{"id":16307,"date":"2026-07-30T02:00:47","date_gmt":"2026-07-30T02:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16307"},"modified":"2026-07-30T02:00:47","modified_gmt":"2026-07-30T02:00:47","slug":"unrwa-800-000-warga-rafah-mengungsi-ke-lokasi-minim-fasilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16307","title":{"rendered":"UNRWA: 800.000 Warga Rafah Mengungsi ke Lokasi Minim Fasilitas"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <br \/><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kepala badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina atau UNRWA pada Sabtu (18\/5\/2024) memperkirakan 800 ribu orang telah meninggalkan Kota Rafah di perbatasan selatan Gaza.<\/p>\n<p>UNRWA&nbsp;menyebut&nbsp;Warga Rafah ini berbondong-bondong mengungsi sejak militer Israel melancarkan serangan darat di sana dua pekan lalu.<\/p>\n<p>Philippe Lazzarini, Kepala UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) menulis di X, bahwa warga sipil yang pernah mengungsi sebelumnya meninggalkan Rafah.<\/p>\n<p>Mereka menuju ke &ldquo;daerah tengah dan Khan Younis termasuk ke bangunan-bangunan yang sudah hancur.&rdquo;<\/p>\n<p>Lazzarini mengatakan orang-orang mengungsi ke tempat-tempat yang kekurangan air atau sanitasi yang memadai.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/244667123\/tak-hanya-tekanan-dari-luar-pm-israel-juga-hadapi-ancaman-perpecahan-dalam-kabinetnya\">Baca: Pemerintahan Israel terancam pecah<\/a><\/p>\n<p>Tempat mengungsi itu termasuk Al-Mawasi, sebuah kota pesisir, dan Kota Deir al-Balah, yang penuh dengan pengungsi baru-baru ini.<\/p>\n<p>Amerika Serikat (AS), sekutu terdekat Israel, telah menyatakan keberatannya terhadap perluasan operasi di Rafah di mana 1,4 juta warga sipil Palestina berlindung sebelum operasi dimulai.<\/p>\n<p>Bentrokan hebat dan pengeboman baik dari darat dan udara mengguncang Rafah pada Sabtu (18\/5\/2024), ketika Israel menguasai wilayah dalam serangan terhadap militan Hamas, menurut wartawan AFP di daerah tersebut.<\/p>\n<p>Israel sedang melancarkan apa yang disebutnya &ldquo;operasi tepat terhadap teroris dan infrastruktur&rdquo; di Rafah dan Jabalia di Gaza utara melawan munculnya kembali militan Hamas di sana.<\/p>\n<p>Pasukan dan tank Israel menyerbu ke Jabalia pada Sabtu, kamp pengungsi terbesar dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Jalur Gaza.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/244660768\/as-resmi-hentikan-pengiriman-bom-untuk-militer-israel-seperti-ini-penjelasan-menhan-lloyd-austin\">Baca: AS hentikan pengiriman bom untuk militer Israel<\/a><\/p>\n<p>Serangan itu menewaskan 15 warga Palestina dan puluhan lainnya terluka.<\/p>\n<p>Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas dan Layanan Darurat Sipil di Gaza, mengatakan bahwa pihaknya menerima lusinan panggilan telepon tentang kemungkinan korban jiwa.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Tetapi mereka tidak dapat menanggapi panggilan tersebut karena serangan darat dan pengeboman udara.<\/p>\n<p>Sementara militer Israel mengatakan, IAF (angkatan udara) terus beroperasi di Jalur Gaza dan menyerang lebih dari 70 sasaran teror selama beberapa hari terakhir.<\/p>\n<p>&ldquo;Termasuk fasilitas penyimpanan senjata, situs infrastruktur militer, teroris yang menjadi ancaman bagi pasukan IDF (Pasukan Pertahanan Israel\/Israel Defense Forces), dan militer. kompleks,&#8221; kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.<\/p>\n<p>Sumber: VOA Indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kepala badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina atau UNRWA pada Sabtu (18\/5\/2024) memperkirakan 800 ribu orang telah meninggalkan Kota Rafah di perbatasan selatan Gaza. UNRWA&nbsp;menyebut&nbsp;Warga Rafah ini berbondong-bondong mengungsi sejak militer Israel melancarkan serangan darat di sana dua pekan lalu. Philippe Lazzarini, Kepala UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16308,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2940,2168],"class_list":["post-16307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-rafah","tag-unrwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16307"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16307\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}