gmt":"2026-07-30T01:59:56","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16271"},"modified":"2026-07-30T01:59:56","modified_gmt":"2026-07-30T01:59:56","slug":"tiga-tantangan-dalam-implementasi-pembangunan-hijau-atau-ramah-lingkungan-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16271","title":{"rendered":"Tiga Tantangan dalam Implementasi Pembangunan Hijau atau Ramah Lingkungan di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp; <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Setidaknya&nbsp;ada tiga tantangan yang dihadapi dalam implementasi pembangunan hijau (ramah lingkungan) di Indonesia.<\/p>\n<p>Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam PPN\/Bappenas Vivi Yulaswati di acara peluncuran inisiatif pengembangan Green Academy bertemakan &ldquo;Building Environmental Planning Capacity in Achieving Indonesia&rsquo;s Golden Vision 2045&rdquo; Rabu (22\/5\/2024).<\/p>\n<p>Tantangan pertama pembangunan ramah lingkungan adalah kurangnya kapasitas dan proses pengambilan keputusan untuk merencanakan serta melaksanakan kebijakan pembangunan hijau.<\/p>\n<p>Dalam banyak kasus, kebutuhan untuk menerjemahkan kebijakan pembangunan ramah lingkungan ke tingkat praksis yang lebih rinci dan operasional tidak dilakukan.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244450353\/mengarah-ke-ekonomi-hijau-indonesia-membutuhkan-banyak-green-jobs\">Mengarah ke Ekonomi Hijau Indonesia Membutuhkan Banyak Green Jobs <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Akibatnya, perencanaan pembangunan ramah lingkungan&nbsp;masih berada pada tingkat makro dan gagal mengatasi permasalahan mendasar.<\/p>\n<p>&ldquo;Jadi, kita masih punya problem dalam konteks kapasitas dan tentunya pada mekanisme dan proses pengambilan keputusan,&rdquo; ujarnya<\/p>\n<p>Tantangan kedua adalah permintaan yang tinggi terhadap investasi ramah lingkungan dalam transisi menuju pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim.<\/p>\n<p>Saat Indonesia bersiap untuk melakukan transisi dan menerapkan ekonomi ramah lingkungan dan rendah emisi, diperlukan praktik dan investasi yang mengarah pada pembangunan ramah lingkungan.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244677598\/peps-temuan-ppatk-jadi-bukti-bahwa-proyek-strategis-nasional-jadi-ajang-korupsi\">PEPS: Temuan PPATK Jadi Bukti Bahwa Proyek Strategis Nasional Jadi Ajang Korupsi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Transisi ini, menurut Vivi, juga mencakup transisi keterampilan dan tenaga kerja untuk mengisi pekerjaan ramah lingkungan (green jobs).<\/p>\n<p>&ldquo;Kita perlu investasi yang cukup besar, sehingga berbagai inovasi financing, skema-skema kolaborasi, blended finance, dan sebagainya itu menjadi salah satu yang mungkin akan lebih sering terdengar ke depan,&rdquo; ungkap dia.<\/p>\n<p>Adapun tantangan terakhir pembangunan ramah lingkungan adalah kesenjangan dalam memperoleh teknologi dan inovasi ramah lingkungan guna mendukung penerapan pembangunan hijau yang berkelanjutan di masa depan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Karena itu, diperlukan penelitian dan pengembangan teknologi, didorong oleh peraturan dan kelembagaan yang mendukung.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243648761\/kiat-agar-transisi-ke-ekonomi-hijau-berjalan-lebih-cepat\">Kiat Agar Transisi ke Ekonomi Hijau Berjalan Lebih Cepat <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pembangunan&nbsp;ramah&nbsp;lingkungan&nbsp;di&nbsp;Indonesia, ujar Vivi, dihadapkan pada persoalan kesenjangan penguasaan teknologi.<\/p>\n<p>&rdquo;Teknologi is out there, tapi mengakui akuisisinya tentunya butuh tangan-tangan dari (para akademisi), teman-teman perguruan tinggi untuk juga mengembangkan kapasitas di dalam konteks penguasaan teknologi dan inovasi,&rdquo; kata Vivi.<\/p>\n<p>Mengacu dari contoh penerapan pembangunan hijau di berbagai negara, ujar Vivi, faktor kunci yang memperlambat isu-isu lingkungan terletak pada aspek keahlian teknis dan kapasitas kelembagaan.<\/p>\n<p>Keduanya harus optimal, termasuk kualitas penelitian, data, dan tata kelola.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243635285\/ekonomi-hijau-justru-menjanjikan-lebih-banyak-pendapatan-dan-berkelanjutan-untuk-negara\">Ekonomi Hijau Justru Menjanjikan Lebih Banyak Pendapatan dan Berkelanjutan untuk Negara <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Vivi melanjutkan, beberapa akademi di Asia dan Eropa membentuk apa yang disebut sebagai Sustainable Communities Leadership, Academy for Sustainable Communities, serta European Academy for Sustainable Development.<\/p>\n<p>&rdquo;Ini bisa menjadi contoh-contoh kita mengembangkan platform pertukaran pengetahuan dan juga tentunya solusi-solusi yang bisa mengkatalis berbagai problem yang kita hadapi saat ini,&rdquo; ungkap Vivi.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Setidaknya&nbsp;ada tiga tantangan yang dihadapi dalam implementasi pembangunan hijau (ramah lingkungan) di Indonesia. Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam PPN\/Bappenas Vivi Yulaswati di acara peluncuran inisiatif pengembangan Green Academy bertemakan &ldquo;Building Environmental Planning Capacity in Achieving Indonesia&rsquo;s Golden Vision 2045&rdquo; Rabu (22\/5\/2024). Tantangan pertama pembangunan ramah lingkungan adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16272,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2087,206],"class_list":["post-16271","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pembangunan","tag-ramah-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16271","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16271"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16271\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16272"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}