{"id":16377,"date":"2026-07-30T02:01:13","date_gmt":"2026-07-30T02:01:13","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16377"},"modified":"2026-07-30T02:01:13","modified_gmt":"2026-07-30T02:01:13","slug":"tantangan-era-digital-bergerak-cepat-butuh-pembelajaran-sepanjang-hayat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16377","title":{"rendered":"Tantangan Era Digital Bergerak Cepat: Butuh Pembelajaran Sepanjang Hayat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Cepatnya perkembangan teknologi dan pasar kerja yang tidak dapat diprediksi di&nbsp;era&nbsp;digital&nbsp;menuntut para profesional untuk tetap kompetitif dalam menghadapi tantangan industri.<\/p>\n<p>Tantangan yang terus-menerus di&nbsp;era&nbsp;digital&nbsp;ini menuntut pembelajaran yang berkelanjutan, sesuai dengan konsep lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat.<\/p>\n<p>Pembelajaran sepanjang hayat merupakan upaya mendapatkan pengetahuan yang holistik yang muncul dari motivasi internal diri untuk tumbuh sebagai pribadi dan profesional.<\/p>\n<p>Laporan Forbes dan statistik Dell menyatakan bahwa 85% tenaga kerja pada tahun 2030 akan memiliki pekerjaan yang saat ini belum ada.<\/p>\n<p>Karena itu, pembelajaran sepanjang hayat penting untuk menumbuhkan kemampuan beradaptasi, rasa ingin tahu, dan pemahaman yang lebih dalam tentang aspek-aspek yang relevan di dunia kerja.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/243207168\/lookism-bagaimana-penampilan-seseorang-memicu-diskriminasi-di-sekolah-dan-tempat-kerja\">Lookism, Bagaimana Penampilan Seseorang Memicu Diskriminasi di Sekolah dan Tempat Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Manfaat pembelajaran sepanjang&nbsp;hayat&nbsp;bisa&nbsp;dipaparkan&nbsp;sebagai&nbsp;berikut:<\/p>\n<p><strong>1. Mempertahankan relevansi<\/strong><br \/>Dapatkan rangkuman isu terkini langsung dari editor-editor kami<br \/>Pembelajaran sepanjang hayat menekankan kebutuhan belajar dengan menyesuaikan perkembangan zaman, teknologi dan karier.<\/p>\n<p>Pembelajaran seperti ini tidak hanya mempersiapkan individu untuk perubahan yang tidak dapat diprediksi di pasar kerja, tetapi juga vital untuk menumbuhkan kemampuan beradaptasi.<\/p>\n<p>Pembelajaran seumur&nbsp;hidup&nbsp;juga&nbsp;mendorong pengembangan pribadi, dan mempertahankan relevansi dalam ekonomi yang semakin digital dan global.<\/p>\n<p>Dengan mengadopsi pendekatan yang lebih luas terhadap pembelajaran sepanjang hayat, baik individu maupun organisasi dapat tetap lincah, adaptif, dan berkembang dalam menghadapi dinamika pasar dan perpanjangan durasi karier.<\/p>\n<p>Perusahaan software multinasional (SAP) melalui SAP Learning Hub, contohnya, menyediakan kursus online gratis dari berbagai pakar di bidangnya yang memungkinkan profesional untuk memutakhirkan pengetahuannya dengan perkembangan digital terkini.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24802128\/sejumlah-kota-gagas-sekolah-lansia-karena-belajar-tak-dibatasi-usia\">Sejumlah Kota Gagas Sekolah Lansia Karena Belajar Tak Dibatasi Usia<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>2. Kesehatan kognitif<\/strong><br \/>Pembelajaran sepanjang hayat juga bisa berdampak pada kesehatan kognitif orang dewasa. Pendekatan ini berakar pada pengaruh sosial sejak dini, termasuk dinamika keluarga dan sistem pendidikan.<\/p>\n<p>Pendidikan formal seharusnya berperan penting dalam menumbuhkan motivasi untuk terus belajar.<\/p>\n<p>Sayangnya, lembaga pendidikan formal cenderung menghadapi hambatan dalam mengintegrasikan pembelajaran sepanjang hayat.<\/p>\n<p>Itu sebabnya, kurikulum merdeka diharapkan dapat menjadi katalis karena memberikan ekosistem yang lebih baik dari sisi pendekatan pembelajaran berbasis proyek.<\/p>\n<p><strong>3. Kecakapan digital<\/strong><br \/>Di era digital, pembelajaran sepanjang hayat penting untuk mencapai tingkat kepercayaan digital yang tinggi.<\/p>\n<p>Organisasi yang beroperasi di dunia digital harus memberikan pelatihan yang memadai kepada staf mereka dan secara rutin mengevaluasi serta meningkatkan efektivitasnya.<\/p>\n<p>Pelatihan ini mengajarkan keterampilan digital yang mencakup kemampuan menggunakan perangkat digital, aplikasi komunikasi, dan jaringan untuk mengakses dan mengelola informasi.<\/p>\n<p>Kemampuan ini penting untuk pemenuhan diri, berkolaborasi dan kegiatan sosial, serta memungkinkan penggunaan teknologi secara transformatif.<\/p>\n<p>Salah satu contoh dari model pelatihan ini adalah rangkaian sertifikat karier Google. yang bertujuan untuk mempersiapkan orang-orang berkarier di bidang data analytics, manajemen proyek, dan desain antarmuka aplikasi tanpa prasyarat gelar sarjana sebelumnya.<\/p>\n<p>Program ini bisa diakses gratis dan dirancang untuk membantu peserta didik mendapatkan keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di tempat kerja.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini telah terbit di The Conversation, Penulis: Arif Perdana, Associate Professor Digital Strategy and Data Science, Monash University<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Cepatnya perkembangan teknologi dan pasar kerja yang tidak dapat diprediksi di&nbsp;era&nbsp;digital&nbsp;menuntut para profesional untuk tetap kompetitif dalam menghadapi tantangan industri. Tantangan yang terus-menerus di&nbsp;era&nbsp;digital&nbsp;ini menuntut pembelajaran yang berkelanjutan, sesuai dengan konsep lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat. Pembelajaran sepanjang hayat merupakan upaya mendapatkan pengetahuan yang holistik yang muncul dari motivasi internal diri untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16378,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4517,4515,4516],"class_list":["post-16377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-era-digital","tag-pembelajaran","tag-sepanjang-hayat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16377\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16378"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}