{"id":16315,"date":"2026-07-30T02:00:49","date_gmt":"2026-07-30T02:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16315"},"modified":"2026-07-30T02:00:49","modified_gmt":"2026-07-30T02:00:49","slug":"pemprov-dki-jakarta-benahi-adminduk-tak-ada-lagi-cerita-satu-rumah-dihuni-belasan-kepala-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16315","title":{"rendered":"Pemprov DKI Jakarta Benahi Adminduk: Tak Ada Lagi Cerita Satu Rumah Dihuni Belasan Kepala Keluarga"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya membenahi administrasi kependudukan (adminduk).<\/p>\n<p>Selain menonaktifkan NIK warga&nbsp;yang&nbsp;sudah&nbsp;pindah,&nbsp;Pemprov DKI&nbsp;Jakarta juga akan membatasi satu alamat rumah maksimal dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK).<\/p>\n<p>&#8220;(Untuk menyelesaikan adminduk) Kita perlu membatasi, kita sepakati bersama agar satu alamat tempat tinggal hanya diperbolehkan memiliki tiga kartu keluarga,&#8221; kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono di Jakarta, Sabtu (18\/5\/2024).<\/p>\n<p>Pembatasan itu, katanya dalam Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (MPU) 2024 sebagai tindak lanjut dari ditemukannya satu alamat rumah dihuni oleh 13-15 KK di Jakarta.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244577877\/penonaktifan-nik-daerah-khusus-jakarta-bisa-kurangi-beban-keuangan-jakarta-hingga-belasan-triliun\">Baca: Pemprov DKI Jakarta nonaktifkan puluhan ribu NIK<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Di Jakarta satu alamat bisa 13 sampai 15 KK. Ada juga satu rumah isinya bisa sampai 6 atau 9 kepala keluarga,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Jadi, kata dia, mereka tinggal di rumah tersebut secara bergantian.<\/p>\n<p>&#8220;Ini luar biasa dan mungkin tidak terjadi di daerah lain,&#8221; ujar Joko.<\/p>\n<p>Selain itu, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, jumlah penduduk ber-KTP Jakarta dan menetap di Jakarta hanya 8,5 juta orang.<\/p>\n<p>Sementara total penduduk di Jakarta mencapai belasan juta orang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244427626\/tak-jelas-rencana-penonaktifan-nik-warga-luar-jakarta-bikin-bingung\">Baca: Penonaktifan NIK Jakarta dilakukan secara bertahap<\/a><\/p>\n<p>Lalu, menurut Joko, banyaknya jumlah penduduk di Jakarta juga mempengaruhi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta.<\/p>\n<p>Pemprov DKI berencana agar APBD Jakarta digunakan seefisien mungkin. Karena itu, dibutuhkan aturan untuk menangani pendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Dibandingkan dengan angka 13 ini luar biasa, 3 juta sendiri selisihnya. Tentunya ini akan menjadi beban yang luar biasa bagi APBD kita,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Jika pendatang tidak memiliki ketentuan dimaksud, maka penjamin bertanggung jawab memulangkan pendatang ke daerah asal.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/242997976\/meski-tak-dipungut-biaya-cetak-ulang-ktp-jakarta-tetap-dianggap-pemborosan\">Baca: Jakarta tak lagi ibukota, KTP warganya juga harus diubah<\/a><\/p>\n<p>Joko menjelaskan, data administrasi kependudukan di Jakarta harus tepat.<\/p>\n<p>Hal itu mengingat Pemprov DKI Jakarta memiliki sejumlah bantuan sosial (bansos) yang harus dipastikan tepat sasaran bagi warga Jakarta yang membutuhkan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Pemprov DKI Jakarta memiliki program atau kebijakan bantuan sosial dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar (KJP), subsidi pangan, subsidi transportasi, dan beberapa bantuan sosial lainnya,&#8221; ungkap Joko.<\/p>\n<p>Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan pemerintah daerah di sekitar Jakarta seperti Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang dan Tangerang Selatan.<\/p>\n<p>Sumber:&nbsp;Antaranewscom<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya membenahi administrasi kependudukan (adminduk). Selain menonaktifkan NIK warga&nbsp;yang&nbsp;sudah&nbsp;pindah,&nbsp;Pemprov DKI&nbsp;Jakarta juga akan membatasi satu alamat rumah maksimal dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK). &#8220;(Untuk menyelesaikan adminduk) Kita perlu membatasi, kita sepakati bersama agar satu alamat tempat tinggal hanya diperbolehkan memiliki tiga kartu keluarga,&#8221; kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4503,9],"class_list":["post-16315","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-adminduk","tag-jakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16315"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16315\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}